Headlines

Powered by Blogger.
Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

0 Cara Mengatasi Komputer yang Lemot

 

Laptop Acer Aspire 5 dengan Intel Core i3 dan RAM 8 GB sebenarnya sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan harian seperti browsing, mengetik, dan menonton video. Namun, seiring berjalannya waktu, penumpukan data dan beban sistem memang bisa membuatnya terasa lemot.

Berikut adalah beberapa langkah efektif untuk mengembalikan performa laptop Anda, mulai dari yang paling mudah:

1. Bersihkan File Sampah (Temporary Files)

Setiap aktivitas di laptop meninggalkan file sementara yang jika dibiarkan akan menumpuk dan membebani sistem.

  • Tekan tombol Windows + R di keyboard, ketik %temp%, lalu tekan Enter.
  • Hapus semua file dan folder yang ada di dalamnya (jika ada yang tidak bisa dihapus, pilih Skip).
  • Lakukan hal yang sama untuk perintah temp dan prefetch melalui menu Windows + R.
  • Kosongkan Recycle Bin Anda setelah selesai.

2. Matikan Program Startup yang Tidak Penting

Banyak aplikasi yang otomatis berjalan di latar belakang sejak laptop pertama kali dinyalakan. Ini adalah salah satu penyebab utama laptop terasa berat di awal.

  • Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Task Manager.
  • Pilih tab Startup apps (ikon pembuka di sisi kiri/atas tergantung versi Windows).
  • Cari aplikasi yang tidak terlalu penting (seperti Spotify, Microsoft Teams, atau Launcher Game), klik kanan, lalu pilih Disable.

3. Cek Kesehatan dan Kapasitas Penyimpanan (HDD vs. SSD)

Ini adalah poin yang paling krusial untuk Acer Aspire 5.

  • Penuh? Pastikan drive C (tempat sistem operasi Windows berada) tidak berwarna merah. Sisakan minimal 15-20% ruang kosong agar Windows bisa "bernapas".
  • Masih pakai HDD? Jika laptop Anda keluaran lama dan masih menggunakan Hard Disk Drive (HDD) sebagai penyimpanan utama Windows, inilah penyebab utama kelemotan tersebut. Sangat disarankan untuk migrasi/upgrade ke SSD (Solid State Drive). Kecepatan laptop akan meningkat drastis hingga 5-10 kali lipat.

4. Sesuaikan Efek Visual Windows

Windows memiliki banyak animasi visual yang memakan daya prosesor (Core i3) dan grafis. Anda bisa mematikan sebagian animasi untuk performa yang lebih enteng.

  • Klik Windows Search, ketik "Adjust the appearance and performance of Windows", lalu tekan Enter.
  • Pilih opsi "Adjust for best performance", atau pilih Custom dan sisakan centang pada "Smooth edges of screen fonts" agar tulisan tidak pecah.
  • Klik Apply dan OK.

5. Cek Malware dan Virus

Gunakan antivirus bawaan Windows yang sudah sangat tangguh, yaitu Windows Security.

  • Buka Windows Security > Virus & threat protection.
  • Pilih Scan options, lalu jalankan Full scan untuk memastikan tidak ada malware laten yang memakan daya CPU Anda di latar belakang.

💡 Tips Tambahan: Jangan membuka terlalu banyak tab di Google Chrome secara bersamaan. Chrome terkenal sangat rakus RAM, dan kapasitas 8 GB bisa cepat habis jika Anda membuka puluhan tab sekaligus beserta aplikasi lainnya.

Apakah Anda tahu apakah laptop Acer Aspire 5 Anda saat ini menggunakan HDD atau sudah menggunakan SSD untuk sistem Windows-nya?

 

Read more

0 NASA tunjukkan Langah-Langkah untuk Membangun Markas Permanen di Bulan


Video: NASA memperlihatkan kan gambar rencana pembangunan markaspermanen di bulan.

NASA telah merilis detail tentang wahana pendarat robotik, drone yang dapat melompat, dan kendaraan yang rencananya akan dikirim ke Bulan sebagai bagian dari rencana AS untuk membangun pangkalan di Bulan.

Perusahaan ruang angkasa milik pendiri Amazon Jeff Bezos Blue Origin Adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang dtunjuk untuk membuat mesin-mesin tersebut.

AS ingin mendaratkan kembali orang-orang Amerika ke bulan sebelum presiden Donal Trump turun tahun 2029.

Namun NASA kini bersaing dengan China untuk mengembalikan manusia ke permukaan Bulan, artinya badan suang angkasa AS kini di bawah tekanan untuk memenangkan persaingan ini.

China kini sedang menempa rencana mereka untuk mendaratkan manusia ke bulan pada tahun 2030.

Pada hari Senin, 27 Mei 2029, China telah meluncurkan pesawat ruang kangkasa Shenzou-23, sekaligus mengirim sekelompok astronot ke satasiun ruang angkasa milik mereka Tiangong.

Pada bulan maret 2026 lalu, NASA mengumumkan sebuah program senilai $20 miliar untuk membangun markas permanen yang bertenaga nuklir dan energi surya ke kutup Selatan Bulan pada tahun 2032.

Pegawai Nasa Jared Isaacman mengatakan pada hari Selasa bahwa pengumuman itu berarti bahwa AS “tidak pernah akan menyerahkan Bulan lagi.”

Adanya Sebuah pangkalan di bulan akan memungkinkan AS untuk melakukan percobaan-percobaan ilmiah, sumber-sumber tambang berharga, dan pergi ke planet Mars secara lebih mudah.

Namun kebanyakan para ahli setuju bahwa rencana masa depan NASA ini tidak realistik.

Meskipun AS telah sukses mengirim empat orang astronot ke sekitar Bulan di dalam misi Artemis II mereka pada bulan April 2026 lalu, namun sebagian ilmuwan percaya bahwa China tampaknya akan menjadi negara berikutnya yang akan mendaratkan manusia ke permukaan Bulan.

“Tidak mengejutkan saya sama sekali jika China berhasil sampai ke sana lebih dahulu,” kata Dr. Simeon Barber, ilmuwan ahli Bulan di Open University, pada BBC, sembari menyebut langkah mundur NASA dalam mengamankan sebuah pesawat ruang angkasa yang bisa mendaratkan manusia di Bulan.

Program Pembangunan Pangkalan di Bulan milik NASA ini memiliki tiga tahapan:

Sebelum manusia mendarat di Bulan, badan ruang angkasa tersebut akan mengirim robot untuk mendarat di sana dan drone yang bisa melompat untuk mengekplorasi dan memetakan permukaan Bulan yang penuh tantangan.

Kendaraan angkut juga akan dibawa untuk kendaraan para astronot di atas permukaan Bulan dan membawa alat-alat komunikasi dan alat-alat penelitian ilmiah.

Pada hari Selasa, 26 Mei 2026, NASA mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan termasuk Blue Origin, Intuitive Machines, dan Astrobotic telah dikontrak untuk membangun berbagai peralatan tersebut.

NASA telah menerbitkan gambar buatan artis of a tentang rumah di Bulan, sistem daya dan penjelajah [NASA]
 NASA menginginkan wahana pendarat bulan buatan Blue Origin, yang disebut Endurance, mampu melakukan pendaratan yang presisi, serta navigasi dan kontrol otonom.

Sedangkan kendaraa Griffin-1 milik Astrobotic diharapkan bisa mendarat di Kawah Nobile di dekat Kutub Selatan Bulan.

Mesin-mesin tersebut juga akan membawa peralatan penelitian milik NASA, termasuk kamera beresolusi tinggi dan alat-alat yang menggunakan sinar laser untuk membantu pesawat ruang angkasa mendarat.

Eksplorasi robotik ini diproyesikan akan berlangsung hingga akhir 2029, dengan 25 kali peluncuran dan 4 metrik ton kargo mendarat di permukaan Bulan, kata Carlos García-Galán, pejabat program Markas Bulan NASA.

Berikutnya, NASA akan membangun falitas pembangkit listrik nuklir dan tenaga matahari di Bulan, termasuk reaktor-reaktor fisi.

Gambar sebuah drone dalam Program Pendaratan di Bulan NASA yang akan digunakan untuk mengamati Kutub Selatan Bulan [NASA]
Pada tahun 2032, badan ruang angkasa tersebut memproyeksikan manusia mampu hidup di bulan dalam rumah “semi-permanen.”

Kendaraan penjelajah juga memungkinkan para astronot berpergian jarak jauh melalui permukaan Bulan yang berbukit karang.

Kutub Selatan Bulan menarik khususnya karena air beku di sana bisa digunakan sebagai air minum untuk memproduksi oksigen.

Akan tetapi, rencana NASA ini tergantung pada kesiapan pesawat ruang angkasa yang akan digunakan sebagai alat transportasi manusia ke Bulan.

Perusahaan ruang angkasa SpaceX milik Elon Musk dikontrak untuk membuat pesawat yang dinamakan Sistem Pendaratan Manusia Starship (Starship Human Landing), namun proyek tersebut mendapat banyak kendala dan penundaan.

"Langkah yang paling membatasi adalah menurunkan para astronot ke permukaan," jelas ilmuwan bulan Simeon Barber."

“Nampaknya bagi saya [NASA] sedang berada di posisi di mana mereka harus memulai mengatakan bahwa mereka punya rencana. Jadi saya pikir ada banyak niat politik di balik ini semua,” katanya. (Georgina Rannard - Science reporter)

https://www.yahoo.com/news/science/articles/nasa-unveils-next-steps-build-202555793.html

Read more

0 Hati-Hati Mencuci Steam Sepeda Motor dalam Keadaan Mesin Panas

 


Mencuci sepeda motor di layanan cuci steam praktis disukai banyak orang. Hanya dengan membayar Rp.15.000 pemilik sepeda motor akan menerima sepeda motornya bersih dan kinclong tanpa harus bersusah payah. Tapi, hati-hati, ada yang perlu Anda ingat sebelum membawa sepeda motor Anda ke tempat cuci steam sepeda motor, terutama jika tempat itu jauh atau memakan waktu lama untuk mencapainya.

Mencuci sepeda motor dengan steam (air bertekanan tinggi + panas) saat mesin masih panas berkaitan langsung dengan fisika material dan keamanan komponen. Kalau dipaksakan, ada beberapa efek sebab–akibat yang cukup serius.

1. Perubahan suhu mendadak (thermal shock)

Ketika mesin panas (bisa >80–100°C) langsung disemprot air (apalagi air dingin/steam), terjadi perubahan suhu ekstrem secara tiba-tiba.

👉 Akibatnya:

  • Logam seperti blok mesin dan knalpot bisa memuai lalu menyusut mendadak
  • Berisiko retak halus (microcrack) pada permukaan logam
  • Dalam jangka panjang bisa menyebabkan kebocoran atau kerusakan struktur mesin

2. Risiko korsleting pada sistem kelistrikan

Motor modern punya banyak komponen listrik (ECU, sensor, kabel).

👉 Saat panas:

  • Karet pelindung kabel dan seal lebih lunak/mengembang
  • Air lebih mudah masuk ke celah

👉 Akibatnya:

  • Korsleting listrik
  • Sensor error
  • Motor bisa mogok tiba-tiba atau sulit dinyalakan

3. Kerusakan pada seal dan karet

Seal (oli, radiator, dll.) dirancang bekerja stabil pada suhu tertentu.

👉 Jika disiram saat panas:

  • Terjadi perubahan tekanan dan suhu mendadak
  • Seal bisa:
    • Getas
    • Retak
    • Tidak rapat lagi

👉 Akibat:

  • Kebocoran oli
  • Kebocoran cairan pendingin

4. Knalpot dan bagian luar bisa rusak

Knalpot adalah bagian yang sangat panas.

👉 Saat kena air:

  • Bisa muncul noda belang permanen
  • Lapisan krom bisa rusak atau mengelupas
  • Dalam kasus ekstrem: melengkung atau retak

5. Pelumas cepat hilang dari bagian tertentu

Air bertekanan tinggi saat mesin panas bisa:

  • Menghilangkan pelumas di rantai atau bearing lebih cepat

👉 Akibat:

  • Gesekan meningkat
  • Komponen lebih cepat aus

6. Risiko keselamatan (uap panas)

Kalau mesin panas kena air:

  • Air bisa langsung menguap jadi uap panas

👉 Akibat:

  • Bisa melukai kulit (melepuh)
  • Berbahaya bagi orang yang mencuci

Kesimpulan sederhana

Mesin harus dingin karena:

  • Menghindari kerusakan material (retak, deformasi)
  • Mencegah korsleting listrik
  • Menjaga keawetan seal dan komponen
  • Menghindari bahaya bagi pengguna

Saran praktis

  • Tunggu minimal 15–30 menit setelah mesin mati
  • Pastikan mesin sudah hangat ke dingin (tidak panas disentuh) sebelum dicuci

Berikut bagian-bagian sepeda motor yang sebaiknya tidak disemprot langsung dengan tekanan tinggi (atau minimal sangat hati-hati):

1. Area kelistrikan & elektronik

Contoh:

  • ECU (otak motor)
  • Soket kabel
  • Aki (baterai)
  • Fuse box

👉 Kenapa harus dihindari:

  • Air bertekanan bisa menembus celah kecil
  • Masuk ke konektor → korsleting atau karat

👉 Akibat:

  • Motor susah hidup
  • Indikator error muncul
  • Komponen elektronik rusak (mahal)

2. Kunci kontak & panel speedometer

👉 Kenapa:

  • Tidak sepenuhnya kedap air bertekanan tinggi

👉 Akibat:

  • Air masuk → karat di dalam
  • Speedometer bisa berembun atau mati

3. Bearing (laher) roda & komstir

Lokasi:

  • Tengah roda
  • Leher setang (komstir)

👉 Kenapa:

  • Air tekanan tinggi bisa mengusir grease (pelumas) di dalam

👉 Akibat:

  • Bearing jadi kering
  • Timbul bunyi “ngik-ngik”
  • Cepat aus dan rusak

4. Rantai (chain) motor

👉 Banyak orang salah di sini.

👉 Kenapa:

  • Tekanan tinggi bisa menghilangkan pelumas rantai
  • Bahkan bisa merusak o-ring (pada rantai tipe tertentu)

👉 Akibat:

  • Rantai cepat kering, berisik, dan aus
  • Umur rantai lebih pendek

👉 Solusi:

  • Cuci biasa saja, lalu lumasi ulang setelah kering

5. Filter udara (air filter box)

👉 Kenapa:

  • Jika air masuk, filter bisa basah

👉 Akibat:

  • Pembakaran terganggu
  • Motor jadi brebet atau mati

6. Knalpot (lubang ujung)

👉 Kenapa:

  • Air bisa masuk ke dalam sistem knalpot

👉 Akibat:

  • Muncul karat dari dalam
  • Suara berubah atau performa terganggu

7. Seal suspensi (shock depan)

👉 Kenapa:

  • Tekanan tinggi bisa merusak seal

👉 Akibat:

  • Oli shock bocor
  • Suspensi jadi tidak nyaman

8. Body stiker & cat tertentu

👉 Kenapa:

  • Tekanan tinggi terlalu dekat bisa mengelupas stiker atau clear coat

👉 Akibat:

  • Tampilan motor cepat jelek

✔️ Cara aman mencuci motor dengan steam

  • Jaga jarak semprotan ± 30–50 cm
  • Hindari fokus di satu titik terlalu lama
  • Gunakan tekanan sedang, bukan maksimal
  • Setelah cuci:
    • Keringkan
    • Lumasi rantai
    • Nyalakan mesin sebentar (biar sisa air menguap)

Intinya

Steam itu efektif, tapi kalau salah arah:
👉 bukan membersihkan—malah mempercepat kerusakan komponen


Read more

0 Meta Kini Mengizinkan Para Orang Tua Memonitor Apa yang Anak Mereka Diskusikan di AI

Meta mengumumkan alat baru yang memungkinkan para orang tua memonitor apa-apa yang anak mereka diskusikan di AI (Reuters)
Meta, induk Perusahaan Facebook dan Instagram, mengumumkan sebuah alat baru yang bisa membuat para orang tua mengetahui apa yang anak mereka sedang diskusikan di AI bots. Meski para orang tua sudah pernah diingatkan agar mencari tahu apakah anak-anak mereka membicarakan topik seperti bunuh diri atau cara melukai diri sendiri, namun alat baru ini akan memberi para orang tua tinjauan yang lebih detail tentang apa yang anak-anak mereka diskusikan di AI.

Mulai tanggal 23 April 2026, para orang tua yang akan menggunakan alat tinjauan ini yang ditawarkan di Facebook, Messenger, dan Instagram bisa mengakses tab “Insight”. Salah satu option dalam tab ini diberi label “Their All Interactions” (Interaksi Mereka Seluruhnya) dan menyediakan serangkaian topik yang telah didiskusikan anak-anak mereka dalam chatbots Meta dalam tujuh hari terakhir.

Topik-topik tersebut mencakup berbagai kategori yang meliputi bahasan seperti sekolah, travel, menulis, hiburan, gaya hidup, kesehatan dan kesejahteraan, dan juga sub-sub topik yang merupakan rincian dari topik-topik tersebut.

Subtopik di bawah kesejahteraan (well-being), sebagai contoh, bisa mencakup hal-hal seperti kesehatan mental atau kesehatan fisik, dan topik gaya hidup (lifestyle) bisa jadi mencakup makanan dan fashion.

Menurut laporan PC Mag, untuk menggunakan tab Insight ini, para orang tua harus memastikan anak-anak mereka menggunakan akun remaja (teen account), yang tersedia di platform Meta. Alat baru ini sementara tersedia untuk para orang tua di A.S., U.K., Australia, Kanada, dan Brazil. Perusahaaan itu mengatakan mereka belum akan mengeluarkan versi global alat ini dalam beberapa minggu ke depan.

Alat baru ini diciptakan setelah merebaknya sebuah kasus hukum di mana Meta diharuskan membayar $375 juta atas kegagalan mereka memblok eksploitasi anak di aplikasi milik mereka.

Meta juga telah mengumumkan pembuatan aplikasi AI Wellbeing Expert Council (Dewan Keselamatan AI), yang digambarkan sebagai sebuah “grup para ahli untuk menyediakan input berjalan bagi pengalaman-pengalaman AI pada remaja, untuk membantu kita memastikan mereka tetap berada pada jalur aman sesuai usia mereka.”

Para karyawan Perusahaan yang bekerja dalam proyek AI dilaporkan akan mengadakan pertemuan secara reguler dengan dewan tersebut untuk membahas update fitur-fitur mereka dan untuk mendengarkan umpan balik dari produk-produk mereka.

Keselamatan dan kesehatan anak-anak di sosial media telah menjadi sebuah isu yang menonjol dalam beberapa bulan terkhir ini.

Pada bulan Maret 2026, baik Meta maupun Google dinyatakan telah abai atas peran mereka dalam memberi kontribusi atas depresi dan kecemasan yang diderita seorang wanita yang menuntut perusahaan tersebut, di mana wanita tersebut mengklaim bahwa produk-produk Meta dan Google bersifat adiktif dan telah membuat dia terjebak dalam penggunaan produk-produk tersebut sejak dia masih anak kecil.

Pengadilan di California menghadiahi wanita tersebut $6 juta. Keputusan ini menandai pertama kalinya perusahaan sosial media dianggap bertanggung jawab atas cara-cara produk-produk mereka menimbulkan dampak pada perseorangan, khususnya anak-anak dan remaja.

Juri di pengadilan memutuskan bahwa aplikasi Google dan Meta—dalam kasus Google, YouTube—dirancang untuk menimbulkan kecanduan dan tidak memberi cara yang tepat untuk melindungi para pengguna muda. (Graig Graziosi)

https://www.yahoo.com/news/articles/meta-now-allows-parents-see-220245665.html

Read more

0 Website Ini Bisa Temukan Foto-foto Lama yang Sudah Anda Lupakan, atau Anda Tak Ketahui Pernah Ada di Internet

 


Di bawah ini adalah review saya tentang PimEyes—plus, apa yang dikatakan para ahli tentang teknologi AI

Pada tahun 2012, saya adalah mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi dan, ketika itu, saya baru membuat sebuah blog. Tak ada niche, tak ada target audiens. Saya hanya ingin menulis—atau, lebih tepatnya ngeblog. Jadi, saya muat saja foto saya yang paling keren mengenakan sebuah bubble necklace (sejenis kalung besar yang lagi trend ketika itu), dan menyuruh ibu saya mengambil ‘headshot” saya ketika saya sedang berdiri di depan rumput yang tak terawat di pantai. Satu dekade kemudian, dan, ketika saya sudah melupakan foto itu sama sekali,--foto itu muncul di PimEyes, sebuah website yang menggunakan teknologi AI untuk mengenali wajah Anda dan menemukan semua gambar Anda. Bahkan gambar yang tidak Anda ketahui pernah ada.

Saya tidak menyukai ini. Saya tidak menyukainya sama sekali. Dan nyatanya, itulah saya: 2012, rumput pantai dan bubble necklace. Di manakah foto ini berada ketika itu. Apakah saya sendiri masih memiliki foto ini di laptop saya? Apakah foto ini di simpan di cloud? Bagaimana, di mana, kenapa—AI?

Related: Why Is April 24 Trending on TikTok? Here Are the Disturbing Details for Parents and Women To Know

Dalam beberapa hal, Pim Eyes memiliki versi gratis yang bisa Anda gunakan hingga tiga kali pencarian terpisah. Setelah itu, harga premiumnya terbagi menjadi:

·       Open Plus Plan: $29,99 per bulan untuk akses selama satu bulan, 25 kali pencarian sehari, dan tiga kali Pim Eyes alerts (pemberitahuan) ketika foto Anda muncul di sebuah situs.

·       PROtect plan: $79,99 per bulan untuk PROtect plan (satu bulan akses, 25 pencarian sehari, 15 PimEyes alerts, dan 80 DMCA otomatis dan GDPR Takedown Notice (pemberitahuan GDPR jika foto Anda dihapus).

·       Advance Plan: $299,99 per bulan untuk akses selama satu bulan, pencarian tak terbatas, 500 PimEyes alerts, deep search (pencarian mendalam), dan ekspor dalam bentuk PDF dan CSV.

Mereka memberi penjelasan dalam situs mereka: “Cari sebuah wajah dan periksa di mana gambar wajah tersebut muncul secara online. Face finder kami membantu Anda menemukan sebuah wajah dan melindungi privasi Anda. Situs pengenalan wajah online memungkinkan Anda melakukan pencarian berbasis imej. PimEyes adalah sebuah mesin pencari gambar wajah dan foto yang bisa digunakan siapa saja. Ini adalah alat yang hebat untuk mengaudit copyright infringement (pelanggaan hak cipta).”

Ini aneh dan cukup meresahkan, tapi jangan lupa Google Image Reverse Search (aplikasi pencarian gambar oleh Google) telah ada sejak lama. PimEyes tampaknya merupakan sebuah versi dari mesin pencari milik Google ini—yang diberi steroids.

Apakah aplikasi pengenalan wajah telah melangkah terlalu jauh?

Pengenalan wajah (facial recognition) adalah salah satu bentuk pertanyaan yang paling banyak dicari jawabnya di internet. Metode pengenalan wajah yang dikembangkan oleh AI —yang, lebih dari sekedar alat pencari seperti Pim Eyes, juga mengacu pada pengenalan seseorang bukan melalui sidik jari atau password, namun dari wajah mereka yang sebenarnya—adalah 99% akurat di kalangan laki-laki kulit hitam, wanita kulit hitam, laki-laki kulit putih, dan wanita kulit putih (tergantung pada algoritma) menurut sebuah evaluasi pada tahun 2022.

Saya menghubungi Richard Gardner, CEO Modulus, untuk meyakinkan saya, atau membantah keyakinan saya akan AI. Gardner merupakan seorang ahli masalah yang sudah dikenal dunia selama lebih dari dua dekade, menawarkan pandangan dan analisis yang mendalam dan kompleks tentang AI dan perkembangan software. Modulus telah membuat teknologi untuk klien-klien seperti NASA, NASDAQ, Yahoo!, Microsoft dan banyak lagi. Modulus juga merupakan pemegang saham terbesar dari FinTech IP (kekayaan intelektual teknologi finansial) di planet ini.

Related: What You Need to Know About Artificial Intelligence

“Ada banyak alasan mengapa kita harus khawatir tentang bagaimana teknologi pencarian berbasis AI akan mengganggu privasi kita di internet,” kata Gardner pada Parade. “Meski kita sudah maklumi bahwa privasi data kita selalu rendah, namun para konsumen biasanya memilih jebakan privasi dengan cara membuat akun media sosial, sharing foto-foto, dan lainnya. Dengan adanya AI yang bisa memproses data dalam jumlah yang sangat-sangat besar secara efektif, maka, dengan demikian, AI juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi orang dalam foto-foto yang, sebenarnya, mereka sendiri tidak ingin diidentifikasi atau di-tag.

Dan ini membawa kita pada algoritma yang 99% efektif. Tentu, AI pintar, tapi apakah dia cukup manusiawi untuk mengenali mana yang seharusnya dan yang tak seharusnya diidentifikasi untuk kepentingan privasi?

Related: Be Wary of These 15 Common Facebook Marketplace Scams

“Algoritma yang digunakan adalah kekhawatiran kita yang lain,” kata Gardner. “Apakah algoritma tersebut akan mampu membedakan foto-foto publik dan foto-foto yang bersifat privat?”

Ini tetap menjadi pertanyaan terbesar tentang AI.

Beranjak dari hal ini, saya memutuskan untuk melanjutkan melakukan hal ini—“hal ini” adalah mencari gambar saya sendiri dengan PimEyes. Saya masuk ke versi gratisnya, yang hanya mengizinkan pencarian lunak—atau “pencarian aman.” Pencarian mendalam hanya bisa diakses oleh mereka yang mengambil paket Advance Plan, dan saya tidak berminat membelanjakan $299,99 sekarang ini.

Related: These Were the 100 Most Common Passwords Used in 2022, See If Yours Made the List

Pertama-tama, saya melakukan pencarian satu foto diri saya sendiri. Hasilnya relatif terbatas dan saya tidak terlalu terkesan. Foto yang saya muat di blogger pada tahun 2012 itu berhasil saya temukan dan tentu saja, saya merinding, terheran-heran bahwa foto ini masih ada di internet, namun apa yang saya antisipasi selama ini jauh lebih buruk lagi—foto-foto kuliah di mana saya sedang minum di latar belakang atau mungkin foto-foto security footage ketika saya sedang mencairkan uang di ATM sebuah bank.

Saya kira dengan mengantisipasi dampak terburuk, hasil-hasil yang sebenarnya akan tidak terlalu menakutkan.

Saya melakukan percobaan lagi dan meng-upload foto selfie yang kedua, dengan bertanya-tanya dalam hati apakah ini akan meningkatkan akurasi pencarian lunak. Kali ini, saya gugup. Saya ragu-ragu menekan “Start Search,” dan dada saya berdebar-debar kencang.

Bagaimana jika saya melihat sesuatu yang tidak saya inginkan? Bagaimana jika si robot ini mengetahui sesuatu yang tidak saya ketahui? Bagaimana jika saya menggunakan kecerdasan artifisial ini untuk mencari wajah saya dan saya temukan sebuah gambar rahasia yang telah diambil seseorang tanpa sepengetahuan saya?

Related: Is My Money Safe in the Bank? Here's What's Covered and What To Know

Hal ini tidak jadi soal jika Anda tidak pernah mengirim foto-foto telanjang. Bagi saya, tak ada apapun yang bisa ditemukan oleh robot ini tentang saya di internet. Sekurangnya, tidak sejauh yang saya ketahui … jadi, kenapa saya jadi berkeringat dingin? Apakah ada? Adakah? Maksud saya, Sesuatu yang bisa ditemukan mesin ini?

Bagaimana jika seseorang telah memainkan tipuan Catfish (menggunakan gambar profil palsu untuk menipu) dan meng-hack komputer saya atau HP saya, lalu mengupload gambar-gambar saya sedang berganti pakaian selama berjam-jam. Atau video saya sedang mandi sambil meraih HP saya untuk memainkan musik? Semua tanpa sepengetahuan saya? *bergidik*

Terlintas dalam pikiran saya untuk menutupi kamera saya dengan tape hitam lagi. Seperti tahun, 2014, tapi sekarang 2023.

Untungnya, PimEyes tidak memunculkan apapun yang menakutkan meski sebagian dari gambar-gambar tersebut—ada total 123 gambar, yang sebagiannya duplikat—diberi label peringatan “potentially explicit.” Secara teknis, websites yang merupakan host bagi gambar-gambar innosen ini (yang kebanyakan berasal dari tutorial makeup lama yang telah saya posting) bisa, bagaimanapun, terhubung dengan konten eksplisit. Namun versi gratis ini tidak menyediakan link website yang merupakan host foto-foto tersebut. jika Anda menginginkan fitur ini, Anda harus membayar. Jadi, saya tidak tahu pasti.

Related: We Asked ChatGPT To Give Us a List of Baby Names Inspired by Taylor Swift—and It Did Not Disappoint

Versi gratis ini juga tidak melakukan “pencarian mendalam,” jadi, secara teoritis, ada lebih banyak foto-foto yang beada di dalam jangkauan AI, namun sementara ini, pencarian lunak ini cukuplah bagi saya. Perlu pula diperhatikan, bahwa dari 123 foto-foto tersebut semuanya adalah foto yang saya ambil dan upload sendiri (bukan difoto dan di-upload orang lain).

Tidak ada foto-foto candid saya sedang berada di mesin ATM, tidak ada pula foto-foto selfie yang dijual oleh Snapchat (Tuhan akan membantu kita jika Snap dan PimEyes bekerja sama untuk berbagi informasi). Tak ada yang mencurigakan.

Namun, betapapun menakutkannya, Pim Eyes juga bisa digunakan untuk kebaikan. Sebagaimana pengguna Twitter Kristen Ruby mengatakan, ada manfaatnya juga mendeteksi foto-foto dirinya yang telah di-upload tanpa sepengetahuannya. Akan tetapi, seperti yang dikatakan oleh pengguna Twitter Soo Schreiber, ini bisa digunakan untuk niat jahat pula. (Stephanie Osmanski)

https://www.yahoo.com/lifestyle/website-every-photo-online-15-232013550.html

Read more

0 Ilmuwan Kini Bisa Gunakan Sinyal WiFi untuk Melihat Menembus Dinding

Researchers at Carnegie Mellon University can now map human bodies through walls using WiFi signals. This won’t get creepy.
  • Para peneliti di Carnegie Mellon University kini bisa memetakan tubuh manusia dengan cara menggunakan sinyal WiFi yang bisa menembus dinding bangunan.
  • Teknologi tersebut bisa melacak poin-poin kunci di tubuh manusia untuk dideteksi, yang sekaligus memperluas jangkauan penelitian sebelumnya tentang penggunaan sinyal WiFi untuk menentukan lokasi manusia.
  • Para penulis penelitian tersebut menempatkan terbosoan ini sebagai bermanfaat untuk privasi seseorang, bahkan meski bisa lebih memudahkan, pelacakan manusia dengan cara yang lebih murah.

Namun belumlah jelas bagaimana mungkin hanya dengan menggunakan sinyal WiFi untuk melacak pergerakan manusia menembus dinding rumah bisa memperbaiki privasi seseorang … tapi itulah yang diklaim oleh penelitian terbaru dari Carnegie Mellon University ini.

Dalam paper yang baru saja diterbitkan, para peneliti telah memperluas penelitian yang mengerahkan sinyal-sinyal WiFi untuk memetakan pergerakan manusia, khususnya dalam keadaan cahaya redup yang membuat penggunaan teknolosi lainnya kurang diminati. Mereka menulis:

“Kami telah mengembangkan sebuah jaringan neural yang mendalam yang bisa memetakan fase dan amplitude sinyal-sinyal WiFi pada koordinat UV pada 24 wilayah tubuh manusia. Hasil-hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa model yang kami kembangkan ini bisa mengestimasi dense pose dari berbagai subjek, dengan performa yang sebanding dengan pendekatan berbasis image, dengan menggunakan sinyal-sinyal WiFi sebagai satu-satunya input.”

Cara ini telah memberi peluang bagi kemungkinan pelacakan manusia dengan cara menembus dinding dengan biaya yang lebih murah.

Teknologi berbiaya tinggi telah berhasil memetakan pergerakan tubuh manusia dengan cara memembus dinding selama bertahun-tahun. Dan para peneliti Massachusetts Institute of Technology telah menghabiskan waktu lebih dari satu dekade meneliti cara-cara melihat tubuh manusia di balik dinding dengan cara yang lebih mudah, dengan menggunakan sinyal telepon seluler atau sinyal WiFi. Dalam penelitian Carnegie Mellon, para peneliti memanfaatkan sinyal WiFi untuk mengirim dan menerima koordinat tubuh manusia dan kemudian menggunakan DensePose untuk memetakan tubuh mereka. (Den Pose adakah perkiraan pose manusia yang padat, yang dirancang untuk memetakan semua piksel manusia dari gambar RGB ke representasi tubuh manusia berbasis permukaan 3D)

Dari penelitian tersebut:

“Kemajuan dunia komputer dan teknik pembelajaran mesin (machine learning techniques) telah membawa kita mencapai pengembangan estimasi pose manusia 2 dimensi dan 3 dimensi mulai dari kamera RGB, LiDAR, dan radar. Akan tetapi, estimasi pose manusia berdasarkan image sayangnya banyak dipengaruhi oleh oklusi dan cahaya, yang umum terdapat dalam scenarios of interest.”

Dengan mengurangi kebutuhan akan teknologi yang maju—dan mahal—para peneiti dari Carnegie Mellon mengatakan bahwa mereka bisa membuat pelacakan manusia lebih mudah dilakukan. Namun, mereka juga menempatkan terobosan ini sebagai sebuah situasi yang positif bagi privasi seseorang. Anda tidak membutuhkan sinyal WiFi untuk mengatakan bahwa yang mereka maksud ini kuranglah jelas.

https://www.msn.com/en-us/news/technology/scientists-can-now-use-wifi-to-see-through-people-s-walls/ar-AA16x9K3?ocid=Peregrine&cvid=d08e30c1450049328e4be0470aef5134

 

Read more

0 Apa kesimpulan Pentagon tentang laporan adanya penampakan UFO?

 There were hundred of UAPs reported in 2022 and the Defense Department has set up a new agency to investigate the unusual happenings.

Pentagon telah mengeluarkan sebuah laporan yang isinya memberikan rincian tentang semua penglihatan tentang adanya potensi penampakan UFO selama tahun 2022. Ada ratusan insiden yang telah dilaporkan pada pada Kantor Resolusi Anomali Semua Bidang (All-Domain Anomaly Resolution Office), di mana Kantor Direktur Intelijen Nasional (Office of the Director of National Intelligence), kini berfokus pada 171 kasus penampakan yang belum bisa dijelaskan.

Laporan terbaru tersebut menjelaskan, 171 laporan tersebut mencakup objek-objek yang “tampaknya telah menunjukkan karakteristik penerbangan yang tak biasa atau performa kemampuan, dan menghendaki analisis lebih lanjut.”

Jumlah insiden penampakan seluruhnya dilaporkan selama tahun 2022 secara signifikan naik dari tahun sebelumnya. Akan tetapi, tidak ada penjelasan bahwa kenaikan ini kemungkinan karena “berkurangnya stigma tentang laporan tentang UAP.”

Para pejabat AS sering kali menggunakan singkatan UAP (Unidentified Aerial Phenomenon) bukannya UFO. Dari 366 laporan yang tercatat, sekitar 195 di antaranya ditemukan memiliki “karakteristik biasa-biasa saja” dan bisa dengan mudah dijelaskan. Dari jumlah keseluruhan tersebut, 163 di antaranya dianggap merupakan entitas serupa balon.”

Di antaranya yang menarik adalah perkiraan tentang benda terbang misterius yang bergerak di sekitar pangkalan angkatan udara; Angkatan Laut dan para pilot Angkatan Udara AS adalah yang terbanyak memberikan laporan. Laporan-laporan tersebut menyebut para anggota militer “yang melihat adanya UAP selama menjalankan tugas operasi dan telah melaporkan peristiwa tersebut,” dan bahwa pergerakan tak biasa tersebut bisa jadi “merupakan ancaman keselamatan penerbangan dan bisa menimbulkan hantaman pada aset-aset Angkatan Udara.”

Focus baru tentang identifikasi UFO

Selama kita sering kali menghubung-hubungkan UFO dengan makhluk ruang angkasa, maka makna dari ‘Unidentified Flying Object’ adalah tepat; yaitu benda bergerak di angkasa yang belum bisa dijelaskan. Sebagian besar di antara benda-benda itu tampaknya tidak berbahaya, namun penampakan benda-benda tersebut di wilayah-wilayah militer yang tertutup telah memicu keinginan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Kongres AS telah meminta Departemen Pertahanan mereka untuk serius menangani penglihatan-penglihatan tentang UFO atau UAP, dan Pentagon sekarang telah mengumpulkan laporan-laporan tersebut secara tahunan. Edisi tahun 2022 yang dikeluarkan pada minggu ini adalah laporan yang kedua.

Laporan terbaru tersebut menemukan bahwa tidak ada bukti adanya kemajuan teknologi dari kekuatan asing, seperti Rusia atau China, namun mereka mengakui bahwa kemungkinan adanya hal tersebut tidaklah bisa dikesampingkan.

Usaha terbaru untuk melacak keberadaan UFO timbul setelah All-Domain Anomaly Resolution Office didirikan tahun lalu. Sejak saat itu, 366 laporan tentang UFO telah dicatat, sebagian karena adanya usaha-usaha pemerintah AS “untuk menghilangkan stigma topik tentang UAP dan, sebaliknya, mengenali potensi adanya ancaman” jika membiarkan saja laporan-laporan tersebut tidak dicatat.

https://www.msn.com/en-us/news/technology/what-did-the-pentagon-report-about-ufo-sightings-conclude/ar-AA16nbHz?ocid=EMMX&cvid=7785a6014c964cbebc64a7ce914fcda7

Read more

0 Fontus Borol Air Minum yang Bisa Mengisi Sendiri


Fontus adalah sebuah gadget untuk para petualang dan bermanfaat untuk membantu orang-orang yang hidup di wilayah-wilayah yang kekurangan air. 
 Water bottle
Hanya sebagian kecil dari air yang ada di muka Bumi ini yang bisa diminum—Survei Geologi AS memperkirakan hanya 2,5 persen dari total air yang ada di dunia ini merupakan air tawar. Namun banyak dari air tawar tersebut terkunci sebagai es di dalam glasier-glasier, permukaan air yang membeku dan permafrost (lapisan tanah berupa es di wilayah kutub). Manusia mendapatkan kebanyakan dari kebutuhan air mereka dari sungai-sungai, yang hanya merupakan 0.49 persen dari total air tawar. Bagaimana jika kita ingin melakukan diversifikasi dan mengambil air dari udara, sebagai gantinya?

Kini, sebuah temuan baru bisa melakukan hal ini. Fontus adalah botol air yang bisa menarik embun (moisture) dari udara, dan dalam kondisi-kondisi yang ideal, bisa menarik air hingga penuh dalam tempo kurang dari satu jam, menurut laporan Chris Weller dari Tech Insider (reports Chris Weller for Tech Insider.)

Botol air ini berasal dari seorang desainer industri Australia Kristof Referzar, yang ingin membuat sebuah alat sederhana, portabel untuk membantu orang-orang yang berdiam di wilayah yang air minum sulit didapat. Para insinyur telah lama berharap bisa membantu wilayah-wilayah yang kekurangan air dengan cara seperti ini. Departemen Perekonomian dan Sosial AS melaporkan bahwa 1,2 miliar orang, sekitar seperlima dari penduduk dunia, tinggal di area-area di mana air secara fisik sulit di dapat. Sedangkan 1, 6 miliar lainnya tinggal di negara-negara di mana infrastruktur dan penyimpanan air langka.

“Anda selalu mempunyai persentase kelembaban (humidity) tertentu di udara di sekitar Anda, tak peduli di manapun Anda berada—bahkan di gurun pasir sekalipun,” kata Retezar pada Denise Chow dari Livescience (Retezár tells Denise Chow at Livescience). “Ini artinya Anda akan selalu bisa mengekstrak kelembaban yang ada di udara di mana Anda berada.”

Fontus menggunakan energi sinar matahari untuk mentenagai sebuah cooler (alat pendingin) atau condenser (kondensor)  kecil yang bekerja dengan apa yang disebut sebagai efek Peltier (Peltier effect). Kondensor ini menciptakan sebuah temperatur diferensial yang menarik panas dari salah satu sisinya ke sisi lainnya. Hal ini menyebabkan timbulnya dua ruang; yang satu dingin dan yang satu lagi panas. Udara mengalir memasuki kedua ruang ini secara terpisah, tapi ketika udara melewati sisi yang panas, pendinginan yang kecil di ruang itu menyebabkan ruang yang dingin menjadi lebih dingin lagi. Ini berarti bahwa udara yang melewati ruang yang dingin akan dengan cepat mengembun seperti titik-titik air di dinding luar sebuah gelas yang dingin. 

Salah satu versi dari desain botol ini, Ryde, memanfaatkan aliran udara di sepeda, sehingga bisa menimbulkan air ketika si pemakai sepeda sedang mengayuh sepedanya. Para pejalan kaki bisa menggunakan versi lain yang dinamakan Airo, yang menggunakan sebuah kipas kecil untuk menciptakan aliran udara.

Dalam kondisi yang “benar-benar baik”, atau temperatur antara 86 hingga 104 derajat dengan kelembaban antara 80 hingga 90 persen, Fontus bisa menimbulkan setengah liter air dalam satu jam, kata Chow pada Livescience.

Di masa yang akan datang, Retezar mengatakan, perusahaan tersebut berharap bisa melakukan perbaikan sehingga botol tersebut bisa bekerja di dalam kondisi yang lebih beragam. Mereka juga mungkin akan memasang sebuah filter karbon (carbon filter) untuk mengatasi partikulat-partikulat yang ada di udara. Botol ini sudah memiliki filter dasar untuk mencegah masuknya kotoran dan serangga, tapi akan bekerja terbaik jika berada di dalam udara yang relatif murni dari lingkungan yang alami.

Proyek botol ini terpilih untuk  James Dyson Award 2014. Berikutnya perusahaan tersebut berharap mereka bisa meluncurkan sebuah kampanye crowd funding dan menurunkan harga botol air ini hingga di bawah $100, tulis Chow. Masih diperlukan waktu lama sebelum alat ini benar-benar bisa membantu orang-orang di wilayah yang kekurangan air, tapi proyek-proyek inovasi seperti ini, yang memaksa kita untuk berpikir kembali tentang cara kita menjalani kehidupan ini, selalu menimbulkan rasa senang. (By Marissa Fessenden/Smithsonian.com)

http://www.smithsonianmag.com/smart-news/water-bottle-refills-itself-from-moisture-air-180957986/?utm_source=smithsoniandaily&no-ist
Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger