Headlines

Powered by Blogger.

0 Efek Samping Mariyuana yang Tidak Anda Ketahui


Dengan semakin banyaknya legalisasi mariyuana, maka kiranya penting untuk mencatat efek-efek samping dari obat ini. Meski daun ini mempunyai manfaat kesehatan dan manfaat ekonomi yang signifikan, namun jika nanti jadi dilegalisasi secara luas, masyarakat harus diberitahu tentang aspek-aspek negatif dari daun ini. Di bawah ini adalah efek-efek yang bisa jadi menakutkan dari mariyuana.

Kecanduan (Addiction)

Banyak orang memuja mariyuana karena kulaitas non-adiktifnya. Akan tetapi, pata dokter sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut. “Tidak ada keraguan lagi bahwa mariyuana it bersifat adiktif,” kata Dr. Sharon Levy, direktur Program Penyalahgunaan Obat Terlarang pada Remaja di Rumah Sakit Anak-Anak Boston, pada Boston Globe. Benar bahwa sekarang ini, hanya ada satu dari 11 orang dewasa muda yang merokok ganja (mariyuana) yang akan mengalami kecanduan. Akan tetapi, dengan semakin banyaknya potent products (produk ampuh) yang memasuki pasar, maka angka kecanduan akan semakin meningkat. Dan dengan sistem layanan kesehatan yang tidak memasukkan mariyuana sebagai kecanduan serius, maka orang tidak mempunyai tempat mengadu.

Resiko serangan jantung dan stroke

Meski mudah saja melihat seorang pengguna mariyuana mengalami ketenangan seperti yang mereka inginkan, namun mariyuana bisa meningkatkan resiko penyakit jantung sebanyak 20% hingga 100% segera setelah merokok daun ini, dan efek tersebut bisa bertahan hingga 3 jam, menururt Live Science dan National Institute on Drug Abuse. Hal ini bisa meningkatkan resiko terkena serangan jantung.

Sebuah studi tahun 2017 yang dilakukan oleh Einstein Medical Center di Philadelhia menyebutkan mereka yang menggunakan mariyuana 26 persen lebih besar kemungkinannya akan mengalami stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan mariyuana,” kata LiveScience. “Mereka yang diteliti juga mengalami 10 persen lebih besar kemungkinannya akan mengalami gagal jantung.”

Kehilangan memori

Pada tahun 2016, JAMA Internal Medicine menerbitkan sebuah penelitian yang mengonfirmasi bahwa mereka yang mengisap mariyuana dalam jangka lama, setiap hari, mengalami memori verbal yang lebih buruk di masa usia setengah baya mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok mariyuana. Penelitian tersebut menjelaskan istilah “jangka lama” berarti lima tahun atau lebih. Para peneliti meneliti 3.400 kebiasaan orang dalam periode lebih dari 25 tahun. Setiap orang di dalam kelompok tersebut menjalani ujian kemampuan kognitif di akhir masa penelitian, yang kemudian menentukan hasil dari penelitian tersebut. Legalisasi mariyuana di Amerika serikat boleh jadi akan membuat semakin banyak orang merokok mariyana setiap hari dalam jangka lama.

Iritasi paru-paru

Meski tidak ada bukti-bukti konklusif yang menunjukkan bahwa mariyuana bisa menyebabkan kanker paru-paru, namun tidak diragukan lagi mariyuana bisa menimbulkan serangkaian masalah respiratory (pernapasan) pada mereka yang sering menggunakannya, seperti batuk-batuk yang berkepanjangan, inflamasi saluran napas (airway inflammation), dan mengi (wheezing). Menurut Institut Obat-obatan dan Alkohol Universitas Washington, rokok ganja (mariyuana) mengandung zat-zat kimia berbahaya yang serupa dengan yang ada dalam rokok tembakau. Karena mariyuana menghendaki hisapan yang lebih dalam dibandingkan rokok sigaret, maka mariyuana menimbulkan konsenstrasi karbon monoksida lima kali lebih banyak dan konsenstrasi tar di dalam saluran pernapasan (respiratory) tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan yang dtimimbulkan oleh sigaret.

Skizofrenia

Berbagai penelitian tentang efek mariyuana telah dilaksanakan dari tahun ke tahun, namun NBC baru-baru ini melaporkan bahwa  salah satu resiko dari mariyuana adalah bersifat serius—penyakit mental. Mariyuana bisa meningkatkan resiko seseorang terkena skizofrenia. Penyakit ini menyebabkan delusi, halusinasi, dan pikiran yang tidak jelas, dan sangat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dengan baik. Mariyuana juga bisa meningkatkan depresi dan kecemasan sosial, menurut penelitan ini. Mereka yang menggunakan mariyuana dalam jumlah banyak juga lebih besar kemungkinannya akan melakukan bunuh diri.

Level testosteron yang rendah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kanabis (ganja) secara kronis bisa menyebabkan level testosteron rendah, dan bahkan jumlah sperma yang rendah. Para dokter setuju bahwa sangatlah memungkinkan bahwa penggunaan mariyana secara kronis bisa menyebabkan testosteron rendah. Akan tetapi, para peneliti tidak bisa memberi kesimpulan faktual  yang lengkap sebelum mereka menyelesaikan beberapa penelitian lagi. Level testosteron yang rendah juga bisa menyebabkan sesuatu yang disebut gynecomastia, yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon antara level testosteron dan estrogen pada pria.

Memperlambat waktu reaksi

Mengemudi kendaraan ketika sedang mabuk tentu saja tidak boleh, namun gangguan reaksi yang timbul akibat mabuk bisa berlangsung lebih lama daripada mabuk itu sendiri. “Persepsi visual dan kecepatan motor boleh jadi akan mengalami gangguan tidak saja ketika Anda sedang merokok mariyuana, namun juga hingga 28 hari setelahnya,” kata Marina Goldman, seorang ahli adiksi Pusat Penanggulangan Adiksi Universitas Pennsylvania, pada Philadelphia magazine. Melambatnya reaksi berarti bahwa kendaraan yang sedang dikemudikan bisa menimbulkan bahaya; boleh jadi akan terjadi delay antara waktu persepsi dan waktu reaksi yang seharusnya.  

Eksposur terhadap bahaya

Sekarang ini, produk-produk mariyuana lebih kuat daripada yang pernah ada dahulu. Produk-produk mariyuana yang bisa dimakan cenderung memiliki potensi yang bisa mencapai 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan rokok ganja tradisonal, menurut Steven Wright, seorang spesialis obat penghilang rasa sakit dan kecanduan di Denver. Wright mengatakan pada USA Today bahwa karena efek-efek dari produk mariyuana yang dimakan memerlukan waktu hingga satu jam untuk masuk ke otak—tak seperti rokok ganja, yang bisa mencapai otak hanya dalam beberapa detik—orang akhirnya mengonsumsi produk mariyuana makanan jauh lebih banyak dari yang mereka inginkan, yang bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan dibandingkan mariyuana dalam bentuk tradisional (rokok ganja).

Kehilangan nafsu makan

Setiap orang mengetahui bahwa mariyuana bisa meningkatkan nafsu makan, namun sebagian pengguna mengeluh bahwa nafsu makan mereka hilang ketika mereka menggunakan mariyuana.

“Saya temukan bahwa nafsu makan saya menurun kecuali jika saya sedang mabuk,” tulis seorang pengguna Reddit oz24. “Berpikir tentang makan dalam keadaan tidak mabuk membuat saya mengalami nausea. Mungkin ini adalah bagian terburuk dari semua efek samping yang ada,” kata pengguna newmilwaukee.

Para ilmuwan yang mempelajari hubungan antara mariyuana dan nafsu makan menemukan bahwa sebuah komponen dari mariyuana tampaknya bisa mengaktivasi hormon yang memproduksi rasa lapar, namun tidak jelas efek apa yang bisa ditimbulkan pada nafsu makan seseorang ketika mereka tidak sedang mabuk. Sebuah penelitian terpisah menemukan bahwa orang yang merokok ganja sekurangnya tiga kali seminggu lebih kurus dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok mariyuana, namun mengapa hal ini terjadi tidaklah begitu jelas.

Paranoia

Cerita-verita tentang ganja yang bisa menyebabkan paranoia bukannya tidak sering kita dengar. “Saya menghisap ganja selama 6-7 tahun dan akhirnya saya berhenti sama sekali karena itu menyebabkan saya menjadi SUPER cemas, paranoid, dan sering khawatir (self-conscious),” kata seorang pengguna Reddit. Setelah sekitar ¾ tahun mengisap ganja dalam takaran semi-berat,  mabuk itu berubah, kini saya menjadi loopy (bego) dengan kecenderungan menjadi cemas dan paranoia dan over thinking (terlalu banyak memikirkan) tentang setiap aspek dari kehiduan saya hingga saya bisa menemukan sisi negatif dari aspek tersebut,” tulis blue-skies.

Sains mengatakan bahwa hubungan antara penggunaan mariyuana dengan paranoia bukanlah omong kosong semata. Sebuah penelitian tentang 121 orang yang dilakukan di University of Oxford menemukan bahwa orang lebih cenderung mengalami pikiran-pikiran paranoid setelah menghisap THC, kandungan adiktif yang terdapat di dalam kanabis (ganja, mariyuana), dibandingkan dengan mereka yang mengggunakan placebo. Obat tersebut juga bisa memicu timbulnya pikiran-pikiran negatif tentang diri sendiri dan bisa menurunkan mood.

“Tentu saja ada bukti-bukti bahwa jika Anda menggunakan kanabis—khususnya ketika Anda masih muda—dan Anda menggunakannya dalam jangka panjang, Anda akan menanggung berbagai resiko di kemudian hari,” kata profesor Daniel Freeman, yang mengepalai penelitian tersebut, pada WebMD. Namun paranoia bukanlah merupakan efek samping yang tak bisa dihindari dari mengisap ganja, katanya. “Jika Anda mempunyai rasa percaya diri yang lebih besar, maka Anda akan bisa memperbaiki self-esteem Anda, dan jika Anda coba untuk tidak khawatir atau ambil pusing tentang potensi-potensi ancaman di dunia ini ... maka efek dari THC diharapkan bisa lebih kecil kemungkinan akan menyebabkan paranoia.

Pembuatan keputusan yang benar-benar buruk

Meski mariyuana bukanlah satu-satunya zat yang bisa membantu menimbulkan keputusan yang jelek (bad decision making), namun mariyuana mengingatkan kita akan pentingnya self-control dan tanggung jawab.

Para ahli medis dan Badan Narkotika Nasional setuju bahwa mariyuana tidak pernah menimbulkan overdosis toksik yang fatal. Akan tetapi, ada beberapa laporan tentang penggunaan mariyuana secara berlebihan bisa menyebabkan pembuatan keputusan yang fatal (fatal decisions) sebagaimana kasus pada bulan Maret 2014 ketika seorang mahasiswa berusia 19 tahun melompat dari sebuah balkon gedung setelah menelan mariyuana dengan dosis lima kali lebih banyak dari yang direkomendasikan.
(By Julia Mulianey)

https://www.cheatsheet.com/health-fitness/horrible-side-effects-marijuana-people-never-talk.html/11/
Read more

0 Bagaimana Mengurangi Resiko Terkena Stroke

Red and white wine
iStock.com/TSchon

Kita semua sudah ketahui bahwa otak kita merupakan salah satu organ di dalam tubuh kita yang paling penting (otak mengontrol fungsi tubuh dan memori, bagaimanapun juga), namun jarang kita mengetahui betapa seriusnya stroke bisa jadi. Mungkin karena kebanyakan kita tidak benar-benar memahami apa sebenarnya kejadian ini. Kini waktunya untuk memperhatikan hal yang primer.

Menurut National Stroke Association, stroke terjadi ketika darah yang mengalir ke salah satu area otak terputus. Hal ini menyebabkan aliran oksigen terhenti, sehingga menyebabkan kematian sel. Tergantung dari bagian otak mana yang terkena pengaruh, seseorang boleh jadi akan kehilangan kontrol atas otot-otot tertentu dan boleh jadi akan mengalami kesulitan dalam mengingat sesuatu. Karena stroke merupakan penyebab kematian nomer 5 di AS, maka Anda harus melakukan segala sesuatu yang Anda bisa untuk mengurangi resiko Anda terkena stroke. Pastikan Anda mengikuti tips di bawah ini untuk mengurangi resiko Anda mengalami stroke.

1.Tingkatkan asupan buah-buahan dan sayur-sayuran

Menurut sebuah analisis, makan lebih banyak buah-buahan dan sayur-sayuran bisa mengurangi resiko terkena stroke. Analisis tersebut meliputi 20 penelitian berbeda, yang mengumpulkan data dari lebih dari 700.000 orang dan hampir 17.000 kasus stroke. Artikel tersebut menyebutkan bahwa untuk setiap 200 gram buah-buahan yang dimakan dalam sehari, resiko terkena stroke akan menurun sebesar32%. Untuk setiap 200 gram sayur-sayuran yang dimakan dalam sehari, bisa menurunkan resiko terkena stroke sebesar 11%. Temuan tersebut konsisten baik bagi wanita maupun pria dari segala umur. Dengan kata lain, makanlah.

2. Hindari makanan kaya kolesterol

National Stroke Association menyebutkan ahwa kolesterol tinggi bisa menyebabkan stroke. Ketika ada banyak zat lemak di dalam darah, bisa timbul plak di dalam arteri. Kita sering menghubungkan hal ini dengan serangan jantung, tapi juga hal ini bisa menimbulkan stroke. Untuk mengurangi zat lemak berbahaya di dalam darah, American Heart Association menganjurkan untuk menghindari makanan-makanan seperti produk-produk dairy yang penuh lemak (full-fat), daging merah, dan makanan-makanan yang kaya akan lemak jenuh, yang bisa menyebabkan level kolesterol tinggi di dalam tubuh. Genetika juga memainkan peran penting, jadi pastikan Anda menceritakan riwayat kolesterol tinggi di dalam keluarga Anda dengan dokter.

3. Bergeraklah

Kebanyakan kita menganggap olahraga sebagai sebuah cara untuk menjaga berat badan, tapi itu hanyalah salah satu bagian dari gambar. Mayo Clinic mengatakan berolahraga secara teratur bisa memberi manfaat kesehatan dengan cara membuat jantung menjadi lebih kuat. Dan untuk itu diperlukan latihan selama hingga tiga bulan, jadi hal ini perlu dijadikan kebiasaan. Usahakan melakukan aktivitas aerobik moderat selama 150 menit per minggu, ditambah beberapa latihan kekuatan.

Dari mana Anda harus mulai? Ini sebenarnya tergantung pada preferensi Anda. Jika Anda tidak suka lari, sebagai contoh, jangan coba berlatih marathon. Sebaliknya, fokus saja pada sesuatu yang benar-benar Anda nikmati. Mungkin itu tennis atau mungkin renang. Memilih sesuatu yang benar-benar Anda suka lakukan berarti lebih besar kemungkinannya Anda akan menjadikan itu kebiasaan.

4. Turunkan tekanan darah Anda

Dengan menurunkan tekanan darah tinggi, Anda bisa mengurangi resiko terkena stroke dan masalah-masalah yang mengancam kehidupan lainnya seperti gagal ginjal atau serangan jantung. Menurut National Stroke Association, tekanan darah tinggi menyebabkan jantung Anda bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Ketika ini terjadi, organ tubuh utama seperti otak menjadi rusak karena pembuluh darah melemah. Jika tekanan darah tinggi tidak diatur (regulated), maka resiko terkena stroke bisa meningkat sebanyak empat hingga enam kali lipat. Beberapa cara untuk menurunkan tekanan darah termasuk menjalani diet rendah lemak dan sodium dan membatasi asupan alkohol.

Anda harus selalu memulai dengan diet dan olahraga, yang sudah kita bicarakan di atas, tapi itu saja mungkin belum cukup bagi sebagian orang. Jika usaha-usaha untuk makan dengan benar dan berolahraga secara teratur tidak cukup membantu menurunkan tekanan darah Anda, maka saatnya membicarakan opsi lain dengan dokter. Dokter mungkin akan memberi resep obat-obatan untuk membantu, perhatikan opsi-opsi berbeda dan beberapa contoh masing-masing pada over at Healthline.

5. Jangan merokok

National Institute of Neurological Disorders and Stroke mengatakan bahwa merokok bisa meningkatkan peluang terkena stroke iskemik sebanyak dua kali lipat dan meningkatkan resiko terkena stroke hemoragik sebanyak empat kali lipat. Hal ini mungkin terjadi karena merokok bisa menimbulkan plak-plak pada arteri yang menyalurkan darah dari jantung ke otak. Jika aliran darah tersebut tersumbat, maka Anda akan mengalami bahaya. Bahkan meski Anda hanya merokok sekali-sekali saja, sebaiknya hentikan sama sekali. Dan bonusnya, Anda bisa menghemat uang.

6. Hindari alkohol

Meski ada cukup banyak perdebatan tentang bagaimana alkohol bisa memengaruhi kesehatan Anda selama bertahun-tahun, tapi tidak ada yang membantah bahwa minum alkohol berlebihan adalah sesuatu yang buruk. Salah satu meta-analisis tahun 2016, yang mencakup 27 penelitian, menemukan bahwa minum berlebihan ada berhubungan dengan meningkatnya resiko terkena stroke hemoragik dan stroke iskemik. Ini tidak berarti Anda tidak boleh minum segelas anggur sama sekali, tapi Anda harus memastikan bahwa Anda aman untuk itu. (By Sarah Kaye Santos)

https://www.cheatsheet.com/health-fitness/reduce-risk-suffering-stroke.html/6/

Read more

0 Penelitian Menunjukkan Pria dan Wanita Mengalami Depresi dengan Cara Berbeda

Photo credit: Emma Kim / Getty


Kita sudah sama-sama ketahui bahwa wanita lebih cenderung mengalami depresi dibandingkan pria—faktanya pada usia 15 tahun, anak gadis dua kali lebih besar kemungkinannya akan mengalami penyakit mental.

Tapi kini penelitian dari ahli neurosains di University of Cambridge telah menemukan bahwa kaum wanita tidak hanya meningkat kemungkinannya mengalami depresi tetapi juga cara bagaimana depresi itu timbul.

Stylist.co.uk melaporkan bahwa jenis kelamin pria atau wanita juga bisa memengaruhi bagaimana gangguan tersebut timbul dan konsekuensinya.

“Pria lebih cenderung mengalami depresi berkepanjangan, sedangkan pada wanita depresi cenderung lebih episodik,” kata Jie-Yu Chuang, seorang peneliti di University of Cambridge, dan seorang penulis dalam penelitian tersebut, yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychiatry. “Dibandingkan dengan wanita, pria yang mengalami depresi juga lebih cenderung menderita konsekuensi serius dari depresi yang mereka alami, seperti penggunaan obat-obat terlarang dan bunuh diri.

Chuang dan para koleganya meneliti sekitar 150 adolesen selama penelitian mereka, 106 di antara mereka adalah wanita. Relawan mencakup 82 pasien wanita dan 24 pasien pria yang menderita depresi, dan 24 wanita sehat dan 10 pria sehat.

Para peneliti mengambil gambar otak para adolesen dengan menggunakan pencitraan resonansi, sambil memancarkan kata-kata bahagia, sedih atau kata-kata netral di layar menurut urutan yang spesifik.
Para partisipan diminta memberi respons terhadap seperangkat kata-kata dengan cara menekan tombol, sementara tim memonior bagaimana otak mereka bereaksi terhadap aktivitas tersebut. Mereka memperhatikan bahwa depresi memengaruhi aktivitas otak pada anak laki-laki maupun anak perempuan dengan cara berbeda.

“Temuan kami mengisyaratkan bahwa pada masa awal adolesen, depresi boleh jadi memengaruhi otak dengan cara berbeda pada anak laki-laki dan anak perempuan,” kata Chuang. “Penanganan spesifik menurut jenis kelamin dan strategi-strategi pencegahan depresi harus dipertimbangkan sejak awal masa adolesen. Dengan harapan, intervensi lebih awal ini bisa mengubah trayektori penyakit tersebut sebelum segala sesuatunya menjadi lebih buruk.”

Diperlukan penelitian lebih lanjut, tapi Chuang dan tim-nya berharap penelitian awal ini akan mengubah cara para profesional kesehatan menangani penyakit mental pada jenis kelamin berbeda, dengan harapan hal ini akan lebih efektif.

Jika Anda pikir Anda mungkin sedang “menderita depresi, hubungilah dokter di tempat Anda, atau cari tahu di mana Anda bisa menemukan dukungan dan nasihat dari badan-badan amal kesehatan mental.

You Might Also Like
https://www.yahoo.com/style/research-shows-men-women-experience-085909181.html
Read more

0 Lima Belas Kesalahan di Pagi Hari yang Bisa Merusak Metabolisme Anda


Turunkan berat badan Anda dengan tetap berenergi sepanjang hari dengan cara menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa merusak metabolisme Anda.

Teman saya Samantha dan saya makan sarapan kemarin pagi—saya memesan roti bakar alpukat campur telur. Dia memakan smoothie (semacam bubur buah campur susu). “Saya sedang diet,” katanya, “dan saya minum makanan.” 

Samantha yang malang. Yang sebenarnya dia minum adalah kalori.

Untuk menjadikan metabolisme Anda menjadi tungku pembakar lemak, jauhilah minuman-minuman kaya gula, fast food burito yang penuh lemak, dan quick fixes (makanan cepat saji). Menurut sebuah penelitian terbaru yang dimuat di dalam Zero Belly Breakfasts, “makan sarapan sehat yang kaya protein setiap hari—dengan lean protein (protein tanpa lemak), lemak sehat, dan serat yang membuat kenyang—bisa menurunkan berat badan dan mencegah obesitas.” Dan bisa membantu Anda membakar lemak sepanjang hari, setiap hari.

Untuk memastikan tubuh Anda membakar lemak, hindari 15 kesalahan metabolisme di bawah ini—dan klik link berikut untuk mengetahui 44 makanan sarapan terburuk di planet ini: The 44 Worst Breakfast Foods on the Planet.

1. Anda bangun terlalu pagi

... atau tidur larut malam. “Kekurangan tidur bisa menyebabkan beberapa masalah metabolik,” kata Seth Santono, CHCC ahli nutrisi berbasis di Los Angeles. “Kekurangan tidur bisa menyebabkan tubuh Anda hanya sedikit membakar kalori, kekurangan kontrol nafsu makan dan meningkatnya level kortisol, hormon yang bisa menyimpan lemak”—yang itulah sebabnya mengapa Anda harus mencoba ini (One-Day Plan For Better Sleep) mulai besok

2. Anda tidak minum 2 gelas air di pagi hari

Sorry kopi, tapi kami seharusnya tidak terjaga karenamu. Minum Srarbucks bukannya minum dua gelas air putih ketika bangun tidur adalah larangan keras bagi metabolisme Anda. Untuk membangkitkan metabolisme Anda, Lisa Jubilee, MS, CDN dengan tegas merekomendasikan minum air sebanyak 16 ons ketika bangun tidur guna mengisi tubuh Anda dengan cairan yang dibutuhkannya setelah bangun tidur. “Para klien saya yang melakukan ini dilaporkan tidak banyak mengalami perut kembung (bloating), lebih banyak energi, dan a tidak mengalami nafsu makan menggebu,” katanya. Plus, karena level kortisol dalam tubuh kita mencapai puncaknya 20 menit hingga 30 menit setelah bangun tidur, maka kita benar-benar tidak membtuhkan kopi sebagai minuman yang pertama di pagi hari. Lagi pula, mencampur kortisiol level tinggi dengan kafein bisa meningkatkan toleransi terhadap kafein. H20 jauh lebih murah daripada kopi ... yang bisa mengarahkan kita ke kondisi lain.

3. Anda melakukan hidrasi yang salah

Thiroid Anda bertanggung jawab memastikan metabolisme Anda berfungsi dengan baik. Tapi meminum air mengandung fluorida dan klorin bisa menimbulkan bencana pada thiroid Anda. Resepnya? Minum air yang disaring bisa mencegah zat-zat kimia perusak organ memasuki sistem tubuh Anda. Tingkatkan sedikit dengan menambahkan satu kantung teh hijau celup ke dalam air saringan yang Anda minum. Minuman teh hijau mengandung katechin antioksidatif, yang bekerja untuk menghancurkan lemak dengan cara mempercepat kapasitas pembakaran lemak pada liver.

4. Anda memesan kopi secara salah

Waktu terbaik minum kopi adalah pertengahan pagi (sekitar pukul 9,10,11) dan pertengahan sore (sekitar pukul 3 sore), waktu di mana kortisol Anda dalam keadaan paling rendah. Tapi jika Anda akan berpergian di sore hari, pastikan kopi tidak akan merusak metabolisme Anda dan memperbesar garis pinggang Anda. “Jangan menjadikan kopi sebagai hidangan penutup makan berarti jangan terlalu banyak memberi campuran pada kopi,” kata Shapiro, MS, RD, CDN, dan pendiri Real Nutrition NYC. “Kopi dimaksudkan untuk menimbulkan semangat, bukan untuk mengisi perut, jadi hentikan menambahkan gula, cream, sirup, whipped cream (susu kental kocok) dan irisan cokelat dan hargailah kopi sebagaimana adanya, sebuah minuman kuat yang bisa memberi Anda energi.

5. Anda minum smoothie untuk sarapan

Pagi hari yang sibuk bisa menyebabkan Anda kelaparan dan menggebu untuk membeli semangkuk smoothie. Namun banyak dari minuman penyegar ini yang biasanya dibuat dengan es krim, buah campur sirup, dan gula—yang semuanya membawa kabar buruk bagi metabolisme Anda. Buang bom kalori ini dari diet Anda dan buatlah minuman sendiri di rumah dengan menggunakan resep penurun berat badan 100+ yang ada dalam Zero Belly Smoothies today, bestseller yang bisa menghancurkan lemak begitu diminum.

6. Anda kurang makan protein

Protein harus ada di setiap kali Anda makan—khususnya makan sarapan. Makro (macronutrient) pembangun otot ini bisa meningkatkan pembakaran kalori Anda setelah makan sebanyak 35 persen. Di samping itu, adanya lebih banyak otot berarti bahwa tubuh Anda akan membakar lebih banyak kalori ketika istirahat (ya, bahkan ketika Anda sedang keranjingan nonton Netflix1). Sekarang situasinya win win.

Click here for 25 Best&Worst Low-Sugar Protein Bars!

7. Anda makan terlalu banyak karbohidrat olahan

Jika Anda memasukkan sepotong roti putih dalam pemanggang, itu berarti Anda tidak sedang menyediakan untuk metabolisme Anda karbon kompleks yang dibutuhkannya untuk membuat Anda kenyang dan mempercepat segala sesuatunya. Pilihlah roti gandum utuh (whole green toast), atau yang lebih baik, Ezekiel. Jika Anda ikut-ikutan makan sprout bread (roti terbuat dari biji-bijian utuh yang sudah mulai tumbuh), maka Anda perlu share ini: 15 Reasons People Are Obsessed With Ezekiel Bread.

8. Anda menggunakan garam laut (sea salt) pada telur yang Anda masak

Memasak telur yang kaya akan protein untuk sarapan pagi adalah baik bagi metabolisme Anda, tapi jika Anda menambahkan garam laut ke dalam telur yang Anda masak, berarti Anda akan kekurangan beberapa manfaat serius. Garam laut menembah tekstur dan rasa, tapi tidak mengandung yodium—nutrient penting yang bisa membantu kelenjar thiroid Anda memproduksi hormon yang bisa menjalankan metabolisme Anda. Ganti garam Anda dengan garam meja yang mengandung yodium—setengah sendok teh saja mengandung 100 persen asupan yodium harian Anda yang direkomendasikan.

9. Anda lupa bawa bekal makanan dari rumah

Membiarkan rasa lapar lalu mencari-cari  apa yang akan Anda santap ketika makan siang adalah benar-benar ide buruk yang bisa menyebabkan metabolisme Anda menjerit hingga terhenti. Menyiapkan bekal makanan yang banyak mengandung biji-bijian utuh, lemak sehat, sayur-sayuran kaya serat, dan protein yang mengenyangkan perut bisa membantu Anda merasa ramping dan kenyang. Tapi pastikan Anda menghindari kesalahan-kesalahan ini: brown bag lunch mistakes making you fat.

10. Anda menolak minum yogurt

Greek Yogurt yang creamy dan dreamy adalah snack yang bagus yang juga bisa mempercepat pembakaran lemak dua kali lipat. Kenapa begitu? Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi probiotik membantu wanita obesitas menurunkan berat badan hampir dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi probiotik. Di samping manfaat probiotik yang ditemukan dalam yogurt, minuman ini juga kaya akan kalsium—yang, menurut para peneliti di University of Tennessee at Knoxville, bisa membantu Anda mengurangi lemak pinggang yang bisa menjebol kancing pakaian Anda.

11. Anda terlalu 'hot'

... tapi bukan dalam arti baik! Para peneliti di National Institutes of Health menemukan bahwa mereka yang tidur di dalam ruangan yang sejuk (suhu 660F) selama sebulan akan mengalami peningkatan sel-sel adiposa—sejenis lemak yang membakar kalori bukannya menyimpan kalori (ya, ini memang ada!)—sebanyak dua kali lipat. Menurunkan suhu tempat tidur mungkin merupakan cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme Anda dan menurunkan berat badan

12. Anda lupa menyediakan snack kacang

Satu pak Brazil nut (kacang Brazil) saja mengandung 135 persen asupan selenium harian Anda yang direkomendasikan—yang mana, sepertinya, adalah yang terbaik bagi Anda di sepanjang hari. Mengapa begitu? Selenium membantu melindungi thiroid Anda dari produk samping inflamasi (inflammatory byproducts) akibat dari proses produksi hormon thiroid, yang membuat nutrient superstar ini menjadi sebuah makanan bermanfaat bagi kesehatan metabolisme dan hormon! Belum lagi, menurut sebuah review di dalam The American Journal of Clinical Nutrition, asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) (FUFA) yang ditemukan di dalam nuts (khususnya walnuts) bisa meningkatkan aktivitas gen pembakaran lemak. Hal itu berarti Anda tentu harus mengonsumsi kacang campuran (mixed nuts) bukannya snack tanpa lemak antara waktu makan.

13. Anda telat makan

Melewatkan sarapan pagi kedengarannya merupakan cara yang baik untuk mempertahankan kalori sehingga Anda tidak perlu memesan salad untuk makan malam nanti, namun hal itu sebenarnya bisa memperlambat metabolisme Anda di sepanjang hari tersebut. Menurut para peneliti dari University of Hohenheim in Germany, melewatkan sarapan bisa jadi meningkatkan resiko gangguan metabolik, yang bisa meningkatkan resiko terkena obesitas dan diabetes tipe 2. Plus, “Ketika Anda lapar, tubuh Anda akan berhenti membakar kalori. Ini berarti bahwa metabolisme Anda akan menurun secara dramatis. Anda perlu menambah simpanan dalam tubuh Anda secara konstan agar tubuh melakukan pembakaran secara normal,” kata Dr. Matt Tanneberg dari Arcadia Health and Wellness Chiropractic.

14. Anda melewatkan olahraga

Anda mungkin perlu berpikir kembali tentang snooze di alarm Anda. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physiological Reports menemukan bahwa orang yang melakukan lima kali bersepeda secara intens selama 30 detik diikuti istirahat selama 4 menit bisa membakar 200 kalori ekstra pascaolahraga di hari tersebut.  Hal ini setara dengan 2,5 menit latihan keras yang bisa menghasilkan peningkatan metabolisme sepanjang hari penuh. Mari kita lakukan ini!

15. Anda marah-marah di jalan raya

Stress itu buruk, duh. Tapi bagaimana berteriak-teriak pada seorang pengendara yang ngebut, yang besar kemungkinan tidak bisa mendengar Anda, bisa membuat metabolisme Anda terhenti? Ini berhubungan dengan hormon kortisol stress. “Ketika tubuh Anda memproduksi terlalu banyak kortisol, Anda akan merasa stress dan gelisah dan dengan demikian mencegah penurunan berat badan dengan cepat,” kata Dr. Rob Silverman penulis buku Inside Out Health. Hal ini karena hormon penyimpan lemak menghentikan otot-otot Anda menggunakan protein untuk membantu memecah lemak. Lain kali orang lain mendahului Anda di jalan raya, ambil napas dalam-dalam. Atau lebih baik, naik sepeda saja. (By April Benshosan)

MORE FROM EAT THIS, NOT THAT!

55 Best-Ever Ways to Boost Your Metabolism

20 Best-Ever Fat Burning Soups

29 Best-Ever Proteins for Weight Loss


https://www.yahoo.com/health/15-morning-mistakes-wreck-metabolism-150430034.html
Read more

0 Menjadi Pelupa Berarti Otak Bekerja dengan Benar



Cerita yang sedang heboh sekarang adalah bahwa menjadi pelupa boleh jadi merupakan sebuah tanda bahwa otak Anda bekerja dengan dengan benar. Tidak mengingat rincian-rincian kecil boleh jadi sebenarnya adalah tanda-tanda bahwa otak Anda lebih baik dalam hal memilah-milah mana yang penting dan yang tidak penting.

Ini adalah ide yang pernah diperdebatkan sebelumnya, namun sebuah penelitian terbaru, yang dilaksanakan oleh University of Toronto di Kanada dan diterbitkan dalam jurnal Neuron, mendukung pernyataaan tersebut.

Mereka menemukan bahwa pertumbuhan neuron-neuron baru di dalam hippocampus, bagian dari otak kita yang berhubungan dengan memori, tampaknya berperan dalam membuat kita menjadi pelupa ini. Tujuannya adalah untuk menyediakan ruang bagi informasi yang lebih penting, dan membuang informasi yang kurang penting.

“Kita selalu mengidolakan orang yang hebat dalam trivia game (permainan mengingat-ingat rincian peristwa), namun tujuan dari memori bukanlah untuk mampu mengingat siapa pemenang kejuaraan Stanley Cup tahun 1972,” kata Professor Blake Richards dari University of Toronto, kepala penulis dalam penelitian tersebut, dalam sebuah pernyataannya.

“Tujuan dari memori adalah untuk membuat Anda menjadi seorang intelijen yang bisa membuat keputusan sesuai dengan keadaan, dan sebuah aspek penting dalam membantu Anda melakukan hal ini adalah mampu melupakan beberapa informasi.”

Ini adalah sesuatu yang pernah dikemukakan sebelumnya. Pada tahun 2007, para peneliti menggunakan fMRI (functional magnetic resonance imaging) untuk memonitor otak dari 20 orang dewasa ketika mereka sedang menjalani sebuah test memori sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa orang lebih baik dalam mengingat informasi yang mengandung konflik, daripada mengulang informasi atau informasi yang mudah.

“Proses melupakan mempunyai tujuan fungsional yang baik,” kata Michael Anderson dari University of Oregon pada New Scientist waktu itu. “Apa yang telah dilakukan para peneliti tersebut jelas membangun basis neurobiologis bagi proses tersebut.”

Penelitian Richards yang lebih baru, bersama koleganya Paul Franklad, tidak menghasilkan bukti eksperimental apapun. Melainkan, me-review paper-paper yang terbit terdahulu untuk membuat kesimpulan. Dan mereka menemukan banyak bukti yang mendukung ide bahwa menjadi pelupa itu bermanfaat.

Ada beberapa manfaat akan hal ini. Khususnya, otak ingin menghilangkan informasi-informasi lama yang tak berguna, seperti sebuah password lama. Jika otak secara konstan membangkitkan kembali hal-hal lama yang tidak lagi Anda butuhkan, maka akan lebih sulit untuk membuat sebuah keputusan konkret. Juga, akan lebih mudah bagi kita untuk menggeneralisasi peristiwa-peristiwa terdahulu, seperti kunjungan berulang-ulang ke sebuah toko, daripada mengingat-ingat setiap rincian spesifik dari masing-masing kunjungan tersebut.

Salah satu contoh catatan Richards dan Frankland adalah sebuah eksperimen di mana tikus-tikus percobaan mencari jalan keluar dari sebuah labirin. Jika jalan keluar tersebut dipindahkan, tikus-tikus tersebut akan lebih cepat menemukannya jika mereka diberi obat untuk melupakan lokasi dari jalan keluar yang lama.

Jadi lain kali Anda berjuang di pub quiz, jangan takut. Otak Anda boleh jadi sedang menunggu informasi yang lebih penting. (By Jonathan O’Callaghan)

Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger