Headlines

Powered by Blogger.

0 Gagal Paham Semua Ikan di Langit


 Image result for semua ikan di langit
Absurd. Itulah kata yang terlintas di dalam benak saya ketika membaca buku ini. Sungguh. Buku ini menyajikan jalan cerita yang tidak mudah dipahami bagi orang awam karena plot dan gaya bahasa yang penuh perumpamaan dan kiasan. Jika Anda adalah tipe orang yang menyukai novel dengan jalan cerita yang linier, dengan konflik yang naik-turun, menikung, menajam, dan akhirnya mencapai klimaks, dan berakhir dengan happy ending, buku ini bukanlah pilihan yang tepat bagi Anda.

Perkara novel ini telah menjadi pemenang pertama dalam sayembara novel Dewan Kesenian Jakarta, itu adalah soal lain.

Tokoh utama dalam novel ini adalah sebuah bus. Ya, bus, bukan manusia atau binatang. Sebuah bus yang biasa kita naiki jika kita tinggal di sebuah kota besar. Bus yang biasa lalu-lalang dari tempat yang satu ke tempat yang satu lagi, yang tidak berganti-ganti semaunya, yang rutenya sudah ditentukan.

Sebagai gambaran, coba simak sinopsis cerita seperti yang tertulis di sampaul belakang buku ini: “Pekerjaan saya memang kedengaran membosankan—mengelilingi tempat yang itu-itu saja, diisi kaki-kaki berkeringat dan orang-orang berisik, diusik cica-cicak kurang ajar, mendengar lagu aneh tentang tahu berbentuk bulat dan digoreng tanpa persiapan sebelumnya—tapi saya menggemarinya. Saya senang mengetahui cerita manusia dan kecoa dan tikus dan serangga yang mampir. Saya senang melihat-lihat isi tas yang terbuka, membaca buku yang dibalik-balik di kursi belakang, turut mendengarkan musik yang dinyanyikan di kepala seorang penumpang ... bahkan kadang-kadang menyaksikan aksi pencurian.

Trayek saya memang hanya melewati Dipatiukur-Leuwipanjang, sebelum akhirnya ketemu Beliau, dan memulai trayek baru mengelilingi angkasa, melintasi dimensi ruang dan waktu.”

Siapakah yang dimaksud dengan si tokoh bus di dalam cerita ini. Kalau Anda bukan pembaca yang cerdas, seperti saya, Anda akan kesulitan menebak-nebak siapa yang dimaksud di pengarang dengan tokoh bus ini. Mulai dari halaman pertama sampai halaman terakhir, mungkin jawabannya tidak akan Anda temukan.

Lalu siapa pula Beliau dalam cerita ini, apakah dia Tuhan ataukah dia malaikat penolong yang baik hati juga tidak mudah ditebak. Beliau digambarkan sebagai seorang anak kecil yang bisa menciptakan apa saja yang dia mau, dan bisa mengatur dunia ini menurut kemauan dia. Dan yang paling menarik Beliau bisa mengubah trayek bus bukan hanya di dalam sebuah kota, tetapi juga membawanya hingga ke angkasa luar.

Bagi bus dalam kota seperti saya, Beliau begitu misterius, dengan ikan julung-julung yang tak terhitung yang melayang di atas kepalanya, dan dirinya sendiri yang melayang di atas lantai. Untuk orang biasapun ini sudah misterius. Tapi, orang-orang yang melayang jauh lebih misterius lagi bagi bus dalam kota seperi saya. (halaman 32).

Lalu siapa pula yang dimaksud dengan ikan julung-julung yang melayang-layang di atas kepala Beliau tersebut. Ikan julung-julung yang selalu menemaninya, yang kalau tidak melayang-layang di atas kepalanya, mereka masuk ke dalam mulutnya.

Membaca novel ini, saya seperti mau menyerah dari halaman awal karena saya tidak cukup cerdas memahami makna kiasan dan lambang-lambang yang merupakan gaya bahasa novel ini dari awal sampai akhir.

Tapi karena penasaran saya teruskan membacanya hingga selesai, siapa tahu ada titik terang dalam memahami makna di baliknya. Tapi saya gagal.

Dan mungkin saya adalah satu-satunya pembaca yang gagal memahami pesan yang ingin disampaikan penulisnya melalui cerita ini.
Read more

0 Ciri-ciri Pria yang Cenderung Mengalami Kebotakan

 
Ada banyak berita yang saling bertentangan mengenai terjadinya kebotakan pada pria. Tergantung pada sumber berita yang si pria botak bicarakan, dia bisa diarahkan untuk memercayai bahwa dia adalah pria terseksi di Bumi ini atau seorang bajingan kampung.

Juga ada sejumlah penelitian yang mengisyaratkan bahwa kebotakan pada pria boleh jadi berhubungan dengan kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa kebotakan mempunyai hubungan terukur dengan penyakit jantung dan berhubungan dengan (meski bukan merupakan hubungan sebab-akibat secara langsung) kanker prostat.

Sebuah penelitian terbaru tidak hanya mengonfirmasi adanya temuan yang berhubungan dengan kesehatan ini tetapi juga menemukan bahwa pria pendek tampaknya mempunyai resiko yang lebih tinggi akan terkena kebotakan. Ini menambahkan alasan mengapa para pria botak tak bisa beruntung.

Penelitian tersebut, yang dilakukan di Jerman, menggunakan subjek dari tujuh negara, dengan memperhatikan genetic makeups (komposisi gen) dari ribuan pria yang menderita kehilangan rambut secara prematur—pada lebih dari 1.000 pria yang sedang mengalami kebotakan—bersama-sama dengan 12.000 yang tidak mengalami kebotakan sebagai kelompok kontrol. Temuan para peneliti tersebut mengisolasi lusinan apa yang oleh ahli genetika disebut sebagai perubahan (alteration) genome manusia yang meningkatkan resiko mengalami kehilangan rambut secara prematur. “Sebagian dari perubahan (alteration) ini juga ditemukan dalam hubungannya dengan karakteristik-karakteristik dan penyakit-penyakit lain, seperti berkurangnya ukuran tubuh, terjadinya pubertas lebih awal, dan berbagai penyakit kanker,” kata salah seorang penulis dalam penelitian tersebut, Stefanie Heilmann-Heimbach, Ph.D, dalam sebuah press release.

Namun demikian, para peneliti dalam bidang ini menekankan agar para pria yang sedang mengalami kebotakan tidak panik. “Pria yang mengalami kehilangan rambut secara prematur tidak perlu khawatir,” kata co-author dalam penelitian tersebut, Markus Nothen dari University of Bonn di Jerman. “Resiko terkena penyakit tersebut hanya meningkat sedikit saja.”

Jika Anda adalah salah seorang dari pria yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda adanya hubungan antara tubuh yang pendek dengan kebotakan, well, mungkin Anda sudah tahu tentang itu. Dan jika memang itu masalahnya—maka demi kesehatan mental Anda—kami sarankan Anda terus membaca kisah-kisah yang menceritakan bahwa botak adalah seksi. (By Gordon Hurd)

Read more from Yahoo Style + Beauty:
https://www.yahoo.com/beauty/short-men-go-bald-more-often-says-study-223623890.html
Read more

0 Kanker Bukanlah Penyakit tapi Bisnis


Kita selalu takut akan kanker, karena kita dikelilingi oleh orang-orang yang menderita kanker, dan tampaknya tidak ada orang yang bisa menaklukkan penyakit mematikan ini.

Akan tetapi, apa yang harus kami katakan tentang kanker adalah bahwa kanker bukanlah penyakit yang nyata. Kanker adalah sebuah bisnis, dan kita sedang membayar biayanya.

Jutaan orang menderita kanker, tak peduli usia dan jenis kelamin. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka masih belum mengetahui fakta bahwa mereka sedang dimanipulasi.

Ada sebuah buku berjudul “World Without Cancer” yang dilarang diterjemahkan ke dalam banyak bahasa.

Akan tetapi, tujuan kita sekarang adalah untuk meyakinkan Anda bahwa tidak ada penyakit yang namanya kanker, karena kanker hanyalah keadaan kekurangan vitamin B17 (Amygdalin). Oleh karena itu, hindarilah bedah, radiasi, kemoterafi, dan perawatan-perawatan konvensional lainnya.

Pada masa lalu, ketika banyak orang dan para pelaut mati karena penyakit scurvy, dan ketika banyak pula yang diuntungkan oleh penyakit tersebut, ditemukanlah bahwa scurvy bukanlah penyakit yang nyata, melainkan hanya keadaan kekurangan vitamin C.

Kami percaya ini sama halnya! Industri kanker adalah sebuah bisnis yang besar, dan jutaan dolar dihasilkan dari bisnis ini per tahun. Bisnis ini berkembang pesat setelah Perang dunia II.

Akan tetapi, ketika kita mempertimbangkan fakta bahwa obat kanker telah ditemukan sejak lama, maka kesimpulannya lebih dari sekedar jelas: kanker membuat penuh kantung para penjajah.

Namun, kanker bisa dicegah dengan mengikuti tip-tip sederhana di bawah ini:
  • Jangan panik, tapi perhatikan kondisinya, dan coba cari tahu apa jenis kanker tersebut.
  • Karena kanker hanyalah kondisi kekurangan vitamin B17 di dalam tubuh, maka Anda harus mengonsumsi 15 hingga 20 biji/nukleus aprikot (biji buah aprikot) setiap hari untuk mencegahnya.
  • Wheat bud (toge gandum) adalah obat kanker yang mujarab, kaya akan oksigen cair dan senyawa anti-kanker yang paling mujarab laetrile, vitamin ini dalam bentuk ekstrak, ditemukan dalam biji buah apel.
Laetrile kini diproduksi di Meksiko, dan kemudian diselundupkan ke AS, karena industri medis di negara itu melarang produksi laetrile.

Dr. Harold W. Manner, penulis buku “Death of Cancer,” tetap menggunakan laetrile dalam pengobatannya dalam lebih dari 90% kasus.

Amygdalin (Vitamin B17) ditemukan dalam:
  • Biji buah atau biji (seed) dari buah-buahan dalam konsenstrasi tinggi. Buah-buahan ini termasuk buah pir, buah apel, aprikot, prunes, dan peaches (buah persik).
  • Biji (Grains): sesame dan linseed (biji linen/flax seed).
  • Grouts dari gandum, grouts blok gandum, barley, beras merah, gandum, biji rami, millet.
  • Beans (kacang-kacangan) biasa, seperti bean (kacang), tunas lentil, jagung (biji), Lima (Lima beans) dan pea (kacang polong).
  • Mulberries: blueberries, black mulberry, raspberry, and strawberry.
  • Manisan labu (sweatmeat pumpkin), ragi (brewer’s yeast), dan beras kasar (padi).
Di bawah ini adalah sumber-sumber B17 yang bisa diserab:
  • Aprikot (bijinya)
  • Blueberries
  • Elderberries
  • Biji dari buah-buahan seperti cheri, apel, pir, buah persik, prunes, buah plum
  • Fava beans (kacang fava)
  • Almonds
  • Raspberries
  • Sorghum
  • Macadamia nuts (kacang macadamia)
  • Strawberries
  • Blackberries
  • Wheatgrass
  • Buckwheat
  • Lima beans
  • Barley (jelai)
  • Cashews (kacang mete)
  • Bean sprouts (toge)
  • Millet
Sebagai informasi tambahan, mencuci  tangan dan piring dengan sabun untuk cuci tangan atau sabun untuk cuci pring, tidaklah bisa dibersihkan sepenuhnya.

Lalu, cairan pencuci tersebut melekat pada makananan dan memasuki tubuh kita. Di sini, Anda bisa memecahkan masalah ini dengan cara hanya menggunakan separuh dari cairan pencuci piring dan sabun cuci tangan, dan campur dengan vinegar (cuka). 

Jangan sekali-kali mencuci sayuran dengan cairan pencuci piring karena cairan pencuci pring bisa memasuki tisu sayuran dan tidak bisa dihilangkan. Sebaliknya, cuci saja sayuran dengan air, dan tambahkan vinegar untuk menjaga kesehatan sayuran tersebut.

Hal ini akan membantu Anda menghindari efek berbahaya dari zat-zat kimia keras yang ditambahkan dalam produk-produk seperti ini, seperti berbagai penyakit, alergi, dan kanker.

Pastikan Anda menjalani pola hidup sehat, olahraga secara teratur, makan makanan organik, makanan sehat, mengelola stress dengan baik, dan dengan demikian kesehatan Anda akan tetap prima.


http://www.healthyfoodhouse.com/secret-uncovered-cancer-not-disease-business/
Read more

0 Sepuluh Hal Tak Terduga yang Bisa Memengaruhi Kesehatan Jantung Anda

10 Weird Things That May Affect Your Heart Disease Risk
Penyakit jantung adalah pembunuh nomer satu baik bagi pria maupun wanita di Amerika Serikat, dan lebih dari 610.000 orang Amerika meninggal dunia akibat penyakit tersebut setiap tahunnya; ini berarti satu dari setiap empat kematian. Jika Anda mengetahui sedikit saja tentang kesehatan jantung, maka faktor-faktor kunci resiko kesehatan jantung tidaklah akan asing bagi Anda. Faktor-faktor tersebut termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, kelebihan berat badan, dan kurang olahraga. Tapi ternyata boleh jadi ada lebih banyak resiko dari yang Anda kira seperti di atas—banyak di antaranya yang tidak ketara. Di bawah ini adalah 10 hal-hal tak terduga yang boleh jadi akan memengaruhi resiko Anda terkena penyakti jantung, yang bisa menyebabkan baik atau buruk bagi jantung Anda.

Ketinggian tempat tinggal 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology menemukan bahwa orang yang tinggal di tempat yang tinggi (antara 457 hingga 2.297 meter) mempunyai resiko yang lebih rendah akan terkena sindrom metabolis—rumpun faktor-faktor resiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan obesitas—dibandingkan dengan mereka yang tinggal sejajar dengan ketinggian laut.

Hanya ada sedikit oksigen di tempat yang altitude-nya lebih tinggi, yang bisa membantu jantung dan paru-paru berfungsi lebih efisien, kata para penulis dalam penelitian tersebut berspekulasi. Koneksi yang “memungkinkan” ini menarik”, kata Mary Ann Bauman, MD, seorang juru bicara bagi Asosiasi Jantung Amerika dan Go Red for Women (yang tidak terlibat di dalam penelitian apapun yyang ditulis di sini), “namun diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk menunjukkan apakah hubungan tersebut benar-benar ada.” 

Berapa banyak anak yang Anda punya

Wanita yang hamil lebih dari sekali mempunyai resiko yang meningkat akan terkena penyakit fibrilasi atrium (atrial fibrillation), juga dikenal sebagai fib, menurut sebuah penelitian terbaru di dalam jurnal Circulation. Fib adalah detak jantung yang gemetar atau tak teratur yang bisa menyebabkan terjadinya penggumpalan darah, stroke, dan komplikasi-komplikasi lainnya. Di dalam penelitian tersebut, wanita yang telah hamil empat atau lima kali 30% hingga 50% lebih besar kemungkinannya akan mengalami fib dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah hamil sama sekali.

Para penulis dalam penelitian tersebut mengatakan mereka tidak bermaksud menakut-nakuti wanita agar tidak hamil, melainkan bahwa lebih banyak penelitian lagi dibutuhkan untuk memahami koneksi ini. “Kita tahu bahwa selama kehamilan, jantung akan membesar, terjadi perubahan-perubahan hormon, sistem imun meningkat tajam,” kata Dr. Bauman. “Boleh jadi ini merupakan perubahan-perubahan yang bisa juga berkontribusi terhadap penyakit jantung. 


Melahirkan prematur

Penelitian terbaru lainnya di dalam jurnal Circulation juga menemukan adanya hubungan antara penyakit jantung dan melahirkan; Wanita yang pernah melahirkan bayi prematur (sebelum 38 minggu kehamilan) mempunyai resiko 40% lebih besar akan mengalami penyakit kardiovaskuler, dibandingkan dengan mereka yang hamil penuh. Mereka yang melahirkan prematur, sebelum 32 minggu, mengalami resiko dua kali lipat lebih besar dibandingkan mereka yang hamil sepenuh waktu.

Melahirkan prematur bukanlah penyebab penyakti jantung, kata para penulis penelitian tersebut, namun merupakan sebuah faktor prediktif penting. Nyatanya, hal ini boleh jadi merupakan sebuah alat penting untuk mengidentifikasi wanita-wanita muda yang akan menanggung resiko yang tinggi akan mengalami penyakit jantung di kemudian hari.

Sarapan pagi

Orang yang makan pagi secara teratur cenderung mempunyai resiko yang lebih rendah akan mengalami penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan tekanann darah tinggi, menurut sebuah pernyataan ilmiah baru-baru ini dari Asosiasi Jantung Amerika.

“Ada banyak bukti yang mengisyaratkan bahwa makan sarapan pagi adalah penting bagi kesehatan kardiovaskuler,” kata Dr. Bauman. “Ketika Anda melewatkan sarapan pagi, maka resiko Anda akan terkena diabetes, peningkatan kolesterol, peningkatan berat badan, dan obesitas semuanya akan meingkat.”
[brightcove:4421263497001 default]

Merokok 

Rokok elektronik sedikit lebih aman daripada rokok yang sebenarnya, tapi bukan berarti rokok ini tidak berbahaya sama sekali. Sebuah editorial baru-baru ini di dalam JAMA menyatakan bahwa rokok elektronik masih mengandung zat-zat kimia seperti formaldehyde and acetone, yang bisa memengaruhi regulasi tekanan darah, meningkatkan kemungkinan terjadinya penggumpalan darah, dan mempercepat terbentuknya plak di dalam arteri.

Rokok elektronik tidak mempunyai regulasi yang baik, kata Dr. Bauman, jadi tidaklah mudah mengetahui apa toksin-toksin lainnya yang terkandung di dalam benda tersebut. Plus, rokok elektronik mengandung nikotin. “Nikotin merupakan stimulan,” katanya, “jadi kita tahu dia bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.”

Pemahaman yang bias tentang kegemukan (Being fat-shamed)

Seberapa baik Anda merasa tentang tubuh Anda akan memengaruhi kemampuan Anda merawat jantung Anda. Dalam sebuah penelitian terbaru di dalam jurnal Obesity, wanita yang mengalami kelebihan berat badan namun level internalisasi bias-beratnya (“weight-bias internalization”) lebih tinggiyang berarti mereka menerapkan  stereotipe negatif tentang obesitas terhadap diri mereka sendiri—lebih besar kemungkinannya akan mengalami sindrom metabolis dibandingkan dengan mereka yang level internalisasi bias-beratnya lebih rendah.

Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa mempermalukan orang gemuk agar memperbaiki berat badan mereka tak berhasil, kata para peneliti—dan hal itu malah bisa menyakiti diri mereka sendiri secara fisik, bukan hanya secara emosional. Daripada membenarkan stigma tersebut, kata mereka, lebih baik menentang stigma tersebut dengan cara membangun kepercayaan dan bekerja untuk mencapai tujuan-tujuan yang bisa dicapai.

Mengangkat beban

Anda tahu latihan kardio adalah baik bagi kesehatan jantung Anda (namanya juga latihan kardio!), tapi ada bukti yang semakin banyak bahwa latihan kekuatan mempunyai manfaat penting bagi jantung Anda, pula. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology, satu sesi latihan beban interval saja (interval weight training) bisa memperbaiki fungsi pembuluh darah para partisipan.

“Kami benar-benar merekomendasikan latihan gabungan dari kardio, latihan kekuatan, dan latihan peregangan (stretching),” kata Dr. Bauman—“secara bersama-sama, karena dengan cara ini Anda bisa menghindari cedera, dan karena melakukan ketiga latihan ini secara bersama-sama bisa membantu Anda mendapatkan upaya berkesinambungan yang terbaik.”

Get workouts delivered straight to your inbox by signing up for the Healthy Living newsletter

Sakit bahu 

Dalam sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine, orang yang mempunyai faktor-faktor resiko penyakit jantung lebih banyak—termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes—juga lebih besar kemungkinannya akan menderita sakit bahu atau cedera rotator cuff (shoulder pain or rotator cuff injuries.)

Para peneliti tidak tahu pasti kenapa ada hubungan seperti ini, tapi mereka mengatakan bahwa menangani tekanan darah tinggi dan faktor-faktor resiko lainnya juga bisa membantu mengurangi rasa tak nyaman di bahu. Penelitian-penelitian terdahulu juga telah membuktikan bahwa orang yang menderita sindrom carpal tunnel (kanalis karpi), Achilles tendonitis, and tennis elbow (radang siku) juga mengalami peningkatan resiko penyakit jantung.

Tingkat pendidikan

Semakin tinggi sekolah seseorang, semakin kecil kemungkinan mereka akan terkena penyakit jantung, begitulah pernyataan dalam sebuah penelitian di Australia yang diterbitkan dalam jurnal International Journal for Equity in Health tahun lalu. Orang dewasa yang tidak berpendidikan mempunyai resiko dua kali lipat lebih besar akan terkena penyakit jantung dibandingkan mereka mereka yang lulus perguruan tinggi.

Mendapat pendidikan yang baik bisa memengaruhi kesehatan jantung karena pendidikan yang baik bisa memengaruhi di mana orang tinggal, jenis pekerjaan apa yang mereka punya, berapa banyak penghasilan mereka dapatkan, dan makanan dan gaya hidup apa yang mereka pilih, kata para penulis dalam penelitian tersebut.

Stress

Mempunyai amygdale—area otak yang terpicu selama terjadinya situasi stress—yang lebih besar berhubungan dengan resiko yang lebih tinggi akan terkena penyakti jantung dan stroke, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet bulan lalu. Para peneliti percaya bahwa, ketika dalam keadaan aktif, area otak ini juga bisa memicu terjadinya peradangan (inflammation) di dalam arteri.
 
Para ahli telah lama menduga bahwa stress bisa meningkatkan resiko timbulnya penyakit kardiovaskuler, kata Dr. Bauman. “Kami belum mengetahui adanya hubungan langsung dalam hal ini, tapi kami tahu bahwa stress kronis bisa meningkatkan pelepasan hormon epinephrine, atau adrenaline di dalam sistem tubuh Anda, dan kami juga tahu bahwa hal ini bisa menyebabkan timbulnya hipertensi,” katanya.

Kesimpulannya, makan dengan baik, tetap aktif, tidak merokok, mengawasi berat badan masih merupakan faktor-faktor besar yang harus Anda perhatikan untuk mengurangi resiko Anda terkena penyakit jantung, kata Dr. Bauman. “Tapi tentu saja pola moderasi secara keseluruhan—dan perhatian akan hubungan tubuh dengan pikiran, yang mencakup hal-hal tentang pelepasan stress—adalah, di atas segalanya, merupakan cara terbaik untuk melindungi jantung Anda,” katanya memambahkan. (By Amanda MacMillan)

https://www.yahoo.com/news/10-weird-things-may-affect-204319609.html
Read more

0 Ingin Kuat Secara Mental? Sains Rekomendasikan 1 Kebiasaan Sehari-hari yang Mengejutkan


 
CREDIT: Getty Images

Ketika kita berusaha menjadi lebih tanggguh dan lebih kuat secara mental, kita sering kali mengadopsi pendekatan militeristik “berlatih menguatkan diri (tough it out)”.  Artinya, semakin sering kita berusaha dengan keras dan menderita, kita akan menjadi semakin kuat dan lebih tabah.

Akan tetapi, Shawn Achor, seorang pembicara terkenal terkenal dunia penulis buku The Happiness Advantage telah menemukan sebuah kunci untuk mendapatkan kekuatan mental yang bertentangan dengan pemikiran tradisional.

“Ketangguhan adalah bagaimana Anda me-recharge (mengisi ulang kekuatan Anda), bukan bagaimana cara Anda endure (bertahan),” katanya menjelaskan dalam sebuah tulisan di Harvard Business review (post for Harvard Business Review.)

Penelitiannya menemukan bahwa metode tradisional untuk mengembangkan ketangguhan—“dengan berlatih menguatkan diri (tough it out)”—sering kali mempunyai efek sebaliknya, yang menghasilkan burnout (kolap karena kerja atau stres), insomnia, dan kerugian produktivitas sebesar $62 billion (ya dengan huruf “b”) setahun.

Kunci bagi ketangguhan yang sebenarnya, katanya, adalah mencari cara-cara yang benar untuk mendapatkan mental rest (istirahat mental) dan unplug (beristirahat, tidak bekerja atau melakukan aktivitas) setiap harinya, sehingga Anda bisa bekerja kembali dengan lebih kuat daripada sebelumnya, siap-siap menghadapi dunia.

Di bawah ini adalah beberapa cara yang sudah terbukti bermanfaat untuk mempraktikkan kebiasaan recharging (mengisi ulang kekuatan) ini—dan dengan demikian bisa membuat Anda jadi lebih kuat—setiap harinya.

"Matikan" ketika pulang ke rumah

Bagi kebanyakan dari kita, ketika kita pulang kerja pukul 5 sore (atau lebih), kita mungkin secara fisik meninggalkan kantor, tapi pikiran kita masih stress.

Bagian besar dari recharging adalah melulu tentang cara menemukan masa-masa untuk decompress (mengurangi tekanan) di luar kerja, yang dikenal sebagai “pemulihan eksternal”, seperti yang dikatakan Acho di HBR.

“Jika sepulang kerja Anda berleha-leha di tempat tidur dan kemudian menjadi gusar oleh komentar-komentar politik di HP Anda atau menjadi stress karena berpikir tentang keputusan tentang bagaimana cara merenovasi rumah Anda, maka otak Anda tidak mendapat istirahat dari ketegangan mental yang tinggi. Otak kita perlu istirahat sebagaimana tubuh kita juga.”

Untuk memulai, atur waktu di rumah sebagai “zona bebas-pekerjaan”—artinya tidak ada waktu untuk memikirkan tantangan-tantangan, dan sebaliknya fokus pada podcasts, film, membaca, atau hal-hal yang memungkinkan Anda mengurangi ketegangan mental. Yang lebih baik, pikirkan mengambil liburan atau paling tidak hari pribadi.

Recharge di kantor juga

Anda juga bisa membuat pengaturan sederhana di tempat kerja Anda sehari-hari yang memungkinkan Anda bisa turn off dan recharge energi mental Anda. Ini dikenal sebagai “pemulihan internal,” dan juga memainkan peran penting dan sekaligus recharging

Para ahli merekomendasikan break kognitif setiap 90 menit sekali (paling tidak) supaya Anda bisa meningkatkan baterai mental Anda di sepanjang hari itu. Makan siang di tempat yang jauh dari meja kerja adalah sebuah tempat yang hebat untuk memulai. juga cobalah untuk berjalan kaki di waktu istirahat Anda daripada membaca-baca berita di HP.

Manfaatkan teknologi 

Melihat HP adalah sebuah refleks otomatis bagi kebanyakan kita. Mungkin karena kita takut ketinggalan sesuatu, tetapi kita terus terusan mengecek HP kita, bahkan ketika kita tidak punya alasan apa-apa untuk itu. Ini bukan saja berarti kita membuang-buang waktu, tetapi juga berarti bahwa kita menyalahgunakan energi mental yang berharga yang sebaiknya dihabiskan dengan recharging atau refocusing pada area-area penting lain dalam hidup Anda.

HBR merekomendasikan menggunakan teknologi yang ada di HP Anda untuk menjauhkan diri Anda dari HP tersebut. Aplikasi seperti Offtime bisa membantu Anda melakukan detox digital dengan cara mematikan fitur-fitur pengganggu ketika Anda sedang bekerja, dan aplikasi Instant akan menunjukkan pada Anda berapa kali sehari Anda berpaling ke HP.

Menciptakan kesadaran seperti ini bisa membantu Anda mengurangi membuang-buang waktu dengan HP. Anda juga bisa menyetel alarm di HP Anda yang bisa mengingatkan Anda untuk beristirahat mental, dan aplikasi seperti Headspace menawarkan meditasi terbimbing selama 10 menit yang bisa membantu Anda recharge dan menjadi lebih produktif di tempat kerja.

Jangan korbankan tidur untuk kerja

Kebiasaan recharging yang baik dimulai dengan tidur malam yang baik. Dalam bukunya yang mengagumkan The Sleep Revolution, Arianna Huffington menulis, “Kita mengorbankan tidur atas nama produktivitas, tapi ironisnya kekurangan tidur kita itu, meski kita sudah bekerja lembur di tempat kerja, justru menambah sebanyak 11 hari lebih banyak pada kehilangan aktivitas per tahun per orang, atau sekitar $2,280."

Menggabungkan langkah-langkah recharging ini (seperti menjauhkan diri dari HP) dengan waktu delapan jam yang dicadangkan untuk tidur sehat akan memastikan Anda beristirahat dengan baik dan dalam keadaan siap setiap hari.

Pokok masalah 

Jadi meski mereka yang kerja lembur hingga malam hari boleh jadi merasa bertenaga dan produktif, namun kuat secara mental sebenarnya adalah mengenai kegigihan untuk mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan berkesinambungan yang akan memungkinkan Anda menjadi lebih bahagia dan lebih sukses dalam apa yang Anda lakukan.

Do you have any tips for recharging and boosting mental strength? I'd love to hear them--give me a shout-out on Twitter.

The opinions expressed here by Inc.com columnists are their own, not those of Inc.com.

http://www.inc.com/elle-kaplan/want-to-be-mentally-tough-science-says-do-this-1-surprising-habit-every-single-d.html
Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger