Headlines

Powered by Blogger.
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

0 Habiskan Makanan di Piring Anda

 


Karena tinggal di daerah tujuan wisata, saya sering kali berinteraksi dengan para turis mancanegara yang berasal dari berbagai negara dari berbagai belahan benua. Dalam interaksi tersebut, tak jarang kami berada bersama-sama, satu meja, di rumah makan, baik secara disengaja, dengan janji, atau secara kebetulan karena berada di tempat yang sama, pada waktu yang sama.

Dari pengalaman makan bersama tersebut, ada hal menarik yang selalu saya perhatikan, dan selalu mengganggu pikiran saya setelah keluar dari rumah makan, yaitu bahwa mereka, para turis mancanegara itu, selalu menghabiskan makanan yang ada di piring mereka, sampai tandas, tak tersisa remah-remah apapun kecuali sisa-sisa endapan kuah yang belum kering. Hal ini membuat saya kikuk, malu, dan merasa bersalah karena di piring saya selalu tersisa remah-remah; tulang ikan, sisa sambal, atau potongan sayur nangka yang tak bisa saya makan.

Tentang sayur nangka ini saya punya cerita tersendiri. Sejak saya kecil, saya perhatikan, jika ibu memasak sayur nangka, dia selalu membuang core-nya (bagian tengah seperti batang tempat biji nangka menempel), dan hanya biji dan jeraminya yang dimasak. Kata ibu saya, bagian itu tak baik dimakan. Hal ini juga selalu diingatkan ibu pada anak-anaknya jika memasak sayur nangka. Peringatan ini tertanam dalam jiwa saya. Itulah sebabnya jika makan sayur nangka yang tidak dibuang core-nya di rumah makan, dan celakanya memang selalu tidak dibuang, saya selalu menyisakan core tersebut di piring saya, sehingga piring saya tak bisa bersih seperti piringnya si bule. Apalagi jika saya makan ikan, yang tak mungkin saya makan sama tulang-tulangnya.

Tapi bukan itu saja yang membuat piring saya tak bisa bersih. Kadang-kadang, saya mengambil sambal terlalu banyak dan tak mampu menghabiskannya, juga kuah yang tak mampu saya habiskan karena saya lebih menyukai makanan tak berkuah.

Lalu, bagaimana piring si bule bisa bersih dan tandas, apakah dia memakan core sayur nangka yang ada di piringnya? Jawabnya tentu saja ‘ya.’ Tapi bagaimana dengan tulang dan kepala ikan? Tentu saja para turis tersebut tidak memakannya, apalagi jika ikan tersebut disayur, bukan digoreng.

Tapi yang ingin saya ceritakan di sini adalah makanan yang bisa dimakan sampai tuntas, bukan makanan bertulang, seperti ikan, ayam, atau daging.

Kita, orang Indonesia, sering kali menyisakan makanan yang kita masukkan di piring kita di rumah makan, padahal sisa makan tersebut masih bisa dimakan.

Mungkin kita berpikir itu adalah hak kita karena makanan itu sudah kita beli. Tapi bukan itu yang dipikirkan para bule.

Masalahnya adalah sumber daya alam.

Sumber daya alam berupa makanan adalah terbatas. Mungkin sampai saat ini, sumber daya makanan yang tersedia di alam masih cukup untuk memberi makan semua manusia di muka Bumi ini. Tapi siapa tahu apa yang akan terjadi nanti. Jika kita menggunakan sumber daya alam berupa makanan itu secara boros, bukannya tidak mungkin suatu saat nanti akan ada orang yang tidak kebagian makanan. Dan menyisakan makanan di piring, karena sudah kenyang, tidak mampu lagi menghabiskan makanan tersebut adalah bentuk pemborosan. Jika Anda tidak mampu menghabiskan makanan di pring Anda, jangan mengambil makanan berlebihan.

Pikirkan bahwa di luar sana mungkin ada yang tidak kebagian makanan. Bayangkan jika ada pengunjung rumah makan lain yang tidak kebagian makanan karena persediaan makanan di rumah makan tersebut sudah habis, padahal banyak sisa-sisa makanan pengunjung lain yang terbuang di tempat sampah.

Dalam hal ini pikiran si bule memang lebih maju. Ketika berada di rumah makan, mungkin kebanyakan kita masih berpikiran bahwa adalah hak kita untuk menghabiskan, atau tidak menghabiskan, makanan yang sudah kita beli, sedangkan mereka, para bule itu, sudah memikirkan tentang pentingnya mempertahankan sumber daya alam yang berkesinambungan.

Read more

0 Probiotik dan Prebiotik, Apa Bedanya?

 


Selain sebagai sumber intuisi dalam membuat keputusan, perut Anda adalah sebuah sistem yang bertanggung jawab dalam hal pencernaan Anda. Kesehatan pencernaan itu—dan juga hal-hal lain seperti mood dan imunitas—sangat tergantung pada kepadatan mikroflora baik dari bakteria yang baik mapupun dari bakteria yang jahat yang hidup di dalam saluran dalam perut, atau gastrointestinal (GI) Anda.

Bakteria sering kali diberi reputasi buruk sebagai kuman yang menyebabkan penyakit. Namun sebagian bakteria dan yeasts (ragi) memberi anugerah kesehatan bagi kita, bukannya bencana kesehatan. Tujuan kami di sini adalah untuk memberi timbangan yang membela bakteria “baik” yang ada dalam perut kita ini.

Untuk melakukan ini, Anda memerlukan makanan yang kaya akan probitotik maupun prebiotik. Simak apa sebabnya di bawah ini.

Prebiotik dan probiotik: sebuah superduo

Probiotik adalah bakteria baik. Mereka adalah mikroorganisme hidup (bakteria dan yeast) yang secara alami hidup di dalam tubuh Anda dan mempunyai dampak positif bagi kesehatan Anda. Tapi Anda juga bisa mendapatkan probiotik (bakteria baik) ini dari makanan dan suplemen.

Sebaliknya, prebiotik adalah mikroorganisme yang tidak hidup. Mereka adalah sebentuk serat makanan yang tidak bisa dicerna oleh manusia yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteria baik. Anda bisa mendapatkan prebiotik dari makanan kaya serat berbasis tumbuhan.

“Prebiotik ini seperti bahan bakar,” kata Amy Bragagnini, RD, jubir nasional bagi Academy of Nutrition and Dietetics. “Prebiotik pada dasarnya adalah sebuah serat yang mampu menolak keasaman (acidity) saluran GI. Prebiotik tidak hancur ketika melewati sistem pencernaan Anda, dan memberi makan bagi mikroba sehat yang ada dalam mikrobioma kita.”

Bragagnini mengatakan bahwa meski secara komparatif, probiotik melakukan tugas terbesar dalam pencernaan yang baik, namun prebiotik adalah bahan bakar yang membuat tugas itu bisa berlangsung.

“Secara teknis, Anda mungkin bisa cukup dengan hanya mengonsumsi probiotik, dan Anda bisa merasakan manfaatnya,” katanya. Akan tetapi, untuk membuat mikrobioma yang bertahan lama dan berkesinambungan, Anda memerlukan keseimbangan daripada keduanya.

Mengapa keseimbangan bakteria penting

Bakteria baik membantu mencegah pertumbuhn patogen berlebihan yang bisa memicu terjadinya inflamasi di dalam tubuh Anda. Jika kedua bakteria tersebut tidak seimbang, itu berarti Anda memiliki lebih sedikit bakteria yang bisa membantu tubuh Anda melakukan metabolisme (metabolize) nutrisi-nutrisi tertentu dan menyerap berbagai vitamin dan mineral. Dengan adanya bakteria baik dalam jumlah yang cukup, Anda bisa mencerna makanan-makanan dengan mudah dan teratur, dan mendapatkan nutrisi maksimum dari makanan-makanan yang Anda makan.

Namun kesehatan perut yang baik bermanfaat lebih dari sekedar melancarkan pencernaan (smooth digestion). Menurut sebuh review yang diterbitkan BMJ Nutrition, Prevention & Health dalam tahun 2020, memiliki suplai probiotik dalam jumlah banyak bisa meringankan gejala depresi. Penelitian lain menunjukkan bahwa hal ini juga bisa meningkatkan imunitas, serta meningkatkan produksi antibodi-antibodi tertentu.

Bakteria jahat bisa merajalela di dalam perut Anda setelah Anda sembuh dari sakit, mengonsumsi serangkaian antibiotik, atau jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan. Ketika kedua bakteria ini tidak seimbang, Anda mungkin akan merasa mulas (heartburn) atau mengalami gangguan pencernaan (indigestion) setelah makan, atau Anda akan melihat tanda-tanda ada yang tidak beres ketika Anda berada di kamar kecil.

“Jika Anda secara tiba-tiba mulai mengalami banyak diare yang tak terkendali atau sering kali kentut, perut kembung, dan perasaan tidak nyaman, dan Anda tidak tahu pasti apa sebabnya, itu boleh jadi merupakan tanda-tanda Anda kekurangan probiotik,” kata Bragagnini.

Bagaimana meningkatkan asupan

Meski, tentu saja, ada banyak sekali suplemen dan produk yang bisa meningkatkan probiotik, tapi pilihan terbaik adalah melalui makanan yang Anda makan sehari-hari.

“Yang selalu terbaik adalah mendapatkannya langsung dari makanan,” kata Meg Harrell, RN, seorang pendidik perawat (nurse educator) di Sanford, Florida. “Sebagian produk suplemen bisa memberi Anda  sedikit mikroorganisme hidup dan bisa disebut sebagai mengandung probiotik, tapi Anda tidak tahu pasti berapa jumlahnya, jadi mendapatkan probiotik dari makanan secara langsung adalah yang terbaik.

Ketika Anda memikirkan probiotik, pikirkanlah makanan-makanan fermentasi seperti yogurt dan sauerkraut, kata Harrell. Pilihan lain termasuk tempe, kefir, miso, kombucha, dan kimchi.

Prebiotik adalah makanan-makanan kaya serat, tapi bukan sembarang serat. Anda butuh makanan yang kaya akan galakto-oligosakarida, frukto-oligosakarida, oligofruktosa, serat chicory, atau inulin. Semua tumbuhan mengandung sedikit probiotik, tapi sebagian lebih kaya kandungan prebiotiknya dari yang lain.

“Untuk mendapatkan prebiotik, sebaiknya Anda mencari biji-bijian utuh, pisang, sayuran daun hijau, soybean, dan onion,” kata Harrell.

Suplemen bisa digunakan sebagi sumber sekunder jika makanan saja tidak cukup. Bragagnini merekomendasikan Anda memilih merk yang memiliki lambang UPC.

“(Di Amerika) Suplemen tidak diatur oleh Dinas Obat dan Makanan, jadi semuanya terserah kepada perusahaan pembuat suplemen untuk memastikan produk mereka berkualitas,” katanya.

Bagaimana memulainya

Mengganti makanan yang Anda makan tidaklah mudah, tapi Bragagnini mengatakan ini bisa dimulai dengan mengingat-ingat apa dan bagaimana keadaan Anda sebelumnya, dan, kemudian, mengambil langkah kecil untuk membawa Anda ke tujuan yang ingin Anda capai.

“Tanyakan pada dirimu sendiri, ‘Berapa banyak buah-buahan dan sayuran yang saya konsumsi setiap hari dalam makanan saya selama ini?” “Dan jika jawabannya hanya satu atau dua, mungkin perlu Anda tingkatkan mejadi empat atau lima porsi sehari.”

Anda ajuga bisa membicarakan ini dengan seorang ahli diet terdaftar untuk memulai langkah Anda, khususnya jika Anda ingin menambahkan sebagian makanan baru ke dalam diet Anda, katanya. Dan ingat, Anda tidak harus memakan semuanya sekaligus.

“Carilah resep makanan yang baik dan tantanglah dirimu untuk mencoba satu makanan baru dalam setiap minggunya,” katanya. (Rachel Reiff Ellis)

This story was originally featured on Fortune.com

https://www.yahoo.com/finance/news/probiotics-prebiotics-essential-gut-health-090000858.html

Read more

0 Ini yang Akan Terjadi Jika Anda Minum Kombucha Setiap Hari


 

Seorang dokter ahli gastroenterologi dan seorang ahli pengobatan fungsional menjelaskan.

Dulu kambucha merupakan sebuah minuman pendamping yang hanya ditemukan di toko-toko makanan sehat tertentu, kini minuman ini ada di mana-mana di tahun 2023 ini. Mungkin saja Anda akan menemui sebuah lemari pendingin yang dipenuhi oleh berbagai macam jenis minuman kambucha dari berbagai merk ketika Anda mengunjungi toko buah dan sayuran, ada juga yang tinggal tuang dari keran di restoran lokal, dan ada yang diberikan gratis sebagai sampel di toko petani.

Kombucha disebut-sebut sebagai alternatif yang sehat bagi perut sebagai pengganti soda. Minuman ini kaya akan probiotik yang akan memberi makan bakteria yang baik di dalam perut Anda. “Kombucha adalah teh fermentasi yang dibuat dari berbagai macam teh, gula, bakteria, dan yeast. Dalam tahap awal pembuatannya, bakteria dan yeast ditanam bersama-sama untuk membentuk sebuah kultur,” kata Dr. Amy Myers, MD, seorang dokter pengobatan fungsional (functional medicine doctor) dan penulis di New York Time.

Apakah minuman hasil fermentasi ini benar-benar ampuh bagi kesehatan seperti yang banyak diklaim selama ini? Menurut para ahli kesehatan perut, minuman ini bisa bermanfaat—tapi bukan untuk semua orang.  Di bawah ini mereka merinci siapa saja yang boleh dan yang tak boleh minum kambucha dan bagaimana Anda bisa mengharapkan dampak kesehatan dari minuman ini jika Anda meminumnya setiap hari.

Related: Thinking About Trying Kombucha? Get on Board With These 17 Fizzy, Fermented Recipes 

Siapa saja yang boleh dan tak boleh minum kombucha

Secara umum, ahli gastroenterologi Dr. Kenneth Brown, MD, yang menjadi host dalam podcast Gut Check Project, mengatakan  bahwa kombucha adalah baik untuk kesehatan perut. Meski, sering kali, kandungan probiotik yang ada dalam minuman inilah yang dianggap sebagai sumber sehat yang utamanya, namun, Dr. Brown mengatakan bahwa minuman ini juga mengandung polifenol, sebuah tambahan nutrisi lainnya. “Komposisi ini telah terbukti bisa mengurangi inflamasi dan stress oksidatif di perut, sehingga bisa meningkatkan kesehatan perut,” katanya.

Meski kaya akan probiotik dan polifenol, yang keduanya mempunyai dampak positif bagi kesehatan, namun, baik Dr. Brown maupun Dr. Meyers mengatakan bahwa tidak semua orang harus minum kombucha. Keduanya menekankan bahwa orang yang secara teratur mengalami banyak masalah pencernaan (termasuk konstipasi, perut kembung atau diare), harus menentukan terlebih dahulu apa penyebab mereka mengamali hal itu. Ini berarti Anda harus menemui seorang ahli gastroenterologi, yang bisa melakukan test untuk mengetahui apakah ada masalah kesehatan yang mendasari hal itu, atau yang bisa menunjukkan makanan atau gaya hidup apa saja yang bisa menyebabkan hal itu.

Khususnya jika Anda mengalami small intestinal bacterial overgrowth (SIBO) (bakteri usus halus yang tumbuh berlebihan), kedua dokter tersebut mengatakan bahwa minum kombucha bisa menimbulkan dampak negatif. “Meski kombucha sering dipuji karena kandungan probiotiknya, namun mikroorganisme yang terkandung dalam minuman ini bisa memperburuk keadaan bagi mereka yang menderita SIBO. Ini karena probiotik bisa berkontribusi terhadap tumbuhnya bakteri secara berlebihan di dalam usus kecil, memperparah gas (kentut), perut kembung dan konstipasi,” kata Dr. Brown.

Penting pula diketahui bahwa kebanyakan kombucha mengandung alkohol dalam jumlah kecil, sehingga mereka yang ingin bebas alkohol harus mencari kombucha yang memiliki label bebas alkohol. Minuman ini juga bisa memengaruhi obat-obatan tertentu, jadi jika Anda sedang minum obat yang berasal dari resep dokter, tanyakan terlebih dahulu pada penyedia layanan kesehatan Anda.

Related: This Is the Top Habit Destroying Your Gut Health, According to an Integrative Medicine Doctor

Bagaimana Minum Kombucha Setiap hari Bisa Memengaruhi Tubuh Anda

Jika secara umum keadaan kesehatan Anda baik, Anda boleh mencoba minum kombucha. Kombucha dijual dalam botol, tapi Br. Brown mengatakan penting diketahui bahwa ini tidak berarti bahwa Anda boleh menghabiskannya sekali minum. Dia merekomendasikan jatah sekali minum antara empat hingga delapan ons saja (satu ons sama dengan 29,5 mililiter). Jika Anda belum pernah minum kombucha sebelumnya, mulailah dari takaran yang lebih sedikit dari itu. Dr. Brown mengatakan bahwa minum kombucha terlalu banyak bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan potensi kerusakan enamel gigi.

Karena mengandung probiotik, baik Dr. Meyers maupun Dr. Brown mengatakan bahwa jika seseorang mulai minum kombucha setiap hari, ada kemungkinan mereka akan mengalami beberapa perubahan positif baik dalam sistem pencernaan maupun kesehatan mereka secara keseluruhan. “Kombucha memiliki [kandungan] probiotik, sehingga membantu meningkatkan keseimbangan antara bakteria baik dan bakteria jahat di dalam perut Anda. Contoh bakteria baik yang paling umum adalah spesies Lactobacillus, Bifidobacterium and Streptococcus,” kata Dr. Meyers. Dengan adanya bakteria baik ini berkembang biak di dalam perut Anda, maka Anda akan mengalami BAB yang lebih teratur.

Spesies bakteria ini bukan saja memberi dampak positif terhadap kesehatan pencernaan, namun penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa bakteria ini juga bisa mengurangi inflamasi, memainkan peran dalam pencegahan penyakit dan membantu kesehatan imun. Dr. Brown mengatakan bahwa polifenol yang terdapat di dalam minuman kombucha berkontribusi terhadap semua dampak postitif ini. Khusus bagi Anda yang terbiasa minum minuman yang mengandung soda (yang mempunyai dampak buruk bagi kesehatan perut), dan kemudian beralih ke kombucha, Anda akan mendapatkan sistem pencernaan Anda bekerja dengan lebih baik, dan Anda tidak akan mengalami sakit sesering sebelumnya karena kesehatan imun Anda menjadi lebih terjaga.

Meski kombucha bisa jadi tambahan diet yang sehat, namun kedua dokter di atas mengatakan bahwa Anda tidak harus fokus pada kombucha saja sebagai satu-satunya sumber kesehatan dan tidaklah perlu minum kombucha setiap hari untuk mendukung kesehatan perut Anda. Makan makanan kaya serat bahkan lebih penting bagi kesehatan perut, dan juga ada banyak makanan lain yang kaya akan probiotik, termasuk kimchi, miso, dan yogurt.

Related: Looking to Give Your Gut a Little Reset? These 50 Probiotic Foods Are a Great Place to Start! 

Jika Anda tidak banyak makan makanan yang mengandung probiotik, Dr. Meyers mengatakan penting kiranya untuk mencoba suplemen yang mengandung probiotik, yang lebih kaya akan probiotik daripada kombucha dan memiliki daftar kandungan bakteria yang eksak yang tertulis pada labelnya, sehingga Anda bisa mengetahui dengan pasti apa yang Anda makan.

Meski minum kombucha setiap hari, sedikit banyak, bisa memberi dampak baik bagi kesehatan Anda, namun makanan yang Anda makan secara keseluruhan adalah penentu utama. Jadikan kombucha sebagai salah satu tambahan dalam daftar makanan sehat yang biasa Anda makan sehari-hari. Dan jika Anda mengalami masalah pencernaan secara terus menerus, bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan atau hubungi seorang dokter ahli gastrointestinal. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Anda daripada hanya mencoba mengobatinya dengan minum minuman yang lagi nge-trend.

https://www.yahoo.com/lifestyle/happens-body-drink-kombucha-every-210000159.html

Read more

0 Makan Kulit Pisang Bisa Turunkan Berat Badan

The One Crazy-Delicious Weight-Loss Food We Know You're Not Eating
Makan kulit pisang adalah lebih dari sekedar upaya yang ramah lingkungan. (Photo: Getty Images)

Di samping sebagai biang kerok yang menyebabkan orang terpeleset jatuh ke tanah, kebanyakan orang Amerika tidak peduli dengan kulit pisang, apalagi memakannya. Tapi “makanan sampah” yang sering kali diremehkan ini, yang merupakan sebuah makanan pokok di india, dan Karibia, tidak saja bisa mengubah makanan dari tak menarik menjadi sedap, tapi juga bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Kami serius: Kulit pisang merupakan senjata ampuh untuk memerangi berat badan berlebih. Dan yang terbaik, Anda hanya perlu memasukan buah pisang utuh beserta kulitnya dalam smoothie yang Anda makan di pagi hari, tidak perlu kalori esktra atau persiapan ekstra.

Mengapa kulit pisang kini menjadi makan super penurun berat badan? Bagi pemula, kulit pisang kaya akan nutrient seperti vitamin A, lutein, dan antioksidan lainnya, termasuk berbagai vitamin B, yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga metabolisme tetap lancar. Dan yang lebih dari itu, kulit pisang mengandung serat yang larut dan tak larut, bahkan lebih banyak dari yang terkandung di dalam buah pisang itu sendiri—serat larut dan tak larut bisa memperlambat pencernaan, menambah rasa kenyang, dan bahkan bisa menurunkan kolesterol.

Related: Want To Finally Lose Weight? Stop Doing This.

Pilihlah kulit pisang yang mentah, yang mentah lebih bagus untuk dimasak, dan Anda akan mendapatkan probiotik dalam dosis yang tinggi daripadanya, yang oleh banyak penelitian disebut-sebut sebagai zat yang esensial untuk menyeimbangkan internal flora di dalam tubuh untuk menurunkan berat badan. Kulit pisang mentah juga kaya akan resistant starch (pati resisten), “karbohidrat bebas kalori” yang tidak bisa dicerna oleh tubuh kita dan bisa memicu pembakaran lemak dalam beberapa penelitian pada hewan. Plus, mengingat pisang kaya akan potassium, yang bisa menyulap olahraga yang biasa saja menjadi fenomenal, yang membakar kalori, sekitar 40% kandungan potasium tersebut ditemukan di dalam kulitnya. Ingat itu, Anda yang suka membuang kulit pisang. Bukan hanya untuk menurunkan berat badan, makan lebih banyak kulit pisang mentah sama seperti minum Prozac setiap hari: Riset menunjukkan bahwa kulit pisang mentah kaya akan tryptophan, serotonin, and dopamine, sedemikan banyaknya sehingga jika kita makan dua buah kulit pisang sehari selama tiga hari bisa meningkatkan level dari zat-zat kimia yang merangsang timbulnya rasa senang ini di dalam otak Anda sebanyak 15%, menurut sebuah penelitian.

Related: 3 Easy-To-Make Mistakes That Cause Even Healthy Eaters To Gain Weight

Sedangkan kulit pisang matang (yang kuning) hanya mengandung sedikit mikronutrient, namun memiliki khasiat antikanker yang tidak terdapat pada kulit pisang yang mentah. Meski Internet telah melebih-lebihkan manfaat pisang sebagai senjata melawan penyakit—dan kadang mengabaikan fakta bahwa sebagian besar dari manfaat pisang ini terdapat pada kulitnya—tapi kulit pisang yang terlalu matang masih bermanfaat untuk memproduksi sel-sel darah putih.

Sekarang Anda telah diyakinkan akan manfaat-manfaat kulit pisang, sekarang bagaimana caranya makan kulit pisang? Baik kulit pisang yang masih hijau (atau kulit pisang yang belum matang, atau bisa disebut pisang “mentah” atau pisang “untuk dimasak”) maupun kulit pisang matang yang kuning keduanya bisa dimakan, tapi jika dimasak, jangan dianggap sama saja. Kulit pisang mentah lebih banyak mengandung pati (starch) dibandingkan kulit pisang yang matang dan jika dimasak penampilan dan teksturnya serupa dengan paprika mentah yang ditumis. Kulit pisang mentah cocok dicampur dengan bumbu apa saja, dan cocok pula dijadikan makanan gurih (savory dishes), tapi harus dimasak terlebih dahulu. Kulit pisang yang matang, di sisi lain, tidak harus dimasak, dan mempunyai cita rasa pisang yang lebih tradisional, sehingga lebih cocok digunakan sebagai makanan manis seperti dicampurkan dalam smoothies atau dibuat minuman teh. Secara personal, kami suka kulit pisang mentah, bukan saja karena bermanfaat untuk menurunkan berat badan, tetapi juga karena kita bisa menggunakan pisang mentah dengan cara yang sama dengan kita menggunakan kentang (hello, sebagai pengganti karbohidrat bagi French fries (kentang goreng) dan mashed potatoes (kentang tumbuk). Google for the recipe).

Tidak peduli Anda suka membeli pisang mentah atau pisang matang, cobalah membeli pisang yang organik untuk mengurangi eksposur pestisida, dan pastikan Anda membersihkan kulitnya dengan baik untuk membuang zat-zat kimia ekstra, debu, atau kotoran lainnya yang mungkin terdapat. Then try one of these five banana peel recipes.

(By Tara Cox)

https://www.yahoo.com/health/the-one-crazy-delicious-weight-loss-food-we-know-124184818018.html
Read more

1 Rumput Laut; Makanan Super yang Kaya Manfaat


Kemarin ketika saya sedang berjalan-jalan di toko Whole Foods, saya merasa seperti sedang berada di dalam akuarium. Ke mana pun mata memandang, yang terlihat hanya rumput laut! Snacks rumput laut adalah air kelapa dalam bentuknya yang baru, dan varietasnya seperti wakame dikenal sebagai campuran makanan yang disiapkan seperti salad rumput laut yang sejuk.
Tampaknya sayuran dari laut telah menjadi superfood jenis baru yang digemari, dengan banyak manfaat mulai dari bisa melindungi jantung hingga bisa menurunkan berat badan. Para peneliti baru-baru ini mempelajari senyawa protektif yang potensial yang terdapat dalam delapan jenis rumput laut dari Irlandia dan Kanada yang bisa membantu mengurangi penggumpalan darah dan pengerasan arteri, dua faktor resiko utama terkena penyakit jantung. Laporan terbaru lainnya yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry me-review hampir 100 penelitian terdahulu, dan menyimpulkan bahwa sebagian protein yang terkandung dalam rumput laut bisa bekerja seperti halnya obat tekanan darah tinggi. Dan penelitian pada hewan menunjukkan sebuah komponen yang terdapat dalam rumput laut warna coklat terbukti bisa membantu tubuh tikus membakar lebih banyak kalori.
Di luar penelitian, sayur-sayuran laut, termasuk kelp, nori, hijiki, wakame, dan lainnya merupakan sumber iodine yang kaya dan merupakan salah satu dari beberapa sumber mineral yang penting ini—seperempat cangkirnya saja mengandung 275 persen dari kebutuhan harian kita akan iodine. Kekurangan idodine bisa memicu hypo atau hyperthyroidism, fatigue (kelelahan), weight gain (penambahan berat badan), dan depresi. Selain itu, sayuran rumput laut juga merupakan sumber magnesium yang baik, yang bisa membuat tidur menjadi lebih baik dan meringankan hot flashes pada wanita yang mengalami menopause.
Untuk memanen manfaat tersebut cobalah makan snack rumput laut kering, seperti Annie Chun's. Snack rumput laut jenis  sesame (sesame variety) terbuat dari rumput laut, minyak kanola, minyak wijen (sesame oil) dan garam (jadi tidak mengandung unsur buatan), dan tiap 10 lembarnya mengandung 30 kalori dan 70 mg sodium. Plus, snack ini juga serba guna, dan Anda bisa meremahnya untuk dibuat topping (campuran atas) pada garden salad atau diaduk di dalamnya.
Cara lain untuk menikmati rumput laut termasuk:
·        Membuat wakame, mentimun dicampur dengan cuka beras merah (brown rice) dan jahe parut segar (fresh grated ginger)
·        Buat pizza rumput laut, sapukan minyak zaitun ekstra murni atau minyak wijen pada roti yang terbuat dari gandum utuh dan bubuhi atasnya dengan bawang putih (garlic), bawang merah (onions), irisan tomat segar dan nori
·        Rumput laut sebagai hidangan di pagi hari—tambahkan julienned nori, biji wijen, onions hijau, wortel iris dan potongan jamur pda sebutir telur organik utuh dan dua putih telur, atau tahu organik yang dihancurkan
·        Pesanlah salad rumput laut setiap kali Anda memesan sushi
Anda suka rumput laut? Katakan pada kami! Bagaimana cara favorit Anda menyantap rumut laut? (By Cynthia Sass, MPH, RD.)
Read more

0 8 Teknik Barbekiu dari Koki Profesional


Anda merencanakan barbekiu pada akhir pekan ini? Delapan skill di bawah ini penting diketahui bagi yang ingin mengadakan acara barbekiu yang OK punya, baik secara amatiran maupun yang profesional. Bingung memilih apa yang akan dimasak? Kunjungi: Get 18 classic American barbecue recipes »
 

1. Mopping
The mopping technique.
Mopping adalah teknik mengoleskan saos pada daging yang akan dipanggang dengan menggunakan kuas yang besar, untuk menambahkan bumbu, membuat bagian luar daging menjadi garing, dan, ketika diletakkan di atas pemanggang, akan terlihat menarik—dengan timbulnya kerak daging yang lezat yang terbentuk selama proses memanggang. Menurut Amy Mills Tunnicliffe, co-author buku Peace, Love & Barbecue (Rodale, 2005), “Mopping gunanya untuk memberi bumbu permukaan, yang tidak meresap hingga ke dalam. Tapi ketika Anda memanggang daging pantat babi, kulit luarnya tercampur dengan daging bagian dalamnya, yang akan membuat masakan Anda tampil mempesona.

2. Membuat Kulit Ayam Menjadi Garing 
Crisping Chicken Skin
Kami mempelajari metode membuang lemak dari kulit ayam ini untuk mendapatkan kulit ayam yang benar-benar garing dari sang kampiun barbekiu George “Tuffy” Stone. “Kupas kulit ayam dengan hati-hati mulai dari paha atau dada, dan gunakan pisau untuk mengikis sebagian besar lemak dari kulit bagian dalam hingga kulit tersebut menjadi agak bening,” kata Stone. “Kemudian kembalikan kulit tersebut ke tempat semula, menutupi paha atau dada, dan sisipkan ujungnya di bawah daging supaya tersangkut. Ketika dimasak, kulit tersebut akan menjadi garing.”

3. Semprot dengan Jus Apel 
Tunnicliffe kadang-kadang menyemprot daging dengan jus apel setiap satu atau dua jam sekali ketika daging tersebut sedang dimasak, untuk menjaga permukaan daging tetap lengas (moist) dan untuk menambahkan bumbu tambahan. “Daging berkeringat ketika dimasak; sehingga menyerap apa saja yang ada di permukaannya,” katanya. “Itulah saatnya untuk menyemprot.”

4. Ayam Bir-Kaleng
Beer Can Chicken
Teknik untuk membuat ayam panggang menjadi berair (succulent) adalah dengan memasukkan kaleng bir yang terbuka dan terisi setengahnya.ke dalam perut ayam, dan dipanggang secara berdiri tegak. Air bir akan menguap selama pemanggangan berlangsung, dan menyerap ke seluruh bagian daging mulai dari dalam. Menurut Elizabeth  Karmel, koki kepala pada Hill Country Barbecue di New York City, “Uap bir yang menyerap ke dalam daging tersebut membuat  bumbu benar-benar meresap hingga ke dalam daging, dan memanggang ayam secara vertikal memungkinkan lemaknya menetes keluar secara konsisten, sehingga membuat kulitnya garing  secara merata.”

5. The Texas Crutch

Ini adalah istilah untuk membungkus daging dengan kertas timah (foil) pada akhir proses memasak, untuk membuat daging tetap lengas dan mencegah daging menyerap terlalu banyak asap (sebagian orang menambahkan jus apel dan madu di dalam pembungkus untuk membuat daging menjadi lebih lengas  dan sekaligus menambah aroma). “Bungkuslah daging ketika warnanya sudah berubah jadi menarik, dan masukkan kembali ke dalam pemanggang,” kata Stone. “Anda bisa juga measukkannya ke dalam oven.”

6. The Rub 
The Rub
Rub pada dasarnya adalah marinade yang kering: campuran dari ramuan rempah-rempah, garam, dan gula yang ditabur di atas daging, sebagai bumbu permukaan untuk mendapatkan kerak permukaan yang menggoda selera, jika dimasak dengan tepat. Rub sangat baik untuk daging yang diiris tipis karena bumbunya bisa terserap dengan sempurna. “Begitu daging mulai dimasak, lengasnya menyatu dengan rub dan mulailah menaburkan marinate pada daging yang Anda masak,” kata Tunnicliffe. “Rub, yang berpadu dengan kayu bakar, benar-benar menentukan aroma dari apa yang Anda masak.

Get rub recipes for any type of meat »

7. Adam Perry Lang's Microplane
Adam Perry Lang, sang pemilik Daisy May's BBQ USA in New York City, menggunakan sebuah parutan (grater) Microplane untuk memberi aroma segar sebagai sentuhan terakhir pada daging yang dia masak. “Saya memarut benda-benda seperti bawang putih, bawang merah, dan apel hijau dan mencampurkannya ke dalam saos atau bumbu yang akan ditaburkan pada daging ketika akan dihidangkan,” kata Lang. “Misal saya memasak sepotong daging bahu babi (pork shoulder). Saya menaburkan setumpuk bumbu-bumbu ini di atasnya,  sehingga ketika saya menghidangkannya, bumbu-bumbu tersebut ikut di atasnya ke dalamnya. 

Outdoor Grilling Recipes that Go Beyond BBQ »


8. Brining/Injecting/Marinating
Ada beberapa strategi untuk membuat daging, khususnya daging tanpa lemak seperti daging ayam dan daging has babi, melengas ketika dipanggang. Marinating adalah cara mencelupkan daging ke dalam sesuatu yang asam ( seperti jus buah, citrus, dadih (buttermilk)). Asam menghancurkan urat-urat daging dan dengan demikian memungkinkan sebagian lengas (dan bumbu) meresap ke dalam daging.
Brining—mencelupkan daging ke dalam larutan garam—adalah langkah berikutnya: Garam pada dasarnya mengubah struktur protein di dalam daging sehingga mempertahankan lengas (moisture) tetap berada di dalam daging. Atau Anda bisa memasukkan lengas langsung ke dalam bagian daging dengan cara menginjeksi—menusukkan jarum yang diisi dengan air garam (brine) atau cairan lainnya. “Suntiklah irisan daging—seperti daging babi (hog) yang utuh atau daging bahu babi—yang terlalu besar untuk direndam air garam,” kata Stephens Raichlen, pengarang buku The Barbecue Bible (Workman Publishing, 1998). (by Saveur, on Wed Aug 31, 2011 10:37am PDT)
 
Get More BBQ Inspiration and Recipe Ideas from SAVEUR:

Read more

0 Inilah 'Ketchup" Terbaik yang Dijual di Toko

Saus tomat (ketchup) selalu menjadi masalah serius. Tapi di musim panas—saat kita membubuhkan saos ini ini pada banyak makanan mulai dari burgers dan hot dogs hingga brats chicken dan ayam panggang—sangat penting diperhatikan bahwa yang kita makan adalah bumbu yang terbaik yang ada di pasar.

More from The Stir
: How to Cook a Wiener & Eat It
Itulah sebabnya di sini, di The Stir, kami melakukan test buta terhadap 10 merk saus tomat untuk menentukan yang mana yang mempunyai rasa tomat yang super dan dan konsistensinya, dan yang mana yang mengandung kebanyakan air dan yang cemplang. Pemenang dan pecundangnya pasti akan membuat Anda terkejut. Perhatikan hasilnya di bawah ini.
Untuk melakukan test ketchup resmi kami ini, kami mengambil sampel 10 merk di bawah ini secara buta (dengan menggunakan Kentang Goreng McDonald sebagai makanannya) dan memilih dua yang terbaik dan dua yang terburuk berdasarkan rasa dan konsistensinya.
1.      Whole Foods 365 Organic Tomato Ketchup
2.      Whole Foods 365 Ketchup
3.      Generic Tomato Ketchup (Best Yet)
4.      Heinz Tomato Ketchup
5.      Heinz Organic Tomato Ketchup
6.      No Salt Added Heinz
7.      Reduced Sugar Heinz
8.      Sir Kensington Gourmet Scooping Ketchup
9.      Hunt’s Tomato Ketchup
10. Hunt’s Tomato Ketchup (no salt)
Terus terang, mayoritas pengetest kami berpikir bahwa ketchup terlaris, Heinz, tentu akan menjadi pemenang (dan yang merk Hunt akan menjadi juru kunci). Tapi apa yang terjadi: Mereka salah. Tampaknya Heinz mempunyai saingan berat, karena semua produk mereka hanya mampu menduduki peringkat tengah.
Ketchup terbaik: Whole Foods 365 Organic Tomato Ketchup
Ketchup ini, menang mudah, menjadi yang terfavorit. Para pengetest kami mengatakan ketchup ini berasa seperti bumbu pasta segar tapi dengan konsistensi ketchup yang sempurna. Yang lain mengatakan: “benar-benar enak,” “agak manis,” “konsistensi yang sempurna,” “kental dan halus,” “tepat seperti rasa ketchup yang saya inginkan,” dan yang paling banyak mengatakan, “yummy.”
 More from The Stir: Best Low-Calorie BBQ Sauce Revealed!
Runner-up:  Ketchup Tomat Generik (Merk Terbaik dari toko D'Agostino)
Satu-satunya kecap yang kami test yang mengandung high fructose corn syrup (sirup jagung fruktosa tingi), ketchup generik mempunyai banyak penggemar, juga, karena rasa tomatnya yang tajam. Reaksi dari para pengetest termasuk: “konsistensi kekentalan medium,” “benar-benar sedap,” “berasa persis seperti ketchup Mc Donald (ini adalah yang baik),” dan “Apakah ini ketchup Heinz kesukaan saya?
Ketchup Terburuk: Ketchup Tomat Hunt’s (Tak Mengandung Garam)
Ketchup ini mengecewakan para pengetest karena mengandung air secara konsisten dengan rasa cuka yang tajam dan teralu manis. Para pengetest menggambarkan ketchup ini dengan kata-kata “cemplang,” “terlalu manis,” “encer,” “bleh,” “uih,” “mengingatkan saya akan bumbu yang tengik dan asam,” “rasanya artifisial,” dan “tidak enak, seperti ada yang tidak beres.”
Runner-up Ketchup Terburuk: Ketchup Tomat Whole Foods 365
Adalah menarik mendapati kenyataan bahwa Whole Food organik menempati peringkat teratas dalam daftar kami, tapi ketchup yang biasa berada di bawah. Para penguji kebanyakan mengeluh tentang rasa asapnya yang tajam (strong). Berikut adalah beberapa komentar lainnya: “Menjijikkan!” “berasa tomat artifisial,” “terlalu banyak air,” “uih,” “terlalu manis,” “tidak cukup kental,” “berasa seperti cuka,” “berasa seperti saos BBQ.”
by The_Stir, on Thu Jun 9, 2011 7:27am PDT
Read more

0 Apa Beda Barbekiu dengan Panggang?

Apa sih sebenarnya beda barbekiu dengan panggang (grilling)? Sebagian orang mengira barbekiu itu adalah bumbu, atau apa saja yang berasal dari pemanggang (grill), tapi secara teknis, barbekiu adalah sebuah metode memasak sama seperti memanggang. Perbedaanya hanya lamanya waktu dan tingginya temperatur yang digunakan.

Editor kontributor Troy Black dari Big Book of BBQ  memberikan perbedaan sebagai berikut:
Barbekiu

Lama, rendah, dan lambat. Temperatur yang rendah membuat daging lama baru masak sehingga membuat daging yang dipanggang bisa menyerap asap dan bumbu dengan sangat meresap, dan menjadi sangat lunak dan lengas (moist). Tulang iga babi, bahu babi, dan punggung babi (brisket) adalah biasa di buat barbekiu.

Simak bimbingan pesta barbekiu (Barbecue Party Guide) untuk mendapatkan resep-resep dan tip-tip untuk barbekiu yang praktis.

Panggang (Grilling)

Ini adalah metode yang paling dikenal orang. Memanggang adalah cara memasak makanan dengan panas yang tinggi. Burger, chicken, steak, dan seafood biasanya dipanggang, tapi kita juga bisa memanggang sayuran dan bahkan buah-buahan.

Simak bimbingan memanggang terbaik kami, Ultimate Grilling Guide, untuk mendapatkan resep-resep ayam panggang, burger, seafood, dan lain-lain.

Barbecue vs. Cookout

Ketika Orang Selatan mengatakan, “Datanglah ke pesta BBQ kami!” artinya Anda akan disuguhi makanan juice ribs, sandwich pulled pork, dan coleslaw (selada kol) tradisional, pudding pisang, dan teh (teh manis, tentu saja). Sedangkan orang dari Utara cenderung menggunakan istilah “BBQ” untuk menyebut apa yang oleh Orang Selatan sebagai makanan yang sering dimasak di luar rumah (cookout)t—hot dogs dan burgers. (by Southern Living, on Thu Jun 9, 2011 11:13am PDT)
juice ribs
pulled pork
coleslaw 

Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger