Headlines

Powered by Blogger.
Showing posts with label diet. Show all posts
Showing posts with label diet. Show all posts

0 Makanan-makanan Penurun Nafsu Makan


 
Semua orang tentu mencari sebuah peluru ajaib jika yang menjadi target adalah penurunan berat badan, namun menambahkan ingredient yang eksotik pada pasta carbonara yang Anda makan tidak akan banyak membantu dalam menghancurkan lemak. Ada yang mengatakan, ada makanan-makanan dan strategi-strategi makan tertentu, yang jika digunakan secara bersama-sama, akan secara alami membantu menurunkan selera makan Anda. Perhatikan cara kerja dan sebab-sebabnya di bawah ini.

Makan Sebuah Apel Sehari

Jika Anda melakukan sesuatu untuk menurunkan selera makan Anda, makanlah makanan yang kaya serat, tulis Judy Caplan, R.D., juru bicara bagi Akademi Nutrisi dan Dietika. “Makanan-makanan yang kaya serat tidak mudah hancur dan bisa mematikan respon otak Anda terhadap makanan,” katanya menjelaskan. Plus, serat bisa menstabilisir level gula darah, yang menentukan seberapa lapar Anda. Menambahkan 14 gram serat pada menu harian Anda bisa mengurangi asupan kalori sebanyak 10 persen. Serat yang terdapat dalam apel dan citrus sangat efektif dalam membuat perut merasa kenyang. Untuk makanan ringan yang bisa menjaga Anda tidak merasa lapar hingga waktu makan malam tiba, Keri Glassman, R.D., ahli nutrisi dan penulis buku "The New You and Improved Diet: 8 Rules to Lose Weight and Change Your Life Forever," merekomendasikan beberapa iris buah apel dan selai kacang murni.
 
Pilihlah Karbohidrat yang Tepat
Apa kesamaan yang terdapat pada kacang-kacangan (beans), miju-miju (lentils), pisang mentah dan kentang dingin (cold potatoes)? Makanan-makanan tersebut kaya akan resistant starch, sebuah karbohidrat yang bisa melewati perut kita dengan tidak tercerna dan mengalami fermentasi di dalam usus besar. Proses ini melepas sebuah asam yang membuat tubuh menggunakan lemak simpanan (yang membentuk gelambir pinggang (love handles)) sebagai bahan bakar. Terlebih lagi, resistant starch bisa menurunkan nafsu makan secara sementara, sehingga bisa menjaga Anda tetap merasa kenyang sekitar satu jam penuh setelah memakannya. O ya, jika Anda penasaran mengapa kentang dingin diperlukan dalam hal ini, hal itu karena ketika didinginkan, kentang membentuk kristal-kristal resistant starch yang padat, namun jika dipanaskan, kristal-kristal tersebut akan pecah. Sumber makanan lain yang mengandung resistant starch adalah ubi jalar (yams), kacang polong (peas), buncis (chickpeas), dan jelai (barley).
  
Tambahkan Percikan Cuka
Untuk mengatasi rasa lapar di antara dua waktu makan, tambahkan dua sendok cuka (vinegar) pada makanan-makanan yang kaya akan karbohidrat. Asam asetik bisa menurunkan indeks karbon glycemic, yang bisa mencegah membubungnya level gula darah Anda. “Hal ini akan mengurangi keinginan untuk ngemil di antara dua waktu makan dan mencegah timbulnya ngidam makanan,” kata Tanya Zuckerbrot, R.D., penulis buku "The Miracle Carb Diet: Make Calories and Fat Disappear-With Fiber!" Salah satu studi menemukan bahwa mereka yang menjalani diet yang meminum satu setengah sendok cuka sari apel (apple cider vinegar) pada waktu makan pagi terbukti mampu memakan 250 kalori lebih rendah.

Jean Pockets That Subtract 10 lbs: Toning + Lifting Shapes You'll Want in Your Wardrobe >

Makan Cokelat Murni
Anda mencari pelipur lara pada makanan-makanan yang nikmat? Pilihlah coklat murni (dark chocolate). Menurut Zuckerbrot, cokelat murni bisa menurunkan perasaan ngidam makanan secara emosional karena cokelat murni memenuhi otak kita dengan endorphin, sebuah zat kimia yang bisa menimbulkan perasaan gembira dan tenang. Dalam salah satu studi, wanita yang makan atau bahkan hanya mencium bau cokelat murni dilaporkan kurang merasa lapar. Makan cokelat juga bisa menurunkan level ghrelin, hormon lapar, yang bisa menaikkan selera makan. Tapi jangan gunakan hal ini sebagai alasan Anda untuk pergi ke pasar dan memborong cokelat murni. Sebatang cokelat seberat satu ons mengandung 170 kalori dan 12 gram lemak, makan sepotong cokelat setiap saat Anda merasa ingin makan bisa menambah ratusan kalori ekstra, kata Zuckerbrot mengingatkan.

Makan Cabe Merah
Menambah rasa pedas pada makanan harian Anda dengan menambahkan cabe merah bisa membantu Anda mengurangi nafsu makan, tapi ini bukanlah panacea, kata Glassman. Riset menunjukkan bahwa cabe bisa mengurangi nafsu makan karena jika Anda teringat rasa pedasnya hal itu bisa membuat Anda urung makan. Namun jika makanan pedas dalah santapan Anda sehari-hari dan Anda telah menjadi imun terhadap rasa pedasnya yang membakar, maka hal itu tidak akan banyak membantu. Rasa pedas seperti terbakar itulah yang membuatnya efektif, jadi lupakan minum pil cabe karena hal itu tidak akan membantu. Bagaimana dengan klaim yang mengatakan bahwa menambahkan bumbu cabe rawit pada makanan Anda bisa menghancurkan lemak secara ajaib? Jangan percaya begitu saja, kata Glassman. Ingredient aktif yang terdapat pada cabe, capsaicin, memang bisa sedikit meningkatkan metabolisme, tapi hanya sebatas hingga 20 kalori ekstra sehari.

Drinks That Reduce Appetite: This Type of Coffee Makes You Fullest >
 
Penuhkan Piring Anda
Rahasia merasa kenyang dengan makanan yang sedikit: mengecoh otak Anda ke dalam pikiran bahwa Anda telah makan banyak. Menurut Barbara Rolls, Ph.D., salah satu ahli terkemuka bidang rasa kenyang (satiety) dan penulis buku "The Ultimate Volumetrics Diet: Smart, Simple, Science-Based Strategies for Losing Weight and Keeping It Off," ukuran ikut menentukan. Daripada mengurangi porsi makanan Anda, makanlah makanan yang menyita banyak tempat di piring Anda namun mempunyai kalori yang lebih rendah per gigitan (bite). Makanan-makanan tersebut adalah makanan-makanan dengan kandungan air yang tinggi, seperti sup kaldu, selada (salads), buah-buahan dan sayur-sayuran. Makananlah makanan ini terlebih dahulu, sebelum Anda makan makanan utama, kata Rolls. Karena makanan-makanan tersebut membutuhkan waktu lama untuk kita memakannya dan menyita banyak ruang di dalam perut Anda, maka otak Anda akan mengingatkan Anda bahwa Anda sudah kenyang sebelum Anda memakan banyak kalori. Kedengarannya mudah? Penelitian Rolls menunjukkan bahwa orang-orang yang mengikuti prinsip-prinsip ini berakhir dengan memakan 800 kalori lebih rendah per hari tanpa harus kehilangan kalori tersebut.

Banyak-banyak Makan Kacang Cemara (Pine Nuts)
Turunkan nafsu makan Anda dengan menaburkan kacang cemara (pine nuts). Menurut Zuckerbrot, minyak sehat yang terkandung dalam pine-nuts, asam pinolenik mengandung beberapa keuntungan  bagi penurunan berat badan: asam tersebut menstimulasi pelepasan sebuah hormon yang bisa menurunkan nafsu makan dan memperlambat kecepatan makanan meninggalkan perut Anda, sehingga menjaga Anda tetap kenyang lebih lama. Salah satu studi menemukan bahwa minyak pine nuts bisa mengurangi rasa lapar sebanyak 36 persen selama periode empat jam. Pine nuts kaya akan lemak dan kalori, sehingga jangan makan lebih dari segenggam sehari. (By YouBeauty.com | Healthy Living – Thu, Feb 28, 2013 8:10 AM EST)

- by Jill Provost

More From YouBeauty:
5 Common Supplements That Can Harm Health. Warning: You're Probably Taking One >
Try the Facial Oil Trend: Our 5 Favorites for Only $10 >
Get Rid of Your Muffin Top: 3 Steps to a Flatter Belly >
http://shine.yahoo.com/healthy-living/eat-suppress-appetite-131000269.html
Read more

0 Diet yang Bisa Mencegah Serangan Jantung

Orang-orang yang beresiko tinggi terkena serangan jantung, stroke, dan kematian akibat penyakit jantung kini bisa menurunkan resiko-resiko tersebut secara signifikan jika mereka mau menjalani diet Mediteranea yang kaya akan ikan, kacang-kacangan (nuts), buah-buahan, sayur-sayuran, minyak zaitun, dan bahkan anggur merah, demikian menurut sebuah studi utama terbaru yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine.

Riset yang inovatif ini adalah percobaan klinis besar yang pertama yang dilakukan secara acak untuk mengevaluasi efek-efek diet terhadap resiko penyakit jantung, dan hasilnya sangat dramatis sehingga membuat para ahli terkagum-kagum. Faktanya, studi tersebut dihentikan lebih awal (setelah 4,8 tahun) karena manfaat dari diet seperti ini sangatlah nyata sehingga tidak etis untuk melanjutkan studi  tersebut.

Studi tersebut melibatkan 7.447 peserta yang secara acak disuruh menjalani salah satu dari tiga macam diet: sebuah diet Mediteranea yang mencakup minyak zaitun ekstra murni (extra virgin olive oil), sebuah diet Mediteranea yang memperbesar porsi kacang-kacangan (extra nuts), atau sebuah diet yang rendah lemak. 

Para peneliti menemukan bahwa menjalani sebuah diet Mediteranea bisa mengurangi seluruh resiko mengalami penyakit kardiovaskuler utama (serangan jantung, stroke atau kematian akibat kardiovaskuler) dengan sebanyak 28 hingga 30 persen, dibandingkan dengan diet rendah lemak.
Para peneliti melaporkan hasil-hasil sebagai berikut:
  • Menjalani diet Mediteranea bisa mengurangi resiko secara keseluruhan akan penyakit-penyakit kardiovaskuler (serangan jantung, stroke atau kematian)
  • Diet Mediteranea yang mencakup perbanyakan makan kacang-kacangan (extra servings of nuts) bisa mengurangi resiko stroke hingga 46 persen.
  • Diet Mediteranea yang mencakup tambahan porsi minyak zaitun ekstra murni bisa menurunkan  resiko stroke hingga sebanyak 33 persen.
Yang khususnya mengesankan adalah bahwa diet tersebut ampuh untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler (CVD) meski kebanyakan dari mereka yang menjalankan diet ini sudah mengonsumsi  statin, inhibitor ACE (obat penurun tekanan darah tinggi), obat-obatan diabetes, atau obat-obatan lainnya untuk mengurangi bahaya penyakit jantung.

Di samping itu, para partisipan dalam studi tersebut semuanya mengalami resiko tinggi akan CVD, karena menderita diabetes atau mempunyai paling tidak tiga faktor resiko, seperti merokok, tekanan darah tinggi, kegemukan, kolesterol tinggi, atau mempunyai riwayat mengalami CVD pada usia dini dalam keluarga. Tidak ada partisipan yang mengalami CVD pada permulaan studi tersebut.

Temuan yang Mengejutkan Tentang Kolesterol

Salah satu kejutan terbesar adalah bahwa diet rendah lemak adalah yang paling banyak menurunkan kolesterol, namun terbukti paling rendah efektifitasnya dalam mencegah serangan jantung, stroke, dan kematian akibat CV. “Hasil ini akan mengejutkan banyak ahli jantung, karena kolesterol yang tinggi secara tradisional dianggap merupakan faktor utama bagi penyakit-penyakit arteri,” kata Bradley Bale, MD, direktur medis pada Program Kesehatan Jantung pada Crace Clinic di Lubbock, Texas.

Akan tetapi, riset terbaru menunjukkan bahwa inflamasi kronis—bukan hanya kolesterol tinggi—adalah penyebab CVD, kata Dr. Bale. “Hal ini menjawab teka-teki mengapa banyak orang yang mengalami serangan jantung atau stroke mempunyai kolesterol yang normal atau bahkan optimal, sedangkan orang yang kolesterolnya sangat tinggi tidak pernah mengalami kejadian ini.”

Makanan-makanan yang terdapat dalam diet Mediteranea, khususnya kacang-kacangan (nuts) dan minyak zaitun, telah terbukti dalam studi-studi terdahulu bisa mengurangi inflamasi, yang dengan demikian menawarkan sebuah penjelasan mengapa diet ini terbukti dengan sangat menakjubkan efektif meski tidak bisa menurunkan kolesterol dan orang-orang dalam penelitian tersebut tidak mengalami penurunan berat badan—mereka juga tidak diberi instruksi-instruksi tentang latihan gerak badan.

Makanan Terbaik untuk Mencegah Stroke

Temuan lain yang juga mengejutkan adalah bahwa memakan diet Mediteranea termasuk memperbanyak porsi kacang-kacangan bisa menurunkan resiko terkena stroke sebanyak 46 persen, dibandingkan dengan menjalani diet yang rendah lemak. “Ini adalah penurunan resiko yang besar,” kata Dr. Bale. “Mengetahui efek yang demikian hebat dari makanan adalah sangat menakjubkan.”

Kelompok yang memperbanyak makan kacang-kacangan (nuts) juga mengalami resiko rata-rata serangan jantung lebih rendah 30 persen, dibandingkan dengan kelompok yang memakan diet rendah-lemak, namun penurunan tersebut tidaklah cukup besar untuk disebut signifikan secara statistik. Secara keseluruhan, kedua kelompok yang menjalani diet Mediteranea tersebut mengalami penurunan mengalami penyakit kardiovaskuler utama sekitar 30 persen.   

Dalam studi-studi terdahulu, kacang-kacangan (nuts) telah terbukti mempunyai daya protektif, kata Dr. Bale. “Kita tahu bahwa kacang-kacangan (nuts) ini khususnya efektif dalam mengurangi tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor resiko nomer satu bagi stroke, dan juga bisa memperbaiki kesehatan endothelium (dinding pembuluh darah),” sehingga bisa mencegah terbentuknya plak(plaque buildup) pada arteri.

Di samping itu, kacang-kacangan (nuts) mempunyai properti antioksidan yang kuat, kata Dr. Bale. “Studi ini memberi sebuah sinyal yang sangat kuat bahwa kita bisa secara signifikan mengurangi resiko stroke dengan cara memakan kacang-kacangan. Desain dari studi tersebut mengesankan karena para peneliti mengontrol semua jenis resiko kardiovaskuler dan juga menggunakan test laboratorium untuk meyakinkan bahwa para partisipan memakan diet yang disiapkan.

Manfaat Minyak Zaitun Ekstra Murni (Extra Virgin Olive Oil)

Kelompok yang memakan diet Mediteranea ditambah dengan memperbanyak porsi minyak zaitun ekstra murni mengalami penurunan sebesar 30 persen akan resiko stroke, dibandingkan dengan kelompok diet rendah lemak. Resiko serangan jantung turun sekitar 30 persen dalam kedua kelompok yang memakan diet Mediteranea, namun pengurangan tersebut tidak cukup besar untuk disebut signifikan secara statistik.

“Minyak zaitun ekstra murni mengandung senyawa yang disebut oleocanthal yang merupakan sebuah antioksidan yang dahsyat dan sekaligus mempunyai efek anti-inflamasi serupa dengan obat-obatan NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs) seperti apsirin dan ibuprofen,” kata Dr. Bale. Berdasarkan riset ilmiah , Badan Keselamatan Makanan Eropa telah menyetujui klaim yang mengatakan bahwa minyak zaitun bisa melindungi molekul-molekul kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari kerusakan oksidatif.

Diet yang Paling Sehat bagi Jantung Anda

Dalam studi tersebut, kedua kelompok yang menjalani diet Meditearnea tersebut diberi bimbingan seperti di bawah ini, yang semuanya dipercaya telah berkontribusi terhadap penurunan yang menakjubkan dalam hal bahaya kardiovaskuler yang didapati ada dalam kelompok yang beresiko sangat tinggi ini:
  • Makan daging putih bukannya daging merah.
  • Makan ikan dan legum (seperti kacang-kacangan, lentils (miju-miju) dan kacang polong) sekurangnya 3 kali dalam seminggu.
  • Hindari manis-manisan (seperti minuman-minuman yang mengandung gula dan makanan-makanan panggang) dan batasi konsumsi produk-produk susu (dairy) dan daging olahan.
  • Mereka yang minum alkohol dianjurkan agar meminum sekurangnya 7 gelas anggur merah per minggu sewaktu makan. Dr. Bale menyarankan agar Anda mendiskusikan resiko-resiko dan manfaat-manfaat mengkonsumsi anggur dengan penyedia kesehatan Anda.
  • Makan sekurangnya 3 porsi buah-buahan dan 2 porsi sayur-sayuran setiap hari.
  • Kelompok yang dalam diet-nya diberi suplemen minyak zaitun ekstra murni disuruh mengonsumsi minyak zaitun tersebut sekurangnya 4 sendok makan per hari.
  • Kelompok yang dalam diet-nya diberi suplemen kacang-kacangan memakan satu ons kacang-kacangan campuran (walnuts (biji kenari), almonds (badam), dan hazelnuts (semacam buah kemiri)) setiap hari. (By Lisa Collier Cool, Feb 25, 2013)
http://health.yahoo.net/experts/dayinhealth/diet-prevents-heart-attacks

Read more

0 Makanan-makanan Penawar Stress


 
Carilah makanan-makanan di bawah ini lain kali ketika Anda sedang merasa tertekan, kurang enak badan, atau merasa terlalu dekat dengan keadaan seperti itu. Mengunyah makanan penghilang stress ini akan membantu Anda memulihkan keadaan. 

Jeruk (Oranges)
Sebuah studi tentang Psychopharmacology di Jerman menemukan bahwa vitamin C bisa membantu mengurangi stress dan mengembalikan tekanan dan kortisol hingga ke level normal setelah mengalami sebuah situasi yang membuat stress. Vitamin C juga terkenal bisa meningkatkan sistem imun.

Ubi jalar (Sweet Potatoes) 
Ubi jalar atau atau ubi ketela bisa menghilangkan stress karena makanan tersebut bisa memenuhi kekurangan karbohidrat dan gula (sweet) Anda ketika Anda sedang mengalami stress yang berat. Makanan ini kaya akan beta-karotin dan vitamin-vitamin lainnya, dan serat yang terkandung di dalamnya bisa membantu tubuh Anda memproses karbohidrat dengan cara yang perlahan namun mantap.

Buah Aprikot Kering (Dried Apricots) 
Buah aprikot kaya akan magnesium, yang merupakan penghilang stress dan juga merupakan relaxant otot yang alami.

Related: 20 Secrets Men NEVER Tell Women 

Kacang Almon (Almonds), Buah Kenari (Pistachios) & Kacang Kenari (Walnuts)
 
Kacang almon kaya akan vitamin B dan E, yang bisa membantu meningkatkan sistem imun Anda, dan buah kenari dan kacang kenari bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Ayam Kalkun (Turkey) 
Ayam kalkun mengandung asam amino yang disebut L-tryptophan. Asam amino jenis ini bisa memicu pelepasan serotonin, yang merupakan zat kimia dalam otak yang bisa menimbulkan perasaan senang. Inilah alasan mengapa banyak orang yang makan ayam kalkun merasa rileks, atau  bahkan merasa kelelahan, setelah memakannya. L-Tryptophan mempunyai efek menenangkan yang telah terbukti.

Bayam (Spinach) 
Kekurangan magnesium bisa menyebabkan sakit kepala migrain dan menimbulkan rasa kelelahan (fatigue). Satu cangkir spinach mengandung 40 persen kebutuhan harian Anda akan magnesium.

Related: How to Look Great in Every Photo 

Ikan Salmon
 
Diet yang kaya akan asam lemak omega-3 bisa melindungi tubuh dari serangan jantung. Sebuah studi dari Diabetes & Metabolism menemukan bahwa omega-3 bisa mencegah memuncaknya kortisol hormon stress dan adrenalin.

Buah Alpukat (Avocados) 
Lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fats) dan potassium yang terkandung dalam buah alpukat bisa membantu menurunkan tekanan darah. Institut Jantung, Paru-paru, dan Darah Nasional AS mengatakan bahwa salah satu cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan mengkonsumsi potassium dalam jumlah yang cukup (buah alpukat mengandung lebih banyak potassium dibandingkan pisang).

Sayuran Hijau (Green Vegetables) 
Brokoli, kale, dan sayur-sayuran berwarna hijau tua (dark green vegetables) lainnya merupakan sumber vitamin yang membantu memulihkan tubuh kita ketika kita sedang merasa stress.

Related: 5 Secrets of the Highest-Paid Women 

Tips Mengatasi Stress:
 
- Olahraga secara teratur (Exercise regularly) 
- Minum jus buah pembangkit energy (energy shake) untuk sarapan 
- Makan dalam jumlah yang sedikit di sepanjang hari, sehingga gula darah Anda tetap stabil (jika gula darah turun, maka mental, fisik, dan energi emosional menurun, dan stress meningkat).
More from MarieClaire.com:
9 Signs That He's Cheating 
50 Cheap Date Ideas 
Colones For Men That Women Love 
7 Bedtime Habits That Are Ruining Your Sleep

http://shine.yahoo.com/healthy-living/9-foods-reduce-stress-levels-145300125.html
Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger