Headlines

Powered by Blogger.
Showing posts with label fenomena. Show all posts
Showing posts with label fenomena. Show all posts

0 Menjadi Orang Baik untuk Hari tua


Pensiunan guru SD itu berusia lebih kurang 73 tahun. Itu berarti sudah sekitar 13 tahun dia pensiun, tak lagi bekerja sebagai guru, bahkan tak pula mengerjakan apa-apa lagi. Kegiatannya sehari-hari hanyalah menjalankan fungsi sosialnya sebagai anggota masyarakat; menghadiri acara pernikahan, kematian, dan kegiatan sosial lainnya serupa itu.

Tapi dalam tiga atau empat tahun terakhir ini dia tak lagi sering terlihat di masyarakat. Paling-paling, jika ada tetangga sebelah rumahnya, atau beberapa rumah lagi, mengadakan acara barulah dia muncul. Itupun belum tentu. Kabarnya dia sakit, tapi bukan sakit keras. Cerita yang banyak terdengar, dia mengalami himpitan ekonomi yang parah. Sedemikian parahnya sehingga, jika ada orang yang lewat di depan rumahnya, dia sapa dan dia ajak mampir, sekedar untuk meminta sumbangan ala kadarnya.

Ketika masih aktif sebagai guru PNS, dia mengalami beberapa kali pindah sekolah, semua itu  bukan karena keinginannya. Dia dipindahkan karena sering ribut dengan rekan kerjanya. Di tempat manapun dia bekerja, dia sulit menyesuaikan diri. Dalam satu perselisihan, dia pernah menampar kepala sekolahnya.

Dia pernah dipindahkan ke sebuah sekolah terpencil yang memakan waktu berhari-hari untuk mencapainya, dan harus ditempuh melalui laut. Untunglah dia di sana bertugas sebagai kepala sekolah, sehingga dia tidak harus masuk setiap hari. Menurut para tetangganya, dia hanya beberapa hari saja masuk sekolah dalam sebulan. Selebihnya, dia diam di rumah. Entah apa yang dia kerjakan.

Namun, tak lama kemudian, menjelang pensiun, dia dipindahkan lagi ke sekolah di kotanya, tak jauh dari rumahnya. Kepala sekolah terpaksa harus menerima, dengan berat hati. Kabarnya, baik kepala sekolah, maupun guru-guru di sekolah yang terakhir ini pusing tujuh keliling melihat tingkah lakunya. Berkali-kali mereka memberi usulan ke Dinas Pendidikan Kabupaten agar dia dipindahkan ke sekolah lain, tapi tak ada tanggapan.

Dia seharusnya hidup tenang di hari tuanya sekarang, dengan gaji pensiun yang seharusnya cukup untuk menghidupi dirinya sendiri. Namun dia berhadapan dengan masalah keluarga yang tak pernah selesai, yang terus menggerogoti jiwaya.

Beberapa tahun setelah dia pensiun, istinya yang tak bekerja apa-apa untuk menyokong kehidupan keluarga meninggal dunia, meninggalkan empat orang anak mereka yang semuanya laki-laki.

Anaknya yang tertua, yang pernikahannya dulu dirayakan besar-besaran, dengan uang pinjaman dari bank, sudah duluan meninggal dunia, meninggalkan seorang anak Perempuan yang kini tinggal bersama mereka. Si anak sulung ini semasa hidupnya tak bekerja apa-apa karena memang tak bisa bekerja. Kematiannya meninggalkan banyak utang yang harus dilunasi.

Anaknya yang kedua yang bekerja sebagai tukang servis elektronik meninggal dunia baru-baru ini akibat penyakit lambung. Semasa hidupnya, anak yang kedua ini juga lebih merupakan beban daripada membantu, meski mereka tinggal terpisah.

Anaknya yang ketiga, yang sudah menikah dan memiliki seorang bayi, yang juga bekerja sebagai tukang servis elektronik, kini tinggal bersama dirinya. Tapi dengan semakin banyaknya orang yang bekerja sebagai tukang servis elektronik sekarang ini, pekerjaan inipun tidak cukup membantu mengangkat perekonomian mereka.

Adapun si anak bungsu, kini kabur entah ke mana, meninggalkan utang yang tidak sedikit dan menyebar ke mana-mana.

Menurut cerita desas-desus, gaji pensiun bekas guru SD ini habis untuk membayar utang-anak-anaknya, tak termasuk si anak bungsu yang kabur itu.

Hingga usianya yang ke-73 tahun itu, tak ada satupun anaknya yang memiliki pekerjaan yang mapan dan bisa membuat rumah sendiri. Satu-satunya rumah yang mereka miliki Adalah rumah yang sekarang mereka tempati. Sebuah rumah sederhana yang terbuat dari kayu, berlantai beton.

Pernikahan anak pertamanya yang diselenggararakan besar-besaran itu tak diikuti oleh anak-anaknya yang lain. Bahkan tetanggapun tak ada tahu ketika ketiga anak-anaknya yang lain menikah.

Di sisi lain, ada seorang pensiunan guru SD juga yang hidup mapan dengan harta berlimpah, tanah di mana-mana, dan memiliki usaha kecil-kecilan yang mapan. Empat orang anaknya sudah dia bangunkan rumah masing-masing, meski sebagian dari mereka belum memiliki pekerjaan yang mantap. Berbeda dengan pensiunan guru SD yang pertama, pensiunan guru SD yang satu ini memiliki karier yang berkembang, maju. Dalam hal pendidikan, pensiunan yang pertama yang hanya lulusan SPG, sedangkan pensiunan yang kedua ini melanjutkan pendidikannya hingga mencapai gelar sarjana Pendidikan. 

Setelah mendapat ijazah sarjana, dia mengajukan pindah mengajar ke sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK). Kebetulan waktu itu ada SMK yang baru dibuka yang membutuhkan guru.

Tak hanya berhenti sebagai guru sekolah SMK, kariernya berlanjut hingga menjadi kepala sekolah. Mulanya, di sebuah SMK kecil yang baru didirikan. Beberapa tahun kemudian, dia pindah ke SMK asalnya. Istrinya yang juga semula guru SD, juga memiliki karier yang berkembang. Dia meningkat menjadi kepala sekolah. Dan di akhir masa tugasnya dia menjadi pejabat struktural dengan jabatan terakhir camat.

Pensiunan yang kedua ini berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga mencapai gelar sarjana semua, bahkan ada yang bergelar master. Sedangkan anak-anak pensiunan guru yang pertama, yang semuanya laki-laki itu, tak ada satupun yang melanjutkan ke perguruan tinggi hingga sarjana. Bahkan, ada yang cuma sampai SMP.

Membandingkan Nasib kedua pensiunan ini, kadang membuat kita berpikir, dosa apa yang telah diperbuat si pensiunan pertama hingga mengalami nasib yang begitu memprihatinkan di hari tuanya.

Mungkin ada yang tak setuju jika itu dikaitkan dengan dosa dan kepercayaan lainnya.

Namun pikiran seperti ini bisa dimaklumi mengingat perbandingan keadaan mereka di hari tua seperti bumi dengan langit. Taruhlah, si pensiunan pertama tak mungkin sekaya pensiunan yang kedua karena istrinya hanyalah seorang ibu rumah tangga yang tak punya penghasilan. Tapi, semestinya, dia memiliki kekayaan separuh dari kekayaan pensiunan yang kedua. Namun, kenyataannya, separuh pun tidak, bahkan mungkin sepersepuluhnyapun tidak.

Orang yang berpikir rasional akan mengatakan bahwa nasib mengenaskan yang dialami pensiunan pertama ini tak lain karena kesalahan manajemen di masa mudanya, ketika dia masih aktif sebagai guru PNS. Meski istrinya bukan pegawai, dan tidak memiliki pekerjaan apa-apa untuk menyokong keluarga, namun, sekurangnya, dia bisa mengatur keuangan keluarga, dan merencanakan masa depan anak-anak mereka.

Di sisi lain, mereka yang berpikiran klenik percaya bahwa apa yang dialami oleh guru pensiunan yang pertama itu adalah kualat. Dia kualat pada orang-orang yang pernah disakitinya. Orang-orang itu menyimpan dendam, tapi mereka tak berani melampiaskan dendam itu sehingga Tuhanlah yang membalaskannya. Pikiran seperti ini memang sulit dipercaya dan tak bisa dinalar, tapi dia tetap ada dan terus tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat kita.

Apapun itu, mungkin kita bisa menarik hikmah dari cerita ini bahwa tidak ada salahnya menjadi orang baik karena takut akan kutukan di hari tua kita. Dan meski kutukan itu tidak ada, menjadi orang baik juga tidak merugikan kita apa-apa.

 

 

Read more

0 Satu Keluarga Temukan Bola Logam di Hutan. Bola Itu bisa bergerak sendiri—Kemudian Angkatan Laut AS Ikut Campur


“Majalah Hearst dan Yahoo boleh jadi akan mendapat komisi untuk beberapa hal melalui link ini.”

Di bawah ini Adalah apa yang akan Anda pelajari ketika Anda membaca kisah ini:

·       Sebagian orang masih mempertanyakan asal muasal bola baja asing yang ditemukan oleh satu keluarga di Florida, di tanah mereka, pada tahun 1974. Apakah ini merupakan teknologi Alien?

·       Militer—dan bahkan ahli ufologi—telah meneliti bola baja ini, termauk apakah benda bulat aneh itu buatan manusia.

·       Namun, teori konspirasi misteri bola Betz ini masih terus berlanjut. Apakah sudah ada validitas tentang ini?

Bayangkan ini: Anda sedang berjalan di luar di pekarangan milik Anda dan tiba-tiba Anda menemukan sebuah benda bulat asing terbuat dari logam yang ukurannya sedikit lebih kecil dari bola bowling (dengan diameter delapan inci), namun beratnya delapan pon lebih berat dibandingkan bola bowling profesional yang paling berat sekalipun yang digunakan pemain bowling (22 pon).

Itulah tepatnya apa yang terjadi di tahun 1974, ketika keluarga Betz menemukan apa yang sekarang dikenal sebagai eponim “bola misterius Betz” di dekat rumah mereka di Fort George Island, Florida.

Keluarga Betz mengatakan bahwa bola itu bertingkah laku sendiri, bergerak dan menimbulkan suara berisik. Lalu, apa hubungan bola gulir halaman rumah ini dengan teori konspirasi? Apakah ini merupakan sejenis peluru meriam otonom? Apakah mungkin ini merupakan sepotong teknologi alien?

Asal muasal Teori Konspirasi Bola Betz

Setelah kebakaran memusnahkan harta benda mereka pada bulan Maret 1974, keluarga Betz menemukan sebuah benda bulat berbentuk aneh di lahan milik mereka, dan mereka percaya benda itu merupakan peluru meriam historis peninggalan zaman Renaisance Florida-zaman ketika Florida diduduki Spanyol, kata siaran podcast Skeptoid. Namun bola ini bersih, tidak ada karat, dan berkilau. Senjata pada masa pendudukan Spanyol dahulu, yang kemungkinan besar bukan berasal dari kaum  misionaris di Florida, terbuat dari besi atau batu, bukan dari stainless steel atau berlapis perak.

Ketika keluarga tersebut membawa pulang bola itu ke rumah mereka, mereka perhatikan, bola itu mulai bertindak aneh. Bola itu berguling sendiri, menimbulkan suara berisik, dan bergetar.

From Wonderful Engineering:

Waktu Terry, anak lekaki Antoine and [G]erri Betz, sedang bermain gitar, dia melihat bola itu bereaksi atas suara gitar dan menimbulkan suara berdenyut yang membuat anjing mereka ketakutan. Kemudian segala sesuatuya menjadi lebih aneh lagi ketika mereka sedang duduk-duduk di lantai rumah mereka dan menggulingkan bola itu ke arah satu sama lain. Ketika bola itu digulirkan ke salah satu arah, arahnya jadi berubah sendiri ketika mencapai separuh perjalanan dan kembali ke orang yang menggulirkannya.

Pada bulan April 1974 dalam sebuah wawancara dengan Petersburg Times, Gerri Betz mengatakan ketika anjing mereka mendekati bola itu, “anjing itu mulai merengek dan menutupi telinganya dengan cakarnya, sesuatu yang belum pernah saya lihat dia lakukan.”

Keluarga Betz menduga radiasi solar telah memengaruhi bola itu, yang boleh jadi merupakan sebab musabab mengapa bola itu bergerak “secara intens” ketika matahari bersinar terik, menurut Wonderful Engineering. Akhirnya, bola tersebut sampai pula ke tangan militer AS untuk diteliti lebih jauh.

Ketika seorang ahli dari firma riset di Baton Rouge, Lousiana meneliti bole tersebut, dia “menemukan adanya gelombang radio dari bola itu dan adanya medan magnit di dalam bola tersebut,: kata Gerri Betz pada surat kabar St. Petersburg Times. Kemudian Angkatan Laut AS juga meneliti bola tersebut di Stasiun Ruang Angkasa Angkatan Laut. Seorang jubir Angkatan laut mengatakan pada surat kabar St. Petersburg Times bahwa pemberian sinar-x yang pertama yang mereka lakukan pada bola tersebut gagal karena ”mesin sinar-x mereka tidak cukup kuat untuk menembus bola baja itu, tapi dua kali percobaan berikutnya berhasil memperlihatkan isi bola tersebut.”

“Saya tidak tahu siapa yang membuat bola itu,” kata si jubir, “namun bisa saya pastikan bola itu berasal dari Bumi ini. Kami juga tahu bahwa bola itu bukan bom yang bisa meledak dan tidak berbahaya.

Keluarga Betz kemudian mengirimkan bola itu pada seroang astronomer dan ahli ufologi terkenal J. Allen Hynek untuk diteliti lebih lanjut. dia juga setuju bahwa bola itu buatan manusia, menurut The Jackson.

Mereka yang percaya

Podcast Mysterious Universe yang terkenal itu melaporkan misteri bola Betz ini dengan berita “Artefak Alien atau Benda Hari Kiamat,” mengeluarkan pendapat mereka tentang penjelasan-penjelasan lain yang memungkinkan bagi yang percaya. Seorang ilmuwan bisa jadi telah menyanggah pendapat keluarga Betz yang tak masuk akal seperti baja 431 dari abad ke-16, yang berlapis perak, atau satelit logam padat yang tak mungkin.

Namun, hasil pengamatan mereka tentang gerakan bola itu dan suara berisik yang ditimbulkannya telah membuat heboh berita-berita lokal dan terus membuat mereka yang percaya jadi bertanya-tanya. Hasil browsing cepat pada Reddit juga menunjukkan bahwa teori-teori konspirasi tentang misteri bola Betz ini masih terus berlanjut. Di bawah ini adalah beberapa contoh ide-ide yang ditawarkan oleh poster-poster anonim di r/aliens subreddit.

·       “Pemerintah telah membongkar bola itu dan mencuri isinya!”

·       “Pendapat saya itu adalah sejenis drone, yang tampaknya akan kembali ke orang yang memegangnya yang sebelumnya.

·       “Mungkin inilah penampakan orbs ketika tidak sedang dinyalakan. Banyak orang telah melaporkan bahwa orbs terlihat seperti bola metalik ketika cahayanya mati. Mungkin ini Adalah sebuah orb yang rusak/atau hancur?”

·       “Saya telah menyaksikan benda yang persis sama yang dikeluarkan dari saluran air yang tersumbat. Bola-bola itu juga bergerak sendiri ketika diletakkan di permukaan yang datar. 

·       Fakta-fakta 

·       Penjelasan yang disiarkan secara luas itu begitu bersih sehingga gagal meyakinkan mereka yang percaya. Setelah Angkatan Laut  mengamati bola tersebut dan mengidentifikasi komposisi logamnya, di antara fakta-fakta lainnya, bola tersebut kemudian dibandingkan secara konklusif dengan sebuah bola stainless steel simpanan Perusahaan peralatan Jacksonville, menurut laporan Skeptoid.

·       Setelah melihat laporan-laporan tentang bola misterius itu, direktur Perusahaan tersebut, Roberts Edwards, memperlihat sebuah bola baja milik Bell & Howell yang berukuran diameter enam inci dengan berat 21 pon kepada seorang wartawan—ukuran yang hampir sama persis  dengan bola Betz. Laporan Skeptoid:

·       “Saya tidak sedang mengatakan bahwa benda ini tidak berasal dari angkasa luar karena saya tidak pernah melihat benda dari angkasa luar  itu,” kata Edwards. “Yang saya katakan Adalah bahwa deskripsi fisik bola itu sangat cocok dengan bola yang kami punya di gudang.”

·       Akan halnya tingkah laku bola tersebut yang sempat menarik perhatian, ini telah terjadi berulang-ulang dan diwarnai dengan detil-detil yang ditambah-tambahkan selama 52 tahun belakangan ini. Nyatanya, bola tersebut mungkin bergulir di atas lantai yang tidak rata, kata para ahli.

·       Seperti yang dilaporkan oleh jubir Angkatan Laut AS pada surat kabar St. Petersburg Times:

·       “Saya percaya [bola tersebut bergerak] karena konstruksi rumah tersebut. Rumah itu sudah tua dan lantainya tidak rata. Bola itu hampir seimbang secara sempurna, dan hanya diperlukan sedikit cekungan untuk membuatnya bergerak atau berganti arah. 

·       Kasus

·       Tampaknya tak mungkin teknologi Alien yang maju akan menggunakan baja paduan (steel alloy) dari Bumi—431, yang biasa digunakan di pesawat terbang dan benda-benda seperti baut dan sekrup, menurut Skeptoid. Bola itu tak mungkinakan  tetap sempurna selama perjalannya yang panjang dan panas ketika jatuh ke Bumi. Bahkan bola baja yang solid pun tak aakan lepas dari kerusakan.

·       Namun hasil investigasi Angkatan Laut dan serangkaian pengujian “inklusif” telah membuat mereka yang percaya berpikir bahwa bola itu merupakan produk UFO. Di AS, ini berarti membujuk seseorang dengan hadiah uang. Berdasarkan informasi yang bercampur baur, mereka percaya bahwa ada bagian-bagian berbeda dari material yang berdeda yang terdapat di dalam bola itu, sehingga tidak dikenal dalam ilmu terrestrial meskipun bola itu dilapisi secara seksama dengan steel alloy buatan manusia. 

·       Vonis

·       Kiranya mudah dimengerti bagaimana sebuah keluarga biasa di Florida menyimpulkan sebuah benda asing yang mereka temukan di lahan milik mereka mengandung sejenis muatan yang tak bisa dijelaskan. Tanpa adanya pendapat ilmiah tentang benda itu, keyakinan seperti itu akan berkembang cepat. Dan tahun 1970-an Adalah masa kejayaan kepercayaan akan benda-benda seperti UFO dan juga “gerakan-gerakan religius baru” dan meditasi transendental model Amerika—sebuah ramuan yang memabukkan bagi orang-orang untuk menumbuhkan ide-ide liar mereka.

·       Namun kenyataannya adalah bahwa eksistensi bola tersebut mungkin bisa digolongkan sebagai benda-benda produk manufaktur yang biasa yang hilang. Jika Anda pernah terbawa oleh misteri bola Betz ini, pertimbangkanlah membawa bola toko bola bowling dan minta supaya dilubangi. (Caroline Delbert)

https://www.yahoo.com/lifestyle/articles/family-found-strange-metal-sphere-172900361.html

Read more

0 Kuras Uang Tabungan untuk Membayar Biaya Pengobatan Anaknya, Ibu Ini Kemudian Memenangkan Lotere Rp.29 Miliar

 


·       Geraldine Gimblet menggunakan tabungannya untuk membayar biaya pengobatan anak perempuannya yang terkena kanker.

·       Tak lama kemudian, dia memenangkan undian kupon gosok sebesar $2 juta (kalau dirupiahkan sekitar Rp.29 miliar), kata pejabat lotere di negara bagiannya.

·       Kata puteri Gimblet, hari ketika ibunya memenangkan undian tersebut adalah hari terakhir dia dirawat di rumah sakit.

Seorang ibu di Florida yang telah menguras uang tabungannya untuk membantu biaya pengobatan anak perempuannya yang terkena kanker payudara menjadi miliarder setelah memenangkan undian kupon gosok.

Geraldine Gimblet, penduduk Lakeland, Florida, sekitar 36 mil dari Tampa, membeli kupon Bonus Cashword yang kemudian membawanya memenangkat hadiah $2 juta tersebut di sebuah stasiun pengisian bahan bakar di kota di Lakeland, menurut Dewan Lotere Florida. Gimblet  mengatakan ketika dia mencoba membeli kupon gosok yang spesial, si pelayan mengatakan bahwa kupon yang dia maksud itu sudah habis terjual.

“Saya minta dia memeriksa kembali karena saya paling menyukai teka teki silang (TTS). Akhirnya dia menemukan ada satu yang tersisa” kata Gimblet pada petugas lotere.

Gimblet mengambil hadiahnya dari kantor pusat lotere di Tallahasse pada hari Jumat bersama puteri dan cucu perempuannya. Dia memutuskan mengambil uang tersebut sekaligus sebesar $1,6 juta (setelah dipotong pajak). Kemenangan ini sungguh merupakan titik balik bagi Gimblet dan keluarganya karena anak perempuannya baru saja selesai menjalani perawatan di rumah sakit karena kanker, sehari sebelum kemenangan besar tersebut.

“Di hari sebelum ibu saya membeli kupon undian ini, saya menelepon dan berjalan keluar dari rumah sakit setelah menyelesaikan perawatan terakhir atas kanker payudara yang saya derita,” kata anak perempuan Gimblet, yang namanya tidak disebutkan, pada petugas lotere.”Ibu saya telah menguras tabungannya untuk merawat saya ketika saya sakit. Saya sangat bahagia padanya!”

Pipkin Road Beverage Castle, yang menjual tiket tersebut pada Gimblet, mendapat bonus $2.000, menurut Dewan Lotere Florida.

Read the original article on Insider

https://www.yahoo.com/news/mother-used-her-life-savings-195512289.html

Read more

0 Apa kesimpulan Pentagon tentang laporan adanya penampakan UFO?

 There were hundred of UAPs reported in 2022 and the Defense Department has set up a new agency to investigate the unusual happenings.

Pentagon telah mengeluarkan sebuah laporan yang isinya memberikan rincian tentang semua penglihatan tentang adanya potensi penampakan UFO selama tahun 2022. Ada ratusan insiden yang telah dilaporkan pada pada Kantor Resolusi Anomali Semua Bidang (All-Domain Anomaly Resolution Office), di mana Kantor Direktur Intelijen Nasional (Office of the Director of National Intelligence), kini berfokus pada 171 kasus penampakan yang belum bisa dijelaskan.

Laporan terbaru tersebut menjelaskan, 171 laporan tersebut mencakup objek-objek yang “tampaknya telah menunjukkan karakteristik penerbangan yang tak biasa atau performa kemampuan, dan menghendaki analisis lebih lanjut.”

Jumlah insiden penampakan seluruhnya dilaporkan selama tahun 2022 secara signifikan naik dari tahun sebelumnya. Akan tetapi, tidak ada penjelasan bahwa kenaikan ini kemungkinan karena “berkurangnya stigma tentang laporan tentang UAP.”

Para pejabat AS sering kali menggunakan singkatan UAP (Unidentified Aerial Phenomenon) bukannya UFO. Dari 366 laporan yang tercatat, sekitar 195 di antaranya ditemukan memiliki “karakteristik biasa-biasa saja” dan bisa dengan mudah dijelaskan. Dari jumlah keseluruhan tersebut, 163 di antaranya dianggap merupakan entitas serupa balon.”

Di antaranya yang menarik adalah perkiraan tentang benda terbang misterius yang bergerak di sekitar pangkalan angkatan udara; Angkatan Laut dan para pilot Angkatan Udara AS adalah yang terbanyak memberikan laporan. Laporan-laporan tersebut menyebut para anggota militer “yang melihat adanya UAP selama menjalankan tugas operasi dan telah melaporkan peristiwa tersebut,” dan bahwa pergerakan tak biasa tersebut bisa jadi “merupakan ancaman keselamatan penerbangan dan bisa menimbulkan hantaman pada aset-aset Angkatan Udara.”

Focus baru tentang identifikasi UFO

Selama kita sering kali menghubung-hubungkan UFO dengan makhluk ruang angkasa, maka makna dari ‘Unidentified Flying Object’ adalah tepat; yaitu benda bergerak di angkasa yang belum bisa dijelaskan. Sebagian besar di antara benda-benda itu tampaknya tidak berbahaya, namun penampakan benda-benda tersebut di wilayah-wilayah militer yang tertutup telah memicu keinginan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Kongres AS telah meminta Departemen Pertahanan mereka untuk serius menangani penglihatan-penglihatan tentang UFO atau UAP, dan Pentagon sekarang telah mengumpulkan laporan-laporan tersebut secara tahunan. Edisi tahun 2022 yang dikeluarkan pada minggu ini adalah laporan yang kedua.

Laporan terbaru tersebut menemukan bahwa tidak ada bukti adanya kemajuan teknologi dari kekuatan asing, seperti Rusia atau China, namun mereka mengakui bahwa kemungkinan adanya hal tersebut tidaklah bisa dikesampingkan.

Usaha terbaru untuk melacak keberadaan UFO timbul setelah All-Domain Anomaly Resolution Office didirikan tahun lalu. Sejak saat itu, 366 laporan tentang UFO telah dicatat, sebagian karena adanya usaha-usaha pemerintah AS “untuk menghilangkan stigma topik tentang UAP dan, sebaliknya, mengenali potensi adanya ancaman” jika membiarkan saja laporan-laporan tersebut tidak dicatat.

https://www.msn.com/en-us/news/technology/what-did-the-pentagon-report-about-ufo-sightings-conclude/ar-AA16nbHz?ocid=EMMX&cvid=7785a6014c964cbebc64a7ce914fcda7

Read more

0 Palsu: Klaim Bahwa Penampakan Bulan di Siang Hari adalah Bukti Bahwa Bumi Datar

  The full moon rises near the summit of Mount Diablo before the lighting of the beacon as photographed from Moraga, Calif., on Wednesday, Dec. 7, 2022. Tonight's full moon is also called the Cold Moon. The lighting of the beacon pays tribute to the lives that were lost at Pearl Harbor and also honors the surviving veterans of that day. (Jose Carlos Fajardo/) ORG XMIT: CAJOS601

Cek fakta: Klaim palsu bahwa penampakan bulan di siang hari adalah bukti bahwa Bumi ini datar.

Video di Instagram tanggal 3 Januari (Jan. 3 Instagram video) menunjukkan sesuatu yang tampaknya merupakan video yang diambil melalui HP yang menggambarkan matahari dan bulan di langit yang bersih tak berawan di siang hari.

“Matahari tidak menyinari bulan. Bulan mempunyai cahayanya sendiri, keduanya berada di atas di ketinggian yang sama, di atas level plane kita,” begitu bunyi keterangannya. “(Bulan) yang semestinya berada di di sisi Bumi yang lain, di tempat yang tampak gelap itu, tapi seperti yang bisa kita lihat, bulan ternyata berada di sini di dekat matahari.”

Start the day smarter. Get all the news you need in your inbox each morning.

Video tersebut kemudian berpindah ke beberapa diagram yang menunjukkan bagaimana matahari berputar mengelilngi bagian selatan khatulistiwa pada bulan Januari dan bagian baratnya pada bulan Juni, di bawah teks yang berbunyi, “Bumi bukanlah bola yang berputar.”

Caption dari video tersebut berbunyi, “Ayo Kembali ke AKAL SEHAT di tahun 2023 ini. BANGUNLAH DARI TIDUR!”

Penilaian kami: Palsu

Bumi tidak datar, tapi berbentuk bulat, seperti yang diperlihatkan dalam foto ruang angkasa dan sejumlah observsi dan kalkulasi yang bisa dilakukan dari Bumi. Para ilmuwan planet mengatakan bahwa penampakan bulan dan matahari di siang hari tidaklah membuktikan bahwa Bumi ini datar—tapi hanyalah merupakan sebuah refleksi dari gerakan matahari, bulan dan Bumi di ruang angkasa, bersama-sama dengan rotasi Bumi. Bulan juga tidak memancarkan cahayanya sendiri.

Penampakan bulan di siang hari adalah konsisten dengan Bumi bulat.

Ada banyak bukti bahwa Bumi ini berbentuk bulat, termasuk foto-foto Bumi yang diambil dari ruang angkasa. (photographs of the planet taken from space.) 

Namun kalim bahwa Bumi ini datar terus menyebar di sosial media. Klaim ini, seperti klaim-klaim lain yang pernah dimentahkan oleh USA Today, (others USA TODAY has previously debunked,) tidak menunjukkan bukti-bukti cukup bahwa Bumi ini datar.

Sebaliknya, pola penyinaran dari matahari secara nyata dijelaskan oleh pergerakan matahari, bulan dan Bumi.

Ada kalanya ketika bulan – dan, dengan teleskop, benda-benda langit lainnya – bisa dilihat di siang hari, kata Mark Sykes, direktur Planetary Science Institute, sebuah Lembaga riset nonprofit yang berbasis di Tucson, Arizona pada USA TODAY.

Penampakan bulan di siang hari adalah konsisten dengan “Bumi yang relatif berbentuk bulat berputar pada porosnya,” katanya.

Alasan mengapa ada malam dan siang itu dikarenakan  Bumi berputar pada porosnya setiap 24 jam sekali, kata Jaahnavee Venkatraman, seorang peneliti pasca sarjana pada jurusan Bumi, planet dan sains ruang angkasa UCLA. Bulan hanya berputar mengelilingi Bumi sebulan sekali.

“Ini berarti bahwa setiap harinya, bulan tidak pernah terlihat oleh mata kita berada di langit pada saat yang sama dengan hari sebelumnya,” kata Venkatraman.

Fact check: NASA says Earth is a globe, uses 'flat and non-rotating' model in equations

Penampakan bulan tidak ada hubungannya dengan waktu tertentu di siang hari karena waktu selama bulan muncul dan menghilang terus menerus berubah, kata Venkatraman. Dan karena bulan tidak mengeluarkan cahayanya sendiri, maka dia hanya bisa dilihat ketika dia berada di atas horizon dan sedang disinari oleh matahari.

“Peristiwa ini wajar terjadi kapan saja di siang atau malam hari, dan itu berarti kita sering kali melihat bulan yang cantik di atas horizon di langit di siang hari ketika ada matahari yang menyinarinya,” katanya. “Itu juga berarti bahwa kita sering kehilangan bulan di siang hari karena keadaannya kabur oleh cahaya matahari.”

Bulan bisa terlihat di siang hari dalam berbagai tahap kecuali masih berusia sehari dua hari, karena sisi bulan yang terkena cahaya matahari membelakangi Bumi, dan bulan purnama, ketika dia berada di bawah horizon di siang hari, menurut NASA.

Video tersebut juga mendapat tantangan logis lainnya.

Jim Lattis, direktur Space Place University of Wisconsin, menegaskan bahwa hanya sebagian dari bulan yang terlihat dalam video tersebut. Ini bertetangan dengan klaim si narator video yang mengatakan bulan mempunyai cahayanya sendiri, karena, kalau menurut skenario yang demikian, bulan akan selalu muncul sebagai sebuah lingkaran penuh seperti halnya matahari.

Lattis juga mengatakan bahwa tidaklah jelas bagaimana mungkin penampakan bulan di siang hari adalah bukti bahwa Bumi ini datar.

“’Argumen’ tersebut menurut pemahaman saya tidaklah relevan dengan apakah Bumi ini bulat atau datar,” katanya.

USA TODAY menggapai para pengguna media sosial yang men-share postingan tersebut untuk mendapatkan komen.

Reuters juga membantah klaim tersebut.

https://www.msn.com/en-us/news/technology/fact-check-false-claim-moon-visible-during-daytime-is-proof-of-flat-earth/ar-AA16kmd6?ocid=EMMX&cvid=6c61d698217a471dbd5765a4e8f2493d

Read more

0 JWST Hampir Siap untuk Membuat Anda Terpukau

Home stretch.

Setelah menjelajah sejauh lebih dari satu juta mil dari Bumi, sekarang hanya tinggal dua bulan lagi bagi James Webb Space Telescope (JWST) untuk memulai operasi-operasi ilmiah. NASA mengumumkan pada tanggal 28 April bahwa pesawat ruang angkasa yang berkekuatan tersebut hampir menyelesaikan persiapan tahap akhirnya, sebuah proses yang disebut science instrument commissioning (verifikasi dan dokumentasi instrumen terpasang).

Meski JWST telah mencapai tahap akhir yang krusial dalam proses persiapannya, namun masih ada sejumlah tahap dan standarisasi (benchmarks) yang harus dilakukan sebelum penangkapan data ruang angkasa secara resmi itu dimulai.

JWST bukanlah sekedar sebuah telespkop yang memotret gambar-bambar—namun juga merupakan sebuah kotak perabotan ilmiah. Meski JWST baru-baru ini telah sepenuhnya selaras dengan segmen-segment cermin 18 heksagonalnya—sebuah tonggak penting (milestone) yang yang memungkinkan sebuah teleskop ruang angkasa mengambil gambar luar angkasa yang lebih jelas, lebih tajam—namun banyak dari intrumen-instrumennya yang masih belum selesai disetel, kata Klaus Pontoppidan, ilmuwan proyek untuk JWST di Institut Ilmu Ruang Angkasa (Space Telescope Science Institute)

“Para ahli astonomi adalah sebuah kelompok kuantitatif,” kata Pontoppidan. “Mereka menginginkan lebih dari sekedar gambar-gambar bagus, mereka berniat membuat pengukuran kuantitatif yang sebenarnya.”

Dalam persiapan tahap baru ini nanti akan dilakukan konfirmasi terhadap fungsi dari masing-masing instrumen, evaluasi performa dari masing-masing instrumen tersebut, dan kalibrasi terhadap sistem dari instrumen-instrumen tersebut untuk memastikan bahwa rangkaian operasi esensial nantinya bisa dilaksanakan secara tuntas. Tahap ini krusial untuk memastikan semua proses pengumpulan data nantinya berjalan lancar. “Semua orang ingin langsung masuk ke sains secepat mungkin, namun kita terlebih dahulu harus memastikan bahwa intsrumen-instrumen tersebut benar-benar bisa diandalkan untuk mengusung sains tersebut,” kata Pontoppidan.

Sebagian dari daftar evaluasi terhadap JWST termasuk uji target bergerak yang akan digunakan untuk melacak asteroid di semesta ruang angkasa, dan memastikan bahwa teleskop tersebut bisa mengenali tanda-tanda adanya planet-planet lain di luar sistem tata surya kita, atau yang disebut eksoplanet. Test lainnya yaitu tentang mengarahkan teleskop tersebut pada porsi-porsi langit yang berbeda , khususnya Awan Magelanik Besar (Large Magellanic Cloud), untuk mengukur dan mengoreksi adanya distorsi-distorsi optik yang mungkin terdapat dalam isntrumen-instrumen yang ada dalam teleskop tersebut.

 These are the preliminary test results of the Large Magellanic cloud, a small satellite galaxy of the Milky Way. The sizes and positions of the images shown here depict the relative arrangement of each of the instruments in the telescope’s focal plane, each pointing at a slightly offset part of the sky relative to one another.

Gambar di atas adalah hasil-hasil test pendahuluan terhadap Large Magellanic Cloud, yaitu sebuah galaksi satelit yang kecil dalam Sistem Tata Surya kita (Milky Way). Ukuran-ukuran dan posisi-posisi dari gambar-gambar yang ditunjukkan di sini menunjukkan adanya susunan relatif dari masing-masing instrumen yang ada dalam bidang fokus (focal plane) teleskop tersebut, yang masing-masing mengarah pada bagian langit yang agak meleset (slightly offset) yang relatif terhadap satu sama lain.

Teleskop tersebut dilengkapi dengan empat instrumen, yang masing-masing dirancang untuk melakukan pengumpulan data spesifik. Rangkaian kamera dan sensor-sensor spektografi dikalibrasi untuk menangkap gelombang-gelombang elektromagnetik di tengah dan di dekat jangkauan inframerah—gelombang-gelombang ini dipancarkan oleh objek-objek kosmik di kejauhan yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia. Ketika test ini telah selesai dilakukan, maka instrumen-instrumen tersebut akan mendeteksi dan mengambil gambar-gambar dari galaksi-galaksi yang jauh dan bintang-bintang yang baru terbentuk, dan juga akan mendapatkan massa, temperatur, komposisi kimia dan properti-properti fisik dari benda-benda langit lainnya.

Sebagian dari alat-alat ini telah mengirim gambar-gambar awal. Dalam beberapa bulan masa uji, pengukuran-pengukuran yang dilakukan oleh JWST tidak akan digunakan dalam riset, kata Scott Friedman, seorang ilmuwan observatorium di Telescope Science Insitute yang juga merupakan seorang ilmuwan penguji untuk misi JWST. Namun, hasil-hasil tersebut akan digunakan untuk memastikan bahwa semua sistem, sebagaimana kata mereka, siap untuk digunakan.

[Related: A fully aligned James Webb Space Telescope captures a glorious image of a star]

Persiapan tahap akhir ini telah berjalan selama kira-kira empat bulan dari enam bulan proses keseluruhannya. Meski hanya tinggal beberapa hari lagi sebelum apa yang dikatakan oleh Friedman bahwa, jika segala sesuatunya berjalan lancar sesuai jadwal, pesawat ruang angkasa tersebut akan siap melaksanakan tanggung jawab sains untuk tahun pertamanya pada bulan Juni depan. Namun seperti halnya sistem-sistem yang baru, para anggota tim dan teleskop itu sendiri memiliki banyak tantangan untuk dipelajari lebih lanjut.

“Kita telah membuat sebuah rencana yang sangat rinci untuk jangka waktu yang cukup lama tentang bagaimana dan apa saja yang akan kita lakukan dalam langkah-langkah kita ke depannya,” kata Fiedman. “Memang belum semuanya sempurna, tapi secara garis besar, segala sesuatunya telah berjalan lebih baik dari yang kita perkirakan sebelumnya.”

Dengan sisa waktu hanya tinggal beberapa minggu lagi ini, tentunya para ahli astronomi dan juga mereka yang non-ilmuwan sangat menunggu-nunggu temuan-temuan apa saja yang akan didapat oleh teleskop ruang angkasa tersebut ketika jika uji kesiapan (instrument commissioning) ini sudah selesai. Pontoppidan berencana merayakan hal ini dengan mengeluarkan gambar-gambar berwarna terbaru tentang alam semesta ini pada publik.

“Saya selalu merasa bahwa dengan melaksanakan eksperimen-eksperiman astronomi yang besar ini akan memberi kita inti dari apa yang membuat kita ini menjadi manusia,” katanya, “untuk menemukan dunia, untuk menemukan dari mana kita berasal [dan] ke mana kita akan pergi dengan wahana yang sama sekali baru.”

Microsoft may earn an Affiliate Commission if you purchase something through recommended links in this article.

https://www.msn.com/en-us/news/technology/the-james-webb-space-telescope-is-almost-ready-to-start-blowing-our-minds/ar-AAWZcXp?ocid=EMMX&cvid=6673f82cd01949ec9329be15c94edefe

 

Read more

0 Tragedi David Reimer: Anak yang Jenis Kelaminnya Diubah Karena Kecelakaan

Setelah mengalami kesalahan fatal ketika disunat pada waktu masih bayi, penis David Reimer rusak dan tak dapat diperbaiki lagi, lalu kedua orang tuanya memutuskan mengubah David menjadi perempuan.

Orang tua David Reimer hanya ingin melakukan apa yang mereka pandang tepat bagi David.

Sunat yang semestinya menjadi sebuah operasi yang rutin dan biasa, namun pada tahun 1965 berubah menjadi sebuah mimpi buruk yang mengubah jalan hidup bagi Reimer, ketika dokter yang menyunatnya secara tak sengaja menyebabkan penisnya yang masih bayi itu terbakar.

Kerusakan yang timbul tidak bisa diperbaiki lagi. Khawatir cedera pada anak mereka akan menyebabkan si anak mengalami gangguan mental ketika dia dewasa, orang tua Reimer lalu berkonsultasi dengan pakar seksologi John Money setelah mereka melihat sang seksolog tersebut di TV.

Money kemudian menyarankan agar Reimer menjalani operasi pengubahan jenis kelamin dan kemudian dibesarkan sebagai anak perempuan. Tak tahu apa yang mesti dilakukan, orang tua Reimer mengikuti apa yang dikatakan si seksolog, dan mengubah nama si anak dari “Bruce” menjadi “Brenda.”

 David Reimer

Reimer tampaknya tak bermasalah dengan identitasnya sebagai perempuan, dan kasus ini ketika itu dianggap ssebagai sebuah kisah sukses bagi dokter seperti Money yang percaya bahwa jenis kelamin adalah sesuatu yang bisa dipelajari dan diajarkan, dan bukan sesuatu yang alami.

Tapi pada kenyataannya, Reimer bermasalah dengan identitas jenis kelaminnya sejak dia kanak-kanak. Begitu dia mengetahui kenyataan bahwa dia dilahirkan sebagai laki-laki ketika dia remaja, Reimer mengamali perjalanan yang menyakitkan untuk mengembalikan jenis kelamin biologisnya.

Kemudian, pada tahun 2004, eksperimen seksolog yang Bernama Money ini menimbulkan trageiy bagi keluarga Reimer secara keseluruhan. Waku usianya baru mencapai 38 tahun, Reimer melakukan bunuh diri.

Masa depan David Reimer diputuskan oleh seorang seksolog yang Bernama John Money

 David Reimer And Brian Reimer

David Reimer dilahirkan sebagai Bruce Reimer di Winnipeg, Kanada, pada tahun 1965. Dia mempunyai seorang saudara kembar Bernama Brian, dan keduanya merupakan anak pertama dari pasangan suami istri kampung, yaitu Janet dan Ron.

Kedua anak kembar ini sehat-sehat saja tapi, ketika keduanya berusia delapan bulan, mereka menunjukkan tanda-tanda kesulitan buang air kecil. Mereka berdua didagnosis mengalami phimosis, sebuah kondisi di mana kulup penis tidak bisa bereaksi.

Kedua orang tua mereka membawa mereka ke rumah sakit untuk disunat, namun setelah operasi yang dialami Bruce Reimer berjalan kacau karena si dokter menggunakan jarum elektro kauter, bukannya pisau, maka Brian tidak jadi dioperasi, dan phimosis yang dia alami sembuh secara alami.

Dalam keadaan putus asa, kedua orang tua David Reimer kemudian mencari solusi untuk mengatasi masalah itu hingga mereka melihat seorang psikolog yang Bernama John Money berbicara tentang pekerjaannya di TV.

Money dianggap sebagai salah satu dari peneliti tentang jenis kelamin di Amerika Serikat, dan dia memiliki spesialisasi dalam bidang pengalaman anak-anak interseks yang, menurut Komisis Hak Azazi Manusia PBB, “tidak sesuai dengan definisi khusus bagi laki-laki maupun perempuan.”

Ibunya Reimer menulis surat kepada Money yang isinya menjelaskan pengalaman mengerikan yang dialami anak mereka. Beberapa minggu kemudian, pasangan orang tua muda tersebut pergi menemui sang dokter di John Hopkins Hospital di Baltimore, Maryland.

Money percaya bahwa identitas gender seseorang adalah sebuah konstruksi sosial dan merupakan hasil dari pengasuhan mereka. Dengan demikian, dia beranggapan bahwa seseorang bisa “diajarkan” untuk memiliki identitas yang berbeda dengan jenis kelamin mereka sejak lahir.

Money berpikir bahwa anak-anak sesungguhnya “gender-netral” hingga mereka mencapai usia dua tahun dan dia berteori bahwa para orang tua mempunyai periode waktu yang dia sebut sebagai “gender-gate” yaitu masa di mana mereka bisa memberi pengaruh pada jenis kelamin anak mereka secara behavioral.

Sang dokter kemudian membuat usulan radikal untuk mengubah jenis kelamin Reimer dengan melakukan bedah, yang termasuk membuang penisnya dan menggantinya dengan vagina prostetik. Kemudian dia akan dibesarkan sebagai perempuan dan identitas lahirnya akan dirahasiakan. Orang tua Reimer setuju, dan transisi jenis kelamin itupun dimulai beberapa saat sebelum usianya genap dua tahun pada tahun 1967.

Bagi Money, situasi ini juga memberi dia sebuah kesempatan untuk melanjutkan penelitiannya tentang identitas gender. Namun gagasan medis yang dia berikan terbukti salah fatal dalam kasus David Reimer ini.

Perjuangan menjadi David Reimer

 David Reimer And His Wife Jane

Atas rekomendasi dari John Money, Bruce Reimer kemudian menjalani hidup sebagai Brenda Reimer.

Sebagai tambahan dari bedah penyesuaian jenis kelamin tersebut, Reimer juga diberi suplemen estrogen untuk membantu “memfemininasi” tubuhnya. Orang tua Reimer Kembali menemui Money di kantornya setiap tahun sehingga si dokter bisa memonitor perkembangan Brian dan Brenda baik sebagai laki-laki maupun sebagai perempuan. Penelitian radikal tersebut kemudian dikenal sebagai kasus John/Joan.

Money memperhatikan bahwa si anak ‘gadis’ kembar tersebut (Si Brenda), ternyata “lebih rapi” daripada saudara kembarnya yang laki-laki, yaitu Brian. Money juga mencatat bahwa kepribadian Brenda ternyata lebih bandel dan dominan, yang dia anggap sebagai “sifat tomboy.

Pada tahun 1975, si kembar menginjak usia Sembilan tahun, Money menerbitkan hasil penelitiannya berupa sebuah buku yang berjudul Sexual Signatures di mana dia menggambarkan perubahan jenis kelamin Reimer menjadi Brenda sebagai berhasil.

“Si gadis Brenda lebih suka memakai gaun daripada celana panjang dan menyukai memakai pita di rambutnya, kalung, dan blus berenda, dan menikmati menjadi anak kesayangan ayahnya. Selama masa kanak-kanaknya, kebandelan dan energi fisik yang berlebihan yang dia miliki bersama-sama dengan saudara kembarnya terus bertumbuh dan menjadikan dia sebagai gadis tomboi, namun tetaplah seorang gadis,” begitu, antara lain, kutipan dari buku tersebut.

Namun tidak ada yang benar-benar bisa disembunyikan. Nyatanya, Reimer menyebut masa kanak-kanaknya sebagai jauh lebih menyedihkan.

“Saya tidak pernah benar-benar merasa pas,” kata David Reimer dalam sebuah wawancara pada tahun 2000 dalam acaranya Oprah. “Membuat benteng mainan dan terlibat dalam perkelahian yang aneh, memanjat pohon—itu adalah tingkah laku yang saya suka, namun itu tidak cocok dengan kenyataan bahwa saya adalah seroang gadis.”

Menurut penulis John Colapinto yang bekerja sama denganReimer dalam menulis bukunya yang berjudul As Nature Made Him: The Boy Who Was Raised as A Girl, seringnya Reimer melakukan kunjungan ke kantor Money juga menimbulkan trauma.

Reimer diperlihatkan gambar-gambar  orang dewasa telanjang untuk “memperkuat identitas gender Brenda pada dirinya” dan dipaksa oleh Money untuk menjalani bedah lebih banyak lagi untuk membuat tubuhnya menjadi lebih femimin. Reimer dan kembarannya kemudian menuduh Money telah memaksa mereka berpose dalam berbagai posisi seksual yang, menurut Money, hanya merupakan elemen lain dari teorinya yang melibatkan “permainan latihan seksual.”

Janet Reimer juga disebut-sebut tidaklah menutup mata atas ketidaknyamanan yang dirasakan Reimer atas jenis kelaminnya sebagai perempuan. Dia menceritakan bahwa pada waktu pertama kali dipakaikan pakaian perempuan, dia marah dan merobek pakaian tersebut. “Selalu timbul keraguan di sepanjang masa,” kata Janet dalam acaranya Oprah. “Namun saya tidak bisa memikirkan mereka terus menerus karena saya tidak bisa merasa salah.”

Masalah-masalah yang timbul di rumah berlanjut ke sekolah. Reimer sering diledek oleh teman-teman sekelasnya karena “cara berjalannya yang seperti laki-laki” dan karena dia buang air kecil dalam posisi berdiri di WC perempuan. Ketika Reimer mengeluh bahwa dia merasa sebagai laki-laki, kedua orang tuanya dan orang-orang dewasa di sekitarnya meyakinkan dia bahwa itu hanyalah salah satu tahap dalam perkembangan jiwanya.

Rahasia Reimer mengganggu kehidupan keluarganya. Ayahnya mengengelamkan diri dalam minuman beralkohol dan ibunya berusaha melakukan bunuh diri. Saudara kembar Reimer, Brian, kemudian terlibat dalam penyalahgunaan obat dan melakukan tindak kriminal kecil-kecilan.

Hingga akhirnya si kembar menginjak remaja, barulah para dokter meyakinkan keluarga Reimer bahwa sudah saatnya membuka rahasia. Setelah menjemput Brenda dari ruang kerja psikolog pada tahun 1980, Ron Reimer membawa kedua anak kembarnya tersebut ke tempat penjual es krim, di mana dia menceritakan segalanya pada mereka.

“Tiba-tiba saya merasa menemukan alasan mengapa saya memiliki perasaan seperti yang saya rasakan,” kata Reimer dalam pengungkapannya. “Ternyata saya tidaklah aneh. Saya tidaklah gila.”

Setelah menemukan kebenaran, Reimer memilih hidup sebagai seorang laki-laki dan menggunakan nama “David.”

Kemudian dia menjalani berbagai bedah untuk mengembalikan jenis kelaminnya sebagai laki-laki, termasuk sebuah bedah double mastectomy untuk menghilangkan payudara yang telah tumbuh akibat bertahun-tahun menjalani terapi estrogen dan operasi memasang penis buatan di tempat yang dulu dipasang vagina buatan. Dia juga mengonsumsi suplemen testosterone.

Namun tekanan fisik memengaruhi keselahatan mentalnya. Pada waktu menginjak usia 20-an, Reimer telah melakukan dua kali percobaan bunuh diri dan terus mengalami depresi beberapa tahun kemudian.

Akan tetapi, meski menderita lahir batin, Reimer akhirnya menemukan kasih sayang dan menikahi seorang Wanita yang Bernama Jane. Mereka hidup bersama selama 14 tahun. Dia menjadi ayah tiri dari tiga anak dan mengembangkan hobinya seperti berkemah, memancing, dan mengumpulkan koin.

Reimer kemudian setuju bekerja sama dengan ahli seksologi yang kedua yang Bernama Milton Diamond dengan harapan bahwa pengalamannya tersebut akan bisa menjadi pelajaran guna mencegah kejadian serupa terulang lagi di masa yang akan datang.

Diamond mengkritik penelitian Money karena kurangnya bukti-bukti dan dia bekerja sama dengan Reimer untuk membantah teorinya Money yang berbunyi bahwa identitas gender bisa dipelajari atau diajarkan. Pada tahun 1997, pada waktu Reimer mulai berbicara di depan publik tentang penderitaannya semasa kanak-kanak, penelitian Diamond diterbitkan dalam jurnal Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine.

Hasil penelitian terobosan tersebut telah meletakkan fondasi tentang bahayanya melakukan bedah penyesuaian jenis kelamin pada bayi interseks, yang semula dianggap “cocok’ bagi biologi mereka yang tidak sesuai dengan gender mereka.

Namun validasi dari penelitian tersebut tidaklah cukup bagi Reimer untuk mengatasi masa kanak-kanaknya yang traumatis. Pada bulan Mei tahun 2004, dua tahun setelah saudara kembarnya menyerah melawan overdosis obat-obatan, David Reimer melakukan bunuh diri. Usianya ketika itu 38 tahun.

Kasus Reimer ini kompleks. Perubahan jenis kelaminnya yang pertama dilakukan atas dasar kecelakaan medis dan teori ilmiah. Sebagai akibatnya, dia mengalami gender dysphoria, yaitu perasaan bahwa jenis kelami biologis berbeda dengan identitas gendernya. Orang yang merupakan transgender sering kali mengalami gender dysphoria sejak usia dini mereka.

Reimer boleh jadi telah mati, namun perjuangannya untuk mengembalikan identitas jenis kelaminnya telah memberi sumbangan dalam upaya pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan antara jenis gender dengan jenis kelamin biologis.


After this look at the story of David Reimer, meet Maryam Khatoon Molkara, the transgender Iranian activist who helped legalize gender-confirming surgeries in Iran. Then, learn about the hard realities faced by transgender people the world over.

https://allthatsinteresting.com/david-reimer

Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger