Headlines

Powered by Blogger.
Showing posts with label luar negeri. Show all posts
Showing posts with label luar negeri. Show all posts

1 Kisah-kisah Kekejaman di Kamp-kamp Penjara Korea Utara

Warning: Graphic. In these chilling drawings released to the United Nations, former North Korean prisoner Kim Kwang-Il details torture methods he witnessed during his time in captivity. In this position, called "pigeon torture," Kim says he was beaten on the chest until he vomited blood.
Dalam gambar yang mengerikan yang diberikan pada PBB ini, bekas penghuni penjara Korea Utara Kim Kwang-Il menggambarkan cara penyiksaan yang dia saksikan selama dia berada di sana. Dalam posisi yang disebut "penyiksaan merpati" ini Kim mengatakan dia dipukul di bagian dada hingga muntah darah.

(CNN) -- Testimoni-testimoni tersebut, satu per satu, telah memberatkan, mengganggu dan, pada titik-titik tertentu menyakitkan.

Seorang yang selamat dari kamp penjara di Korea Utara bercerita tentang seorang wanita hamil, yang dalam kondisi hampir-hampir kelaparan, melahirkan seorang bayi—melahirkan sebuah kehidupan baru untuk menantang segala rintangan di dalam sebuah kamp yang suram. Seorang petugas kemanan mendengar tangisan si bayi dan memukul ibunya sebagai sebuah hukuman.

Sang ibu memohon kepada si petugas keamanan agar diperkenankan merawat si bayi, tapi sang petugas terus memukulinya.

Dengan tangan gemetaran, si ibu dipaksa mengangkat bayinya dan merendam si bayi ke dalam air dengan posisi muka di bawah sampai tangisan si bayi terhenti dan timbul gelembung-gelembung air keluar dari mulutnya.

Itu hanyalah salah satu contoh kesaksian yang didengar selama 11 bulan penyelidikan tentang apa yang disebut-sebut sebagai pelanggaran hak azazi manusia di Korea Utara, dan didokumentasikan dalam sebuah laporan yang dirilis oleh Komisi Penyelidik Hak Azazi Manusia PBB pada hari Senin kemarin.

Komisi tersebut menyimpulkan bahwa Korea Utara telah melakukan kejahatan atas kemanusiaan. Komisi tersebut menginvestigasi isu-isu sehubungan dengan hak-hak atas makanan, kamp penjara, penyiksaan dan perlakukan tak manusiawi, penahanan sewenang-wenang, diskriminasi, kebebasan bereskpresi, hak untuk hidup, kebebasan bergerak, dan penghilangan secara paksa, termasuk menculik penduduk lain.

Panel tersebut melaporkan sebuah katalog yang mengejutkan tentang penyiksaan dan pelecehan yang meluas bahkan pada penduduk Korea Utara yang paling lemah sekali pun yang sekaligus mengungkap sebuah potret dari sebuah negara yang brutal “yang tidak ada bandingannya di dunia jaman sekarang.”

Kita masih harus menunggu dampak apa yang akan timbul dari laporan tersebut dan Apakah China, yang merupakan anggota Dewan Keamanan PBB dan sekutu Korea Utara yang setia, akan menghalang-halangi upaya pemulihan hak azazi manusia ini. 

Sekumpulan bukti

Semenjak dibentuk tahun lalu, komisi tersebut telah meneliti gambar-gambar dari satelit, bukti-bukti dan kesaksian-kesaksian dari lebih dari 100 korban, saksi-saksi dan para ahli yang berhubungan dengan Korea Utara. Sebagian dari testimoni tersebut dirahasiakan karena kepentingan melindungi para keluarga korban yang masih tinggal di Korea Utara.

Perhatian internasional terhadap Korea Utara selama ini berfokus pada penghentian program senjata nuklir negara tersebut, tapi, sebagai respons atas kian banyaknya laporan-laporan rinci tentang pelanggaran hak azazi manusia yang di negara yang terisolasi tersebut, Dewan Hak Azazi Manusia PBB yang terpilih pada bulan Maret telah mendirikan komisi tersebut. 

Bagi banyak warga Korea Utara yang memberikan kesaksian, adanya komisi tersebut merupakan pengakuan atas penderitaan yang mereka alami selama hidup di sana hingga mereka lari dari rejim tersebut. Korea Utara disebut-sebut menganut azas “guilt by association”—yang memungkinkan mereka menghukum para anggota keluarga seseorang dan para keturunan mereka atas kesalahan orang tersebut.

Pyongyang menolak bekerjasama dalam investigasi ini dan mereka tidak mengakui validitas komisi tersebut. Komisi Penyelidik telah meminta akses ke Korea Utara dan juga mengundang para penguasa negara itu untuk meneliti bukti-bukti yang mereka kumpulkan dan ikut membantu penyelidikan. 

Pada bulan Mei 2013, Korea Utara mengirim sepucuk surat yang bunyinya mereka “sepenuhnya dan dengan tegas menolak Komisi Penyelidik” dan mereka tidak menjawab  surat-surat berikutnya, kata Michael Kirby, kepala Komisi Penyelidik PBB.  

Komisi tersebut terdiri dari tiga orang yang ditunjuk, yang diketuai oleh Kirby, seorang bekas hakim Pengadilan Tinggi Australia, bersama Sonja Biserko dari Serbia dan Marzuki Darusman dari Indonesia.
Melalui kantor berita resmi mereka KCNA, Korea Utara pada bulan Agustus mengutuk curah pendapat tersebut sebagai sebuah “sandiwara” untuk “mendengarkan kesaksian dari orang yang tak berguna.”

Kehidupan di penjara

Dalam acara curhat yang diselenggarakan di seoul, Tokyo, London dan Washington, D.C., para bekas penduduk Korea Utara bercerita tentang penyiksaan dan pemenjaraan yang dilakukan pemerintah karena mereka menonton sinetron atau mencoba mencari makanan untuk menghidupi keluarga mereka. Banyak di antara mereka yang berakhir di penjara karena menyeberang perbatasan dengan China atau hanya karena mempunyai saudara yang diduga menantang rejim pemerintah.

Kamp-kamp penjara di Korea Utara telah bertahan dua kali lipat lebih lama daripada kamp penjara gulag di Soviet pada masa Stalin dan jauh lebih lama daripada kamp-kamp konsentrasi Nazi.

Salah seorang saksi mata mengatakan para penghuni penjara yang masih muda di kamp-kamp penjara Korea Utara menjadi sangat nekat akan makanan sehingga mereka memakan ulat hidup atau ular yang bisa mereka tangkap di lapangan sekedar untuk mengisi perut mereka. 

“Karena kami telah melihat banyak sekali orang yang mati, akhirnya kami jadi terbiasa,” kata salah seorang bekas penghuni penjara yang selamat pada komisi. “Maaf kalau saya katakan bahwa kami sudah biasa melihat kejadian seperti itu sehingga kami tidak merasa apa-apa lagi. Di Korea Utara, kadang-kadang orang yang hampir mati akan meminta seuatu untuk dimakan. Atau ketika seseorang mati kami akan menelanjangi dia untuk diambil pakaiannya. Mereka yang masih hidup harus bertahan, mereka yang mati, saya minta maaf, tapi kan mereka sudah mati.”

Jee Heon A menceritakan pada komisi masa ketika dia tinggal di sebuah penjara di Korea Utara. Perempuan itu dikirim ke sana setelah dipulangkan dari China. Dia berteman dengan seorang gadis muda, yang bernama Kim Young Heed dan mereka berdua menjadi seperti saudara. Ketika mereka dipaksa bekerja di lapangan, mereka mencari-cari jenis rumput atau tumbuhan yang bisa dimakan, karena jatah makanan di penjara tidaklah cukup.

“Kami menyelesaikan pekerjaan kami dan kami bersiap-siap membawa tumbuhan tersebut yang kami tahu bisa dimakan,” kata Jee pada komisi. “Dan kemudian penjaga mengetahui, dan dia mendatangi kami dan menginjak tangan kami dan kemudian dia membawa kami sebuah tempat dan kami diminta berlutut.”
Mereka berdua dipaksa memakan tumbuhan tersebut bersama akar-akarnya dan juga tanahnya sebagai hukuman. Kim kemudian mengalami diare karena memakan tanah.

“Tidak ada yang bisa saya lakukan,” kata Jee. “Saya tidak bisa memberi dia obat. Dan ketika dia meninggal dunia, dia bahkan tidak bisa menutup matanya. Dia meninggal dunia dengan kedua mata terbuka. Saya menangis sejadi-jadinya.”

Dia menutup jasad Kim dengan kantung plastik dan penghuni penjara yang lain menguburkannya dan sekitar 20 orang lainnya di sebuah bukit.


“Kami menutupi lubang kuburan mereka dengan gumpalan dan bongkahan tanah, tapi seminggu kemudian ketika kami kembali ke sana, kuburan-kuburan itu sudah kosong, jasad-jasad mereka tidak ada lagi. Kami merasa heran ketika menaiki bukit itu. Kemudian kami tahu bahwa orang tua yang menjaga makam itu telah memberikan jasad-jasad tersebut pada anjing-anjingnya untuk dimakan. Dia memelihara empat ekor anjing dan ajing-anjing itu memakan kepala-kepala mayat dan bagian-bagian tubuh mereka yang lain.”

Ini adalah kenyataan di dalam penjara Korea Utara, kata Jee.

Dia mengakhiri kesaksiannya dengan mengatakan: “Saya merasa malu, saya malu berada di sini. Di sana banyak orang sekarat hampir mati, tapi karena saya sendiri ketika itu juga mengalami kesulitan untuk bisa bertahan hidup, saya tidak mampu membantu mereka dan saya merasa bersalah.”

“Saya hidup seperti seorang narapidana, itulah alasan hidup saya, alasan mengapa saya harus pergi ke Korea Selatan, selain kekebasan bagi saya sendiri, adalah untuk survive dan hidup atas nama mereka yang tidak mampu bertahan hidup. Mereka mati dengan tidak beralasan. Untuk membantu jiwa mereka beristirahat dengan tenang saya harus berbuat sesuatu untuk kehidupan mereka.” (By Madison Park, CNN)


http://edition.cnn.com/2014/02/16/world/asia/north-korea-un-report/index.html?hpt=hp_t2
Read more

0 Blogger Iran Beheshti 'Kemungkinan Tewas Karena 'Shock''

Sattar Beheshti
Tanda-tanda kekerasan ditemukan di tubuh Beheshti
Para prosekutor di Iran mengatakan kematian blogger Sattar Beheshti dalam tahanan polisi boleh jadi disebabkan oleh “stres psiklogis yang berlebihan”.

Mr Behesti tewas setelah ditahan polisi atas tuduhan melakukan “tindakan membahayakan keamanan nasional melalui jejaring sosial”.
Setelah ditangkap pada tanggal 30 Oktober, dia diserahkan pada polisi untuk diinterogasi dan tewas pada tanggal 3 Novemver.
Penyebab pasti atas kematiannya masih belum jelas. Beberapa laporan mengisyaratkan bahwa dia disiksa sebelum tewas.
Kantor kejaksaan Teheran melaporkan penyebab utama kematian Beheshti boleh jadi merupakan shock fisik—disebabkan oleh perlakukan kekerasan terhadap bagian-bagian sensitif dari tubuhnya—atau karena tekanan psikologis.
“Tidak memungkinkan untuk menentukan penyebab pasti kematiannya,” kata mereka dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Irna. “Namun kemungkinan besar penyebabnya adalah shock.”
'Tanda-tanda luka'
Pernyataan tersebut mencatat bahwa sebuah investigasi forensik yang mendalam telah dilaksanakan dan bahwa para prosekutor telah berhasil mendapatkan kesaksian dari teman satu sel Beheshti di penjara dan dari sipir penjara.
Namun tidak satupun dari pernyataan atau hasil investigasi tersebut yang dikeluarkan untuk publik.
Sebuah laporan koroner awal mengatakan di tubuh Beheshti terdapat “tanda-tanda luka” namun tidak ada tulang yang patah, menurut kantor berita setengah resmi Mehr.
Kematian Beheshti tersebut telah memicu reaksi internasional. Minggu lalu, tiga orang dilaporkan telah ditangkap dan kemudian, menurut sebuah situs oposisi, dilepaskan kembali.
Menurut sebuah situs oposisi, Kalameh, mereka yang ditangkap tersebut terlibat dalam proses interogasi terhadap Beheshti.
Ibu Beheshti telah dilarang berbicara dengan press. Namun sebuah situs oposisi mengutip sang ibu telah mengatakan bahwa dia pernah ditawarkan “uang darah” sebagai kompensasi atas kematian anaknya tersebut.
Sang ibu menambahkan: “Saya bilang saya tidak butuh uang. Yang saya inginkan adalah agar dunia tahu bahwa mereka telah membunuh anak saya. Mereka telah membunuh Sattar.”
Desas-desus mengatakan bahwa Beheshti dijadikan target karena tulisan-tulisannya tentang isu-isu politik dan sosial dalam blog-nya dan dalam Facebook.
Sang blogger tersebut menghabiskan waktu satu malam di penjara Evin yang terkenal itu di Teheran pada tanggal 30 Oktober, di mana dia menulis sebuah keluhan resmi tentang para pegawai penjara yang melakukan tindak kekerasan, sebelum dia dipindah ke sebuah lokasi yang tidak diketahui.
Kematian  Beheshti telah memicu gelombang protes dari para politisi dan kelompok-kelompok kemanusiaan, Amnesti Internasional mengatakan Mr Beheshti mengeluh telah diancam pada hari sebelum penangkapannya. 
More on This Story
Related Stories
·  'Arrests' after Iran blogger dies 13 NOVEMBER 2012MIDDLE EAST
·  Iran's opposition: Gagged by years of intimidation 28 FEBRUARY 2012MIDDLE EAST
·  Iran country profile 02 SEPTEMBER 2012MIDDLE EAST

http://www.bbc.co.uk/news/world-middle-east-20463078
Read more

0 Bocah Kencingi Apple MacBook Timbulkan Kerugian Senilai $36.000


Apple
Apple memandang kencing sebagai biohazard, dan tidak
bersedia memperbaiki produk yang rusak karena kencing
Dia punya alat dan punya kesempatan, tapi kita tidak pernah tahu motifnya mengapa seorang anak sekolah berusia 11 tahun mengencingi lusinan laptop yang dibiarkan tanpa ada yang menjaga di sekolah dasar Upper Allen Township Elementary di Pennsylvania.


Dalam sebuah laporan yang menarik perhatian forum fan Mac di Internet, polisi di sana mengatakan bahwa “cart dan komputer yang dikencingi anak tersebut rusak parah dan tidak bisa diperbaiki lagi, sehingga menimbulkan kerugian lebih dari $36.000.”
Cart yang terkena kencing tersebut memuat sekitar 30 MacBook milik sekolah tersebut, menurut seorang juru bicara polisi yang saya ajak bicara, yang tidak bisa mengatakan pada saya mengapa anak tersebut melakukannya—apalagi bagaimana cara dia melakukannya. Karena, c’mon—30 MacBook, meskipun disusun bertumpuk, tetap memakan ruang yang cukup luas untuk dikencingi, apalagi bagi seorang anak.
Namun demikian, semua MacBook tersebut rusak dan dihitung sebagai kerugian, dan John Brownlee dari Cult of Mac memberitahu kita seputar sebab musabab ini terjadi
Kita semua tentu tahu bahwa mengencingi Apple MacBook tidak bisa dilindungi oleh garansi AppleCare, namun inilah pertanyaan menariknya: Jika sekarang Anda berdiri, membuka ritsleting celana Anda dan mengencingi MacBook Anda hingga merata, bisakah Anda meminta Apple memperbaikinya meski Anda harus membayar untuk itu? Jawabannya adalah tidak, karena Apple memandang MacBook yang dikencingi atau terkena kencing merupakan biohazard (kerusakan akibat alam)..
Tentu saja, kencing anjingpun tidak bisa dimaklumi. Saya tahu hal ini karena seorang wanita yang sangat membantu yang menjawab telepon saya di New York City's Fifth Avenue Apple Store mengatakan pada saya bahwa tidak, jika anjing Anda mengencingi MacBook Anda, maka tidak ada teknisi jenius di Apple yang mau menyentuhnya. Dan lagi, “biohazard” adalah kata yang dia gunakan, sebelum dia menyarankan saya untuk meng-“Google” tempat servis  yang sedia memperbaiki kerusakan seperti itu.
Di samping kencing anjing, ada fatogen MacBook lain yang bisa mengejutkan Anda. Jika Anda merokok, hati-hatilah. Asap rokok yang masuk ke produk Apple terhitung sebagai biohazard juga, seperti yang terdapat dalam laporan Consumerist 2009 (as Consumerist reported in 2009.)
Helen A.S. Popkin goes blah blah blah about the Internet. Tell her to get a real job on Twitter and/or Facebook. Also, Google+.
Read more

0 Polisi Serbia Temukan Kembali Lukisan Seharga $100 Juta yang Hilang Dicuri


A police handout shows the painting 'The Boy in the Red Vest' by French artist Cezanne in Zurich
REUTERS/Handout

BELGRADE/ZURICH (Reuters) - Polisi Serbia telah menemukan kembali sebuah lukisan karya pelukis Perancis Paul Cezanne yang dicuri di bawah todongan senjata dari sebuah museum di Swiss empat tahun lalu, kata para pejabat berwenang pada hari Kamis kemarin.
Cezanne's Boy in a Red Waistcoat, lukisan yang oleh media disebut-sebut bernilai lebih dari $100 juta, adalah salah satu dari empat lukisan yang dicuri dari koleksi E. G. Buehrle Collection di Zurich pada tahun 2008 oleh trio pencuri bertopeng yang berhasil menerobos masuk beberapa saat sebelum museum tersebut ditutup dan memerintahkan para staf untuk berbaring di lantai ketika mereka mengambil apa saja yang mereka inginkan.
Perampokan tersebut adalah salah satu perampokan yang terbesar di dunia ketika itu.
Empat orang laki-laki ditangkap di ibukota Belgrade dan di kota Cacak di wilayah barat daya pada hari Rabu sehubungan dengan pencurian tersebut dan direktur Buehrle collection memastikan keaslian lukisan tersebut, kata jaksa penuntut (prosecutor) negara bagian Zurich.
Pada konferensi pers di Belgrade, Miljko Radisavljevic, jaksa penuntut khusus (special prosecutor) untuk kejahatan terorganisasi, mengatakan ketika penangkapan itu terjadi, para tersangka hendak menjual lukisan tersebut, yang ditemukan di dalam panel pintu sebuah mobil, dengan harga paling tidak 3,5 juta euro.
“Mereka telah menerima uang 2,8 juta euro sebelum penangkapan itu terjadi,” katanya.
Boy in a Red Waistcoat (bocah berompi merah), diperkirakan dilukis pada tahun 1888, menggambarkan seorang anak laki-laki dalam pakaian Italia tradisional mengenakan rompi  berwarna merah, sebuah sapu tangan berwarna biru dan ikat pinggang berwarna biru. Tiga versi lain dari lukisan tersebut kini berada di museum AS.
Dua dari lukisan kanvas lain yang dicuri, salah satunya karya Claude Monet dan yang satu lagi karya Vincent Van Gogh, ditemukan tidak lama setelah terjadinya perampokan tersebut, sedang tergeletak di dalam sebuah mobil. Sedangkan sebuah lukisan lain karya Edgar Degas sampai kini masih belum ditemukan.
Pada konferensi pers yang sama, Menteri Dalam Negeri Serbia Ivica Dacic mengatakan selama operasi yang diberi nama Operasi Rompi tersebut. Polisi juga berhasil menyita sekitar 1,5 juta euro dalam bentuk uang tunai, empat kendaraan, senjata dan amunisi.
“Saya kira kami belum pernah melakukan penangkapan yang lebih berharga dari yang ini,” kata Dacic. “Lukisan tersebut akan dikawal oleh polisi dan akan dikembalikan ke pemiliknya.”
Buehrle Collection, merupakan salah satu perusahaan swasta paling penting abad ke-20 yang mengumpulkan hasil karya seni Eropa, yang koleksinya dikumpulkan oleh seorang industrialis Emil Georg Buehrle, yang mendapatkan kekayaannya dari memproduksi dan menjual senjata anti-pesawat udara.
Bulan Oktober lalu, polisi Serbia menemukan dua buah lukisan karya Pablo Picasso—Tete de Cheval (Horse's Head) dan Verre et Pichet (Glass and Pitcher)—yang hilang pada tahun 2008 dari sebuah galeri di kota Pfaeffikon, di dekat Zurich, Swiss. (Reuters – Thu, Apr 12, 2012)
(Reporting By Aleksandar Vasovic; Additional reporting by Emma Thomasson and Catherine Bosley in Zurich; Editing by Myra MacDonald)

Read more

0 Sengketa Harta Karun Kapal Karam Itu Kini Sampai Gibraltar


Click image for more photos
 (AP Photo/Spain's Culture Ministry, HO)

Sebuah pertikaian di pengadilan yang memperebutkan harta karun dari bangkai sebuah kapal karam milik Spanyol kini telah mencapai Gibraltar, di mana para ahli waris pemilik harta benda yang berada dalam kapal tersebut sedang berjuang memperebutkan harta karun  tersebut dari tangan Spanyol.
Wilayah administrasi Inggris tersebut telah dilibatkan dalam karut marut persengketaan antara Spanyol, para pemburu harta karun AS dan para ahli waris Amerika Latin, dalam sebuah kasus yang merujuk kembali ke masa kejayaan kerajaan Spanyol.
Mathilde Daireaux Kinsky, seorang Argentina yang tinggal di Kolombia, mengatakan sebagian dari muatan kapal Nuesta Senora de las Mercedes, yang ditenggelamkan oleh Inggris dalam sebuah pertempuran laut pada tahun 1804, itu menjadi milik nenek moyangnya Diego de Alvear y Ponce de Leon.
Seorang jenderal Spanyol yang berada di koloni tersebut ketika itu, dia tidak berada di dalam kapal tetapi dia kehilangan istrinya dan tujuh anaknya dan koin-koin berharga miliknya di dalam kapal tersebut, kata Daireaux pada AFP.
“Kami melakukan (tuntutan) ini tidak untuk mendapatkan uangnya. Kami ingin agar nenek moyang kami yang berada di kapal tersebut ketika itu dihormati,” kata Daireaux, 49, salah satu dari enam ahli waris yang mengklaim harta karun tersebut di pengadilan Gibraltar.
Odyssey Marine Exploration, sebuah perusahaan yang mengambil spesialisasi dalam pencarian harta karun dasar laut, telah membawa harta karun yang ditemukan dari kapal karam tersebut—yang terdiri dari terutama emas dan koin perak yang ditambang dan dicetak di wilayah bekas koloni Spanyol tersebut—dari dasar laut lepas dekat Portugal pada tahun 2007.
Perusahaan tersebut mengangkut kebanyakan dari harta karun tersebut melalui Gibraltar, sebuah daerah kantong Inggris yang panas di mulut Mediterrania, hingga Florida, di mana perusahaan tersebut bermarkas.
Sebuah pengadilan di Florida pada bulan lalu membiarkan pemerintah Spanyol mengklaim sebagian dari harta karun tersebut—23 ton koin perak dan benda-benda lain, yang berharga 350 juta euro (($470 juta)—dan menerbangkannya kembali ke Madrid.
Namun beberapa ratus koin perak lainnya masih tertinggal di dalam sebuah krat di sebuah  kantor pabean Gibraltar, di mana harta karun tersebut dibekukan sambil menunggu upaya hukum dari Spanyol yang akan mengklaim harta tersebut, kata Daniel Feetham, seorang pengacara yang membela para ahli waris pelimik harta.
‘Para ahli waris telah mengajukan tuntutan ke Mahkamah Agung Gibraltar dan pengadilan di sana telah mengeluarkan larangan mengeluarkan koin-koin tersebut dari wilayah yurisdiksi di sana” kata Feetham.
“Kami kira tidak akan ada dengar pendapat soal ini untuk sementara waktu.”
Spanyol kini meminta agar koin-koin yang berada di Gibraltar tersebut diserahkan pula ke Madrid dan akan diperlakukan sebagai warisan nasional negara itu.
“Salah jika orang berpikir bahwa benda-benda tersebut penting karena berupa uang. Tidak, benda-benda tersebut penting karena merupakan warisan historis dan kultutal Spanyol,” kata sebuah sumber dalam kementerian kebudayaan yang meminta namanya tidak disebutkan.
“Kami ingin agar sebanyak mungkin orang bisa menikmati benda-benda itu.”
Pengadilan AS menetapkan semua harta karun tersebut menjadi milik Spanyol menurut  hukum kedaulatan (sovereignty laws),  namun para pengklaim mengatakan  bahwa kapal itu sedang melakukan perjalanan komersial ketika itu dengan membawa harta benda milik nenek moyang mereka.
Ada banyak kasus hukum yang mengatakan bahwa ketika sebuah kapal negara berdaulat sedang berlayar dengan misi komersial, maka muatan kapal tersebut tidak tunduk pada prinsip-prinsip hukum imunitas negara berdaulat (sovereign immunity),” kata Feetham. 
Untuk mendapatkan sisa harta karun tersebut, Spanyol harus berjuang di pengadilan Gibraltar, sebuah prospek yang menjadi semakin kompleks dengan adanya  sensitifitas diplomatik antara London dan Madrid.
Spanyol menyerahkan Gibraltar ke Inggris pada tahun 1713 namun kedua belah pihak telah lama ribut soal apakah wilayah itu harus dikembalikan ke Spanyol atau tidak. Inggris menolak melepaskan kedaulatan mereka di wilayah tersebut meski rakyat Gibraltar menginginkannya.
Odyssey mengatakan mereka dilarang menyerahkan sisa-sisa koin yang ada di Gibraltar tersebut ke Spanyol karena Madrid sejak pertama melarang koin-koin tersebut diangkut ke AS.
“Kami telah berusaha mengorganisir pelepasan artefak-artefak tersebut ke Spanyol sesuai  dengan permintaan hakim Florida, namun situasinya sangat kompleks,” kata seorang juru bicara pada AFP.
“Dan tuntutan dari para ahli waris telah menambah kompleks permasalahan. Odyssey selalu bertindak menurut hukum dan akan melakukan apa saja yang memungkinkan untuk mematuhi setiap keputusan pengadilan.”
Dua abad setelah tentara Inggris menenggelamkan kapal Mercedes tersebut, dan mengubur nenek moyang mereka bersama-sama dengan harta benda mereka di dasar laut, para ahli waris menambatkan harapan mereka pada sebuah pengadilan yang berada di bawah kuasa Inggris, kata salah seorang ahli waris asal Kolombia, Rafael Mariano Fernandez De Lavalle. 
Dia mengatakan Spanyol tidak pernah menepati janji untuk memberi kompensasi pada nenek moyangnya, Jose Antonio De Lavalle y Cortes, yang kehilangan ratusan koin perak yang dia kirim ke Spanyol ketika itu dengan menggunakan kapal Mercedes tersebut.
“Kami akan berjuang di Gibraltar hingga titik napas yang penghabisan dan kami percaya pada sistem pengadilan di sana,” kata Fernandez De Lavalle. “Bertentangan dengan apa yang mungkin dipikirkan orang di Spanyol, kasus ini belum selesai.” (By Roland Lloyd Parry | AFP – Mon, Apr 2, 2012)

Read more

0 Salah Satu Gedung WTC Telah Capai Lantai Ke-100


FILE - In this file photo of March 26, 2012, One World Trade Center towers above the Lower Manhattan skyline and Hudson River in New York. The new World Trade Center has reached a milestone. The skysc
(AP Photo/Mark Lennihan, File)

NEW YORK (AP) —Pembangunan gedung World Trade Center yang baru telah mencapai titik yang bersejarah: Gedung pencakar langit yang dibangun untuk menggantikan gedung kembar yang hancur oleh serangan teroris tersebut kini telah mencapai lantai ke-100—yang sebentar lagi akan menjadi gedung tertinggi di New York.
Empat kaki lagi, gedung tersebut akan melewati ketinggian Empire State Building. Dan ini akan tercapai dalam empat minggu, kata Steve Coleman dari Port Authority dari New York dan New Jersey pada hari Senin kemarin.
Salah satu gedung WTC tersebut diperkirakan akan selesai tahun depan, jika selesai nanti gedung tersebut akan menjadi gedung setinggi 104 lantai yang menjulang di atas Manhattan bawah.
Tapi yang menentukan sebuah gedung menjadi tertinggi atau bukan adalah ukurannya (kaki atau meter), bukan berapa banyak lantainya. Gedung kembar WTC, yang dibangun pada tahun 1970-an, merupakan struktur paling tinggi di New York ketika itu sebelum hancur dalam serangan pada tanggal 11 September, 2011.
Gedung Empire State Building kemudian menjadi gedung yang tertinggi dengan ketinggian 1.250 kaki.
Pada lantai ke-101, salah satu gedung WTC tersebut akan mencapai ketinggian 1.254 kaki di atas permukaan jalan. Setelah selesai nantinya, gedung ini akan mencapai 1.368 kaki hingga ke atapnya.
Tapi ada trik tertentu dalam menghitung lantai gedung.
Salah satu gedung WTC tersebut tumbuh dari 93 lantai menjadi 100 lantai hanya dalam tempo satu minggu. Ini karena enam lantai di antaranya tidak benar-benar ada; angkanya dilompati sebagai ganti dari ketinggian fondasi dasar bangunan yang masif, ditambah dengan peralatan mekanik yang juga memakan ruang kira-kira setinggi enam lantai.
Conde Nast telah menandatangani sebuah perjanjian sewa (lease) untuk pindah ke gedung WTC pada tahun 2014, bersama-sama dengan China Center sebuah lembaga yang mewakili hubungan bisnis dan budaya China dengan AS.
Dengan kaca yang seperti permukaan cermin, salah satu gedung WTC berdiri menjulang di atas situs seluas 16 are di mana juga terdapat gedung WTC baru yang lain. Di situs gedung WTC baru ini juga terdapat Museum Nasional & Tugu Peringatan Peristiwa 11 September  2001 yang dibangun untuk memperingati aksi teror yang telah merenggut nyawa hampir 3.000 orang di New York, Washington, dan Shankville, Pennsylvania.  (By VERENA DOBNIK | Associated Press)

Read more

0 11 Kegilaan Kim Jong-Il


Diktator bertubuh mungil dari korea Utara Kim Jong-Il secara resmi telah meninggal dunia. Mari kita mengenangnya bukan sebagai seorang genocidal maniac, tapi sebagai seorang maniak dalam bentuk lain. Di bawah ini adalah momen-momen yang paling menggelikan dari Kim Jong-Il.

 

Kim Jong-Il: pemimpin paling gila yang pernah memimpin sebuah negara besar di Asia. Dan sekarang dia telah pergi, dengan meninggalkan sebuah lubang berbentuk Kim di mana hati kita pernah berada di dalamnya. Ketika dia masih hidup, sang diktator mini ini berbuat semena-mena di negaranya, menghisap darah rakyatnya sampai kering sambil berfoya-foya menikmati segala sesuatu yang dia suka. Sang pemimpin ini banyak menggunakan aset Korea Utara sebagai bank pribadinya. Di bawah ini adalah sebelas momen paling konyol dari Kim Jung-Il:

 Kim Jong-Il
11

Kim Jong-Il Tidak Kencing atau BAB

Salah satu yang paling enak dari menjadi seorang diktator yang memimpin sebuah negara yang totaliter adalah bahwa Anda bisa mengklaim segala hal sebagai benar adanya. Jadi ketika Kim Jong-Il diangkat menjadi bos Korea Utara, hal pertama yang dia lakukan adalah memerintahkan agar buku-buku pelajaran sekolah ditulis ulang untuk memperbaiki beberapa … kesalahan informasi. Seperti informasi apakah dia pergi ke kamar kecil, misalnya. Menurut doktrin resmi Kim, sang pemimpin yang dijuluki Dear Leader ini tidak pernah kencing atau buang air besar, karena dia bukan level manusia seperti itu.
Kim Jong-Il
10

Kim Jong-Il Sang Jago Golf

Anggapan Kim bahwa dia menguasai semua hal yang ada dalam pikirannya sudah terkenal di kalangan penduduk DPRK*. Ketika sang tiran bertubuh kecil ini memutuskan bahwa dia perlu bermain golf, maka dengan segera dia menjadi seorang pemain golf terbaik yang pernah ada di dunia ini. dalam sebuah permainan golf pertamanya, Kim berhasil membukukan skor yang menakjubkan yaitu 38 di bawah par dan 5 kali hole in one dalam sebuah lapangan golf 18 hole standar PGA. Skor ini adalah 5 shots lebih baik daripada permainan golf terbaik  manapun yang pernah dimainkan di dunia ini. Bakat alami Kim terhadap permainan golf tersebut membuat dia tidak mengindahkan permainan yang fair.
Kim Jong-Il
9

Kim Jong-Il Tidak Menyukai Orang Pendek

Bagi pria yang kalau berdiri tingginya hanya empat kaki, Kim Jong-Il benar-benar tidak menyukai orang yang pendek. Sang Dear Leader ini secara khas memakai sepatu hak tinggi setinggi 8 inci ketika dia tampil di muka publik. Ketika dia memutuskan untuk melakukan sesuatu terhadap rakyatnya yang paling pendek, dia melakukannya dengan gaya Kim yang khas dan konyol—dengan cara membagi-bagikan pamflet yang isinya mengklaim bahwa dia telah menemukan “obat ajaib” yang bisa membuat orang pendek bertambah tinggi. Namun ketika ada orang pendek yang hendak mencoba obat ini, Kim malah menyuruh polisi militer menangkap dan mengirim mereka ke penjara.
Kim Jong-Il
8

Kim Jong-Il Menculik Sutradara Film

Jika ada satu hal yang disukai oleh Korea Utara, itu adalah menculik orang. Kerajaan Hermit ini merekrut para pembakat baru dengan cara-cara lama: yaitu dengan cara menutup kepala mereka dengan tas dan mengirim mereka ke sang Dear Leader ini. Karena kecintaannya yang legendaris akan film, maka tidaklah mengejutkan bahwa Kim akan mencoba menculik sutradaranya sendiri, dan pada akhir tahun 70-an dia menculik sepasang pembuat film dari Korea Selatan dan menahan mereka di negaranya selama bertahun-tahun, memaksa mereka membuat film-film berdasarkan ide-ide gilanya. Kedua orang itu berusaha kabur dan menceritakan kisah mereka—dan kemudian mereka membuat film 3 Ninjas. Merdeka!
Kim Jong-Il
7

Kimg Jong-Il Mempunyai Hella OCD

Sang penguasa tertinggi Kerajaan Hermit ini terkenal mengalami gangguan  obsesif kompulsif yang intens. Si kim kecil ini menginginkan apa yang diinginkannya tercapai, dan dia mempunyai sumber-sumber untuk membuat semua itu menjadi nyata. Salah satu contoh terbaik dari kecenderungannya ini adalah nasinya. Kim Jong-Il tidak terima ketika nasi yang akan dia makan tidak sama panjang, sehingga dia mempekerjakan seorang staf untuk memeriksa beras sebutir demi sebutir untuk memastikan bahwa beras-beras tersebut sama panjang sebelum dimasak untuk dimakannya. Mengapa demikian? Hanya Tuhan yang tahu. Jawabannya hanya karena dia menginginkan demikian.
Kim Jong-Il
6

Kim Jong-Il Tak Sabar Ingin Segera Makan Kelinci

Kelaparan adalah salah satu masalah terbesar di Korea Utara—secara harpiah hampir semua penduduk negara itu sedang dalam proses yang secara perlahan-lahan menjadi kelaparan sampai mati. Jadi ketika Kim Jong-Il mendengar ada seorang petani Jerman yang telah berhasil membudidayakan kelinci raksasa, dia dengan cepat menghubungi sang petani tersebut untuk membeli selusin kelinci untuk dikembangkan di negaranya untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya. Setelah kelinci-kelinci itu tiba, sang pengembang jerman tersebut tidak menerima khabar apa-apa dari DPRK selama enam bulan. Akhirnya dia mendapat telepon yang isinya mengatakan bahwa proyek budidaya kelinci raksasa tersebut dibatalkan karena Kim Jong-Il jadi tidak sabar dan memakan semua duabelas kelinci raksasa tersebut untuk merayakan ulang tahunnya.
Kim Jong-Il
5

Kim Jong-Il Tidak Suka Terbang

Kontribusi Kim Jong-Il terhadap kehidupan demokratis Korea sangatlah terbatas, salah satu alasan terbesarnya: sang pemimpin bertubuh kecil ini tidak suka terbang. Jadi ketika dia harus pergi ke suatu tempat, dia menumpang KA pribadinya. Perjalanan Kim dengan KA telah membawanya ke luar negeri hingga Moscow, dan ketika sedang di dalam KA, dia bergaya high style. KA pribadinya dilengkapi dengan ruang karaoke untuk bernyanyi ria dan berpesta makan, di mana juru masaknya menyediakan makanan kesukaan Kim: lobster dan keledai bakar.
Kim Jong-Il
4

Kim Jong-Il Menciptakan HP yang Tak Kasat Mata

Sebagai tambahan dari kehebatan-kehebatannya yang lain, kim Jong-Il adalah juga merupakan seorang ilmuwan yang jenius tingkat tinggi. Literatur resmi Korea Utara mengklaim dia sebagai penemu ban radial, microwave oven dan hologram (yang semuanya dicuri oleh negara-negara Barat yang korup darinya), dan pada Piala Dunia 2010 kita mengetahui sebuah temuan baru dari Kim—HP yang tak kasat mata. Menurut pelatih Kim Jong-Su, sang Dear Leader ini melakukan komunikasi dengannya selama Piala Dunia berlangsung, memberinya petunjuk-petunjuk strategi melaui HP yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
Kim Jong-Il
3

Kim Jong-Il Dicintai Dunia

Blokir media secara total di Korea Utara telah memungkinkan bagi kim Jong-Il untuk mengatakan pada rakyatnya bahwa dia adalah salah satu pemimpin dunia yang paling dihormati. Untuk membutkikan hal itu, dia membangun International Friendship Exhibition, sebuah kompleks bangunan tanpa jendela yang memajang lebih dari 90.000 hadiah yang diberikan untuk pemimpin DPRK oleh diplomat dari pelbagai negara. Bersamaan dengan pembukaan museum tersebut, Kim menerbitkan banyak rilis pers tentang betapa dunia luar salut akan kejeniusannya dan menghormati kemampuan diplomatiknya yang mengesankan.
Kim Jong-Il
2

Kim Jong-Il Menyukai Cognac

Jika ada sesuatu yang perlu Anda lakukan jika Anda adalah seorang pemimpin dikatator dari sebuah rejim yang sedang kolaps, itu adalah membeli minuman. Jadi tidaklah mengejutkan ketika Kim Jong-Il membeli segudang minuman. Faktanya, Kim menjadi pembeli cognac Hennessy terbesar di dunia ketika mudanya, dengan menghabiskan lebih dari $800.000 setiap tahun untuk membeli minuman tersebut. Dalam sebuah negara di mana rata-rata penduduknya berpenghasilan kurang dari seribu dolar pertahun, itu adalah perbuatan yang paling menjijikkan.
Kim Jong-Il
1

Kim Jong-Il Menyuntikkan Darah Perawan ke Dalam Tubuhnya

Ketika sang Dear Leader ini mengambil alih kepemimpinan Korea Utara setelah ayahnya meninggal dunia, prioritas utama dalam pikiran Kim Jong-Il adalah untuk memastikan dia akan tetap awet muda dan tetap kuat selama mungkin. Salah satu perawatan tubuh yang ditengarai pernah dilakukan Kim adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan menurut FDA*: menyuntikkan darah perawan ke dalam tubuhnya. Kim mempunyai catatan tentang kesukaannya akan gadis-gadis perawan, merekrut mereka untuk dipekerjakan sebagai anggota dari  “brigade kesenangan” miliknya, sehingga bukannya tidak mungkin sang pemimpin psikopat bertubuh mungil ini melakukan sedikit perbuatan seperti Drakula semasa hidupnya. (By K. Thor Jensen 
 Photos: Tumblr
DPRK*: Democratic People’s Republik of Korea
FDA*: Food and Drug Administration
Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger