Headlines

Powered by Blogger.
Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

0 Minum Segelas Jus Bit Sebelum Olahraga Bisa Tingkatkan Stamina 10%, Kata Penelitian

 

Poin penting
  • Penelitian terbaru mengisyaratkan bahwa minum jus bit (beetroot) sekitar 2,5 jam sebelum latihan olahraga bisa meningkatkan performa dan pemulihan.
  • Dalam beberapa penelitian baru-baru ini, pemain sepakbola yang minum jus bit sebelum melakukan test lari jarak pendek menghasilkan tenaga yang lebih kuat, sedangkan para pendaki gunung menunjukkan kekuatan dan daya tahan yang meningkat dan berkurangnya nyeri otot selama masa pemulihan.
  • Hasil-hasil penelitian tersebut semakin menambah bukti-bukti bahwa jus bit bisa mendukung performa atletik dan pemulihan, meski masih diperlukan penelitian lebih besar untuk memastikan bagaimana manfaat-manfaat tersebut didapat.

·       Sebelum melakukan latihan olahraga berat yang akan datang, mungkin Anda perlu menuangkan jus bit ke dalam gelas minum Anda karena minuman tersebut bisa membantu Anda meningkatkan kemampuan dan menambah jumlah pengulangan kegiatan, sekurangnya begitulah menurut sains.

Makin banyak jumlah penelitian yang mengisyaratkan bahwa jus bit—ya, benda berwarna ungu tua yang terasa seperti pasir—bisa memberi manfaat bermakna bagi para atlet. Dua penelitian terbaru, salah satunya diterbitkan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition pada bulan Mei 2025 dan yang lainnya dalam jurnal Scientific Reports bulan Januari 2026, menambah bukti lebih banyak tentang hal ini, di mana masing-masing penelitian tersebut menemukan bahwa sedikit jus bit sebelum melaksanakan latihan olahraga bisa meningkatkan power output dan memperbaiki pemulihan otot. Dan semua itu terjadi berkat nitrat yang terkandung di dalamnya.

Menurut kedua kelompok peneliti itu, jus bit adalah satu di antara sumber-sumber nitrat organik yang paling padat, yang oleh tubuh diolah menjadi oksida nitrik. Oksida nitrik, menurut penjelasan mereka, berfungsi melegakan dan melebarkan pembuluh darah, sekaligus memperbaiki aliran darah dan penyebaran oksigen ke otot-otot yang sedang bekerja. Kedua kelompok penliti itu juga memperhatikan bahwa oksida nitrik terbukti membuat otot-otot menjadi lebih efisien dalam menghasilkan tenaga, khususnya bagi serat-serat yang berdenyut cepat (fast-twitch fibers) yang memberi tenaga untuk gerakan-gerakan eksplosif seperti lari, melompat, dan bahkan mendaki gunung.

Penelitian Scientific Reports tersebut, dilaksanakan oleh sebuah tim riset dari Sakarya University of Applied Science di Turkiye, melibatkan 16 pemain sepak bola pria terlatih. Masing-masing atlet disuruh melakukan lari memutar lapangan sekuat mungkin selama 30 detik, sebuah ukuran standar untuk kekuatan anaerobik, setelah meminum 140 mililiter jus bit atau sebuah placebo. Kelompok atlet yang minum jus bit menghasilkan tenaga puncak 11% lebih banyak dan secara rata-rata memiliki tenaga 7% lebih banyak dibandingkan kelompok yang minum placebo, dan mereka mereka bisa mencapai output puncak sekitar 10% lebih cepat, angka capaian yang bisa sangat berarti ketika Anda berhasil melampaui lawan di akhir garis finish.

Penelitian Sports Nutrition  dari Shiraz University di Iran menemukan hasil yang kurang lebih sama dengan objek para pendaki gunung. Para peneliti meminta 27 orang pendaki gunung berpengalaman minum 27 mililiter jus bit sebelum mendaki gunung setinggi hampir 4.000 meter, kemudian menelusuri mereka selama tiga hari setelah pendakian. Para pendaki yang minum jus menunjukkan kaki yang lebih kuat, daya tahan tubuh yang lebih baik, dan kekuatan cengkeraman yang lebih tinggi pada pos pendakian 27-jam. Mungkin berita terbaik untuk siapa saja yang cenderung merasa kelelahan hanya karena mendaki tangga, apatahlagi gunung, adalah bahwa mereka yang minum jus bit dilaporkan secara signifikan mengalami lebih sedikit pegal otot betis 24 jam setelah turun dari gunung.

Penelitian Shiraz University tersebut bukanlah satu-satunya penelitian yang menemukan bahwa minum jus bit boleh jadi merupakan sebuah langkah kunci dalam menurunkan rasa pegal. Sebuah tinjauan sistematis pada tahun 2025 yang diterbitkan dalam jurnal Sports menganalisis 50 penelitian tentang suplemen berbasis jus dan menemukan bahwa jus bit secara konsisten meningkatkan efisiensi oksigen dan daya tahan tubuh. Para peneliti menduga bahwa senyawa antioksidan dan antiperadangan yang terkandung dalam bit (khususnya pigmen yang disebut betalains) bisa jadi membantu meringankan respon peradangan yang timbul ketika melakukan latihan keras, terlepas dari efek nitrat.

Tentu saja, seperti halnya semua ilmu sains, temuan ini juga memiliki beberapa kelemahan. Kedua penelitian tersebut hanya berskala kecil, dengan hanya melibatkan 27 orang pendaki gunung dan 16 orang pemain sepak bola. Tidak satupun dari penelitian tersebut yang mengukur level nitrat darah secara langsung, sehingga para peneliti hanya membuat sebuah tebakan terdidik, dan dibutuhkan lebih banyak penelitian lagi untuk membuktikan bahwa itu semua berkat oksida nitrik.

Makanan-makanan lain yang kaya akan nitrat

Jus bit adalah salah satu makanan sumber nitrat yang paling banyak mengandung konsentrat dan telah diteliti secara luas akan manfaatnya bagi latihan olahraga dan proses pemulihan. Namun jika Anda sedang berusaha meningkatkan asupan nitrat secara lebih umum, nitrat terdapat secara alami dalam berbagai jenis sayuran yang umumnya digunakan dalam salad, jus buah (smoothies), grain bowl, dan lauk pauk (side dishes). Sayuran-sayuran umum yang secara alami mengandung nitrat tinggi adalah:

  • Arugula
  • Bayam (spinach)
  • Sawi Swiss (Swiss chard)
  • Selada
  • Seledri
  • Lobak

Salah satu poin penting lainnya adalah bahwa penelitian tersebut secara konsisten menunjukkan bahwa waktu adalah berpengaruh. Kedua penelitian tersebut meminta para peserta meminum jus sekitar 2,5 jam sebelum melakukan latihan olahraga, yang waktunya disesuaikan dengan puncak plasma nitrit, atau saat sebelum dia berubah menjadi oksida nitrik, di dalam aliran darah. Ini berarti bahwa minum jus bit sesaat sebelum berolahraga tampaknya tak akan memiliki efek yang sama.

Selain itu, sebuah percobaan acak pada tahun 2025 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients  menemukan bahwa Anda tidak perlu mulai mengonsumsi jus bit sekarang untuk perlombaan yang akan Anda ikuti beberapa bulan ke depan, karena minuman suplemen jangka pendek yang diminum selama beberapa hari akan bisa memperkuat tenaga, mengurangi rasa lelah, dan meningkatkan pemulihan pada orang yang aktif secara fisik dalam berbagai bidang olahraga. Jadi, jika Anda sedang berlatih secara keras, mengikuti perlombaan, atau sedang merencanakan sesuatu yang menuntut kekuatan fisik (ya, turun dari sofa saja sekarang ini sudah terasa seperti itu), ingatlah bahwa semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa segelas kecil jus bit saja beberapa jam sebelum olahraga bisa membuat Anda lebih unggul dalam perlombaan. (Stacey Leasca)

https://health.yahoo.com/wellness/fitness/exercise/articles/researchers-juice-may-help-harder-100100470.html

 

 

Read more

0 Berapa Lama Anda Harus Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan?

 


Anda sedang mencari resimen olahraga yang mudah dilakukan namun menunjukkan hasil, tanpa harus pergi ke gym atau mengeluarkan uang untuk membeli peralatan?

Cobalah berjalan kaki.

Gerakan yang sederhana mungkin bukanlah olahraga yang paling efisien, namun para ahli penurunan berat badan mengatakan jalan kaki bisa mengurangi berat badan, meningkatkan kesehatan mental, dan banyak lagi. Bahkan beberapa ribu langkah sehari bisa membakar ratusan kalori dan mengurangi resiko terkena penyakit. Adalah mudah menambahkan beberapa modifikasi untuk kegiatan rutin berjalan kaki untuk meningkatkan pembakaran kalori dan menurunkan berat badan.

Benarkah jalan kaki membantu menurunkan berat badan?

Menurut Cedric Bryant. Ph.D., presiden dan ilmuwan utama American Council on Exercise, jalan kaki tentu saja bisa membantu menurunkan berat badan.

Jalan kaki adalah Latihan aerobik yang berdampak rendah yang memungkinkan siapa saja mengeluarkan energi dan membakar kalori, jadi tentu saja bisa menurunkan berat badan,” kata Bryant.

Sebagian orang merekomendasikan jalan kaki sebagai bentuk olahraga karena kesederhanaan an kemudahannya.

“Saya adalah penggemar jalan kaki sebagai sebuah bentuk gerakan—khususnya jika Anda adalah seorang pemula,” kata Marissa Moore, seorang ahli diet terdaftar di Atlanta, Georgia. “Namun yang paling penting adalah menemukan sejenis aktivitas yang Anda sukai dan akan Anda lakukan.”

Jika Anda menggunakan jalan kaki sebagai sebuah alat untuk menurunkan berat badan, Bryant merekomendasikan berjalan kaki sekurangnya 35 menit per hari di sebagain besar hari dalam seminggu.

“Rekomendasi dasar dalam hal kesehatan dan kebugaran secara umum adalah memenuhi batasan minimum sekitar 30 menit aktivitas jalan kaki di sebagian besar hari dalam seminggu,” katanya. “Jika Anda mengimpikan penurunan berat nadan, Anda perlu berjalan selama 45 hingga 60 menit. Hal yang perlu dipahami adalah tidak perlu sekaligus dalam satu sesi jalan kaki, Anda bisa memecah-mecahnya menjadi beberapa bagian dalam sehari.”

Bryant merekemondasikan memecah-mecah aktivitas jalan kaki tersebut menjadi dua atau tiga bagian besar.

“Mungkin Anda pergi jalan kaki 30 menit di pagi hari, dan kemudian sisanya 15 menit hingga 30 menit setelah makan malam atau waktu makan siang,” katanya menyarankan. “Idenya adalah mencoba mengakumulasi menjadi 45 menit atau satu jam jalan kaki sehari, yang berkorelasi dengan aktivitas menurunkan berat badan atau menjaga berat nadan.

Related: Take your walk from a leisurely stroll to an intense workout by adding intervals.

Berapa berat badan yang bisa Anda turunkan dengan berjalan kaki?

Bryant mengatakan adalah sulit menebak berapa banyak berat badan yang bisa Anda turunkan dengan berjalan kaki karena banyaknya fakor yang terlibat, tapi katakanlah bahwa orang bisa membakar sekitar seratus kalori dalam setiap seribu langkah yang mereka tempuh.

“Umumnya, jumlah berat badan yang bisa diharapkan turun biasanya merupakan motivasi berapa sering Anda harus melakukan jalan kaki setiap minggunya, dan juga durasi jalan kaki dan intensitas jalan kaki yang Anda lalukan,” katanya.

Samantha Cassetty, seorang ahli diet terdaftar yang berbasis di New York, menjelaskan "Rata-rata wanita berusia 40 dengan tinggi 5,4 m dan berat 160 pond bisa jadi mengalami penurunan berat badan sebanyak lima pond dalam dua bulan jika dia memulai dari tidak aktif kemudian melakukan jalan kaki selama satu jam lima kali sehari.

Namun Anda tidak bisa jalan kaki tetapi dietnya tidak dijaga, kata Casetty. “Dia harus memakan makanan sehat, yang bisa sedikit mengurangi asupan kalori (sekitar 100 kalori per hari.)”

“Mempertahankan kegiatan rutin jalan kaki ini dan kebiasaan makan makanan sehat bisa membantu menjaga yang lima pond itu tidak naik lagi, namun jalan kaki saja tampaknya tidak bisa menambah turunnya berat badan lebih banyak lagi,” kata Cassetty.

“Secara umum, rata-rata orang dewasa sehat akan merasakan perbedaan dari meningkatkan gerakan tubuh dan, pada saat yang sama, memakan makanan sehat,” kata Moore.  “Anda boleh jadi berhasil atau tidak berhasil menurunkan berat badan dengan diet dan olahraga; (keadaan ini bisa berubah-ubah). Penurunan berat badan bisa berbeda-beda tergantung pada genetik seseorang dan metabolisme, usia, aktivitas fisik secara keseluruhan, tingkatan stress, dan bahkan tidur.

Related: Gain definition and strength and reduce your risk of injury with this easy-to-follow plan.

Bagaimana memulai jalan kaki sebagai kegiatan rutin?

Jalan kaki adalah salah satu olahraga rutin paling mudah untuk dimulai—ambil rute dan mulailah bergerak! Bryant merekomendasikan memakai alas kaki yang nyaman, namun tidaklah perlu membeli sepatu atau perlatan lain yang bagus dan mahal.

Kecepatan yang baik saat memulai adalah berjalan dengan kecepatan sekitar tiga mil satu jam, atau berjalan kaki sejauh satu mil dalam waktu 20 menit.

Jika Anda memperhatikan sebuah metrik sebagai patokan, Bryant merekomendasikan berjalan kaki hingga 10.000 langkah, yang akan membantu Anda membakar sekitar 1.000 kalori. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa menempuh 8.000 langkah selama beberapa hari dalam seminggu bisa mengurangi resiko kematian, jadi meskipun Anda tidak bisa memenuhi 10.000 langkah sebagai patokan, Anda masih bisa merasakan manfaat kesehatan dari 8.000 langkah itu.

Related: Yes, walking counts as exercise. Here’s how to get the most out of it.

Bagaimana membakar lebih banyak kalori ketika berjalan kaki?

Jika Anda mencari olahraga yang full-body, Anda bisa meningkatkan olahraga jalan kaki Anda dengan mengubah lintasan yang Anda tempuh.

“Berjalan kaki ke atas bukit atau memiringkan treadmill Anda bisa meningkatkan intensitas dan tantangan jalan kaki,” kata Bryant. Anda juga bisa memberlakukan beberapa interval di mana Anda bisa mengubah kecepatan. Jika Anda berjalan di luar ruang, boleh jadi, Anda akan bisa berjalan cepat dari tanda berhenti yang satu ke tanda berhenti yang lain, dan berjalan dengan kecepatan normal hingga mencapai tanda berhenti berikutnya. Jika Anda berjalan kaki di treadmill … berjalanlah secara nyaman selama tiga menit, dan kemudian, satu atau dua menit beriktunya, berjalanlah setengah mil satu jam lebih cepat.

Anda juga bisa menambahkan beban, namun Bryant menyarankan untuk tidak menggunakan beban pada tangan tapi menggunakan rompi pemberat, yang bisa membuat Anda lebih banyak menggunakan tenaga tanpa harus memberi tekanan pada peesendian.

Jika Anda menginginkan kegiatan yang tanpa mengguakan alat, Anda bisa mencoba melakukan sesuatu yang sederhana seperti melambaikan kedua tangan Anda. Sebuah penelitian oleh American Council on Exercise menemukan bahwa menggerakkan kedua lengan dengan penuh semangat bisa mengeluarkan lebih banyak lalori.

“Mungkin terlihat janggal, tapi mengerakkan lengan berputar-putar secara bersemangat tentu saja bisa meningkatkan intensitas olahraga, kata Bryant.

Related: If you walk as exercise, burn more calories, increase your heart-rate and tone your arms with this upper-body routine.

Apa manfaat lain jalan kaki bagi Kesehatan?

Tentu saja, ada lebih banyak lagi manfaat kesehatan dari berjalan kaki daripada hanya sekedar menurunkan berat badan. Sama dengan kegiatan aerobik lainnya, jalan kaki bisa membantu memperbaiki fungsi sistem kardiovaskuler Anda, menyebabkan kontrol gula darah menjadi lebih baik, dan membantu menurunkan tekanan darah.

“Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari latihan kardio lainnya, seperti bersepeda, lari, berenang, juga bisa Anda dapatan dari berjalan kaki,” kata Bryant.

Jalan kaki juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Bryant mengatakan bahwa jalan kaki bisa membantu mengurangi dan mengatasi stress an kecemasan.

“Saya ingin mengatakan pada orang-orang … agar benar-benar memperhatikan dan fokus pada bagaimana rasa yang bisa ditimbulkan oleh jalan kaki, karena saya kira hal itu bisa menjadi motivator besar untuk membuat mereka tetap bertahan dalam game ini, dalam arti terus melakukan jalan kaki,” katanya. (Kerry Breen)

Related: Walking workout plans that will reduce stress, tone muscles and help you lose weight.

https://www.yahoo.com/news/walking-lose-weight-does-205744845.html

Read more

0 Alasan Ambigu di Balik Penolakan Tim Israel

Heboh tentang adanya reaksi penolakan masyarakat Indonesia tentang  keiikutsertaan tim sepakbola Israel dalam perhelatan Piala Dunia U-20, yang menurut rencana akan diselenggarakan di Indonesia, akhir Mei mendatang, telah menyebabkan FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan tersebut, dan menggantikannya dengan negara lain. Tak kurang dari Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Gandjar Pranowo—dua tokoh yang dianggap paling santer mendukung penolakan itu—telah mengeluarkan suara tegas menolak kehadiran Tim Israel.

Suara tegas Koster tersebut disampaikannya beberapa hari sebelum dilakukan drawing, atau pengundian peserta, yang menurut rencana akan diselenggarakan di Bali, akhir Maret 2023.

Mungkin Sebagian orang beranggapan bahwa penolakan tim sepakbola Israel semata didasarkan pada sentimen politik dan keagamaan, di mana Israel, yang notabene adalah negara Yahudi, secara de-facto menjajah dan bertindak represif terhadap Palestina, yang merupakan negara Islam, dan suara-suara penolakan yang sejauh ini kita dengar adalah berasal dari mereka yang membenci Israel, dan mendukung Palestina.

Namun jika kita berpikir cermat, latar belakang penolakan ini bersifat ambigu, dan seperti dua sisi mata uang yang berlawanan, dan seperti ular berkepala dua, yang bisa digunakan untuk menggambarkan dua sisi sikap yang berlawanan dari orang yang bersangkutan.

Sekilas I Wayan Koster seperti anti Israel, atau membenci Israel. Namun alasan yang dia berikan atas penolakannya sama sekali tidak menunjukkan sikapnya sebagai pembenci Israel atau anti israel, meski, tentu saja,  tidak bisa pula disebut sebagai pendukung Israel.

Dalam hal ini, I Wayan Koster mengaku telah mencermati secara seksama, bahwa kehadiran Timnas Israel pada Piala  Dunia U-20 telah menimbulkan pro dan kontra di Indonesia. Hal itu terkait dengan konflik Israel – Palestina, terutama setelah perubahan pemerintahan di Israel oleh sayap kanan yang begitu keras terhadap Palestina. Menurut dia, seperti yang dikutip oleh sebuah media, hal ini sangat berpotensi menjadi ancaman dan gangguan keamanan di Bali, baik ancaman bersifat terbuka, maupun tertutup.

Sikap Wayan Koster ini didukung sepenuhnya oleh masyarakat Bali. "Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali yang telah memahami dan mendukung sikap Saya sebagai Gubernur Bali yang menolak kehadiran Tim Israel dalam Kejuaraan Dunia FIFA U-20, serta mengapresiasi para pihak yang tidak sependapat atas sikap Saya," ujar Koster, seperti yang tertulis dalam liputan6.com.

Di sini jelas, penolakan I Wayan Koster, dan masyarakat Bali pada umumnya, bukanlah didasarkaan pada sentimen anti Israel, atau kebencian terhadap Israel, tetapi berdasarkan alasan logis semata.

Ramainya penolakan tim sepakbola Israel masuk ke Indonesia sebagai peserta Kejuaran Sepakbola Dunia U-20 di berbagai media sosial tentu telah menimbulkan kekhawatiran mendalam pada Koster, dan pada kita umumnya, bahwa akan terjadi kerusuhan besar-besaran di mana-mana, bukan hanya di Bali, tempat pengundian peserta dan pertandingan nanti di lakukan, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia.

Dan jika itu terjadi, maka akan timbul kehancuran, baik dalam bidang politik maupun ekonomi, pada Indonesia, khususnya Bali, yang sedang galak-galaknya menjalankan program pemulihan wisata.

Di lain pihak, tentu saja ada yang menolak kedatangan tim Israel ini berdasarkan kebencian pada negara tersebut semata. Mereka boleh jadi adalah orang ambigu, yang di satu sisi mencintai sepakbola, dan bercita-cita meningkatkan mutu persepakbolaan di Indonesia, namun di sisi lain mencampuradukkan politik dengan sepakbola.

Pecinta sepakbola, khususnya yang ingin melihat persepakbolaan Indonesia berkembang, tentu paham bahwa tim sepakbola Indonesia harus banyak-banyak mengikuti berbagai turnamen yang bersifat internasional, dan kesempatan tim sepakbola kita untuk ikut dalam pertandingan internasional sekelas piala dunia tentu sangat terbatas. Sejarah mencatat, Indonesia tidak pernah ambil bagian dalam putaran piala dunia, kecuali pada zaman Belanda, yang notabene bukan atas nama negara Indonesia, melainkan Hindia Belanda, dan itupun pemainnya sebagian besar orang Belanda.

Dan ketika kesempatan itu datang, diberikan oleh FIFA secara gratis—tanpa ikut seleksi—karena kita bertindak sebagai tuan rumah, mestinya jangan disia-siakan, dan dijaga secara ketat.

Kewenangan menentukan jadwal dan peserta pertandingan tentu sepenuhnya di tangan FIFA. Kita dalam hal ini hanya bertindak sebagai tuan rumah. Kita tidak bisa ikut campur dalam menentukan peserta pertandingan. Dan jika kita menolak salah satu peserta karena alasan politik, atau apapun, tentu FIFA berhak mencabut kembali status kita sebagai tuan rumah, dan memindahkannya ke negara lain.

Kita tak usah meniru negara-negara Eropa, yang kompak menolak keikutsertaan Rusia dalam Piala Dunia 2022 kemarin, karena posisi tawar kita tak setinggi negara-negara Eropa. Kita ini negara yang tak diperhitungkan dalam khazanah kejuaraan dunia sepakbola.

 

Read more

0 Meditasi Terbukti Bisa Mengembangkan Otak: Hanya Dalam Tempo Delapan Minggu Bisa Meningkatkan Kemampuan Belajar dan Memori

Practising simple meditation techniques such as concentrating on your breathing helps build denser grey matter in parts of the brain associated with learning and memory (stock image)
Meditasi benar-benar merupakan olahraga bagi pikiran, menurut para ilmuwan yang telah menemukan bahwa meditasi bisa membuat ukuran otak menjadi lebih besar.

Melakukan teknik-teknik meditasi sederhana seperti melakukan konsenstrasi pada tarikan napas Anda bisa membantu membuat grey matter pada pada bagian otak yang berhubungan dengan belajar dan memori, mengontrol emosi dan rasa welas asih (compassion) menjadi lebih padat.

Meditasi selama delapan minggu bisa menghasilkan perubahan-perubahan struktural yang cukup besar untuk ditangkap oleh alat scan MRI, demikian hasil temuan para ilmuwan Amerika.

Ahli neurosains Harvard Dr. Sara Lazar mengatakan: ‘Jika Anda menggunakan bagian tertentu dari otak Anda, maka bagian itu akan bertumbuh karena Anda menggunakannya. Ini benar-benar merupakan latihan mental. Pada dasarnya, idenya adalah “gunakan atau Anda akan kehilangan dia”. Hal ini sama halnya dengan kita membangun otot kita.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr Lazar dan para koleganya, 16 orang relawan menjalani scan otak sebelum dan setelah delapan minggu mereka menjalani kursus ‘pemusatan perhatian’ (‘mindfulness’ course).

Mindfulness adalah bentuk meditasi yang kini semakin populer di mana tujuannya adalah untuk memfokuskan pikiran (thoughts) pada sensasi-sensasi tubuh dan melepaskan diri dari pikiran-pikiran yang mengganggu (‘chatter of the mind’).

Para relawan tersebut menjalani sesi-sesi kelompok mingguan di mana mereka melakukan latihan pernapasan, yoga lunak (gentle yoga) dan menjalani sebuah ‘scan tubuh’, memfokuskan pikiran-pikiran pada salah satu bagian tubuh dalam setiap kali sesi. Mereka juga diminta melakukan hal itu selama setengah jam setiap hari.

Scan MRI dilakukan sebelum dan setelah mereka menjalankan sesi-sesi tersebut dan hasilnya dibandingkan dengan para relawan yang tidak mengikuti kursus mindfulness.
Setelah depalan minggu, mereka yang mengikuti kursus meditasi mindfulness ternyata mempunyai grey matter yang lebih tebal pada beberapa bagian otak mereka. Ini termasuk hippocampus sebelah kiri, sebuah struktur kecil berbentuk sepatu kuda yang terdapat pada otak bagian tengah yang terlibat dalam memori, belajar dan pengaturan emosi.

Bagian-bagian lain yang juga ‘menjadi lebih kuat’ adalah posterior cingulate cortex—yang juga penting bagi memori dan emosi; temporo-parietal junction, yang berperan dalam menimbulkan rasa empati; dan cerebellum, yang membantu mengkoordinasi gerakan.

Mereka yang tidak menjalani kursus meditasi mindfulness tidak mengalami perubahan-perubahan struktur otak seperti itu.

Dr Lazar mengatakan latihan mental bisa menstimulasi neuron-neuron yang membentuk grey matter untuk membentuk koneksi yang lebih padat di antara mereka. (By Stephen Adams, Mail On Sunday Health Correspondent)

http://www.dailymail.co.uk/health/article-2826953/Proof-meditation-grow-brain-just-eight-weeks-improve-learning-memory.html?ito=social-facebook
Read more

0 Olahraga Juga Bisa Membuat Kulit Awet Muda


Work it out: A new study has found that regular exercise can cause the skin's aging process to reverse, even in participants who took it up later in life
Lupakan krim-krim anti-penuaan yang mahal itu, para ilmuwan telah menemukan bahwa berolahraga secara teratur boleh jadi merupakan kunci untuk meremajakan kulit yang mulai menua.

Para peneliti di McCaster University di Ontario menemukan bahwa bahkan orang yang mereka teliti yang baru mulai berolahraga dalam usia tuanya bisa mendapatkan kulit mereka lebih muda dengan berolahraga .

‘Saya tidak ingin melebih-lebihkan hasil-hasil penelitian kami ini, tapi, benar, ini cukup berharga untuk dilihat,’ kata Dr Mark Tarnopolsky, yang mengawasi penelitian tersebut, pada The New York Times.
 
Penelitian tersebut dimulai pada tikus, ketika para ilmuwan memperhatikan bahwa dengan menjauhkan hewan pengerat ini dari exercise wheels (alat olahraga berupa roda) menyebabkan tikus-tikus tersebut cepat lemah, gundul dan sakit.

Sedangkan tikus-tikus yang diberi exercise wheels, lebih sehat secara keseluruhan, bulu-bulunya tidak rontok dan bahkan tidak beruban.

Tertarik oleh temuan hasil mereka itu, tim tersebut melanjutkan untuk meneliti sebuah kelompok yang terdiri dari 229 orang laki-laki dan wanita sukarelawan yang berusia antara 20 hingga 84 tahun.

Separuh dari para partisipan diminta untuk melakukan sekurangnya tiga jam aktivitas fisik mulai dari yang moderat hingga yang gencar setiap minggunya, sedangkan separuh lainnya tetap tidak melakukan apa-apa.

Semua relawan kemudian diminta menyerahkan sepotong kulit dari pantat mereka—sebuah area yang jarang terkena kerusakan akibat sinar matahari—dan hasilnya, tentu saja, sampel dari mereka yang berolahraga menunjukkan kulit yang kelihatan lebih muda.

Bagian akhir dari penelitian mereka itu meneliti orang-orang yang berusia lebih dari 65-tahun yang sebelumnya tidak menyukai olahraga, tapi kemudian melakukan serangkaian latihan fitness selama tiga bulan.

Ketika membandingkan contoh-contoh kulit pantat yang diambil sebelum dan sesudah mereka melakukan latihan fitness, para peneliti mengatakan hasil-hasilnya mengejutkan, dengan catatan bahwa baik lapisan dalam maupun lapisan luar kulit mereka terlihat seperti mereka masih berusia 20 hingga 40 tahun.

‘Seuatu yang beda yang telah mereka lakukan hanyalah olahraga,’ kata Dr Tarnopolsky menyimpulkan. Adalah mencengangkan mengetahui betapa olahraga bisa mengubah tubuh kita dengan cara-cara yang rumit.’

Meski dia mengakui bahwa contoh kulit yang diambil tersebut hanya sedikit saja dan masih diperlukan lebih banyak penelitian, namun hasil-hasil temuan tersebut cukup menunjukkan salah satu kelebihan dari melakukan olahraga; yang bisa meningkatkan banyak manfaat kesehatan lain yang sudah dikenal selama ini, termasuk meningkatkan kesehatan otak dan kardiovaskuler.

Dan bagi kita semua yang menganggap penampilan adalah segalanya, ini adalah alasan yang paling tepat untuk melakukan rolahraga. (By Annabel Fenwick Elliott)

Read more:
http://www.dailymail.co.uk/femail/article-2607298/Can-exercise-actually-REVERSE-aging-Promising-new-study-reveals-working-make-skin-appear-FORTY-years-younger.html
Read more

0 Apakah Manfaat Olahraga Tergantung Frekuensinya?


Tak bisa pergi ke gym hari ini? Ya udah—diganti besok saja. Menyangkut manfaat kesehatan dari olahraga yang paling utama, tidaklah penting berapa sering Anda melakukan olahraga itu, asalkan Anda melakukan 150 menit aktifitas fisik itu secara total dalam seminggu, menurut sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism. 
 
Para peneliti menganalisis sebuah sampel yang representatif secara nasional sebanyak 2.324 orang Kanada dewasa aktif yang ikut serta dalam Survei Kesehatan Kanada. Setiap orang dalam penelitian tersebut melakukan sekurangnya 150 menit aktivitas mulai dari yang moderat hingga yang gencar setiap minggunya. Sebagian dari mereka memecah-mecah aktivitas tersebut menjadi lima atau tujuh sesi, sedangkan yang lain berolahraga satu hingga empat kali seminggu. Resiko mengalami sindrom metabolisme, obesitas, tekanan darah tinggi, lemak darah yang tinggi dan kolesterol yang tinggi, dan gula darah yang tinggi pada masing-masing kelompok tersebut kira-kira sama. Ini berarti, orang yang melakukan olahraga yang jumlah menitnya secara kumulatif paling banyak adalah yang paling sehat. 

Hal ini terjadi karena jumlah total, jenis, dan intensitas dari aktivitas olahraga semuanya mempunyai efek yang lebih besar terhadap tubuh Anda daripada frekuensinya, menurut penulis peneliti Ian Janssen, PhD, profesor madya pada Sekolah Kesehatan dan Kinesiologi di Queen's University di Kanada.

Jadi apakah ini berarti Anda bisa melakukan olahraga selama dua jam setengah sehari dan kemudian tidak melakukan olahraga lagi di minggu itu? Tidak juga. Para peneliti tidak secara spesifik meneliti pola olahraga sehari seminggu ini (mereka hanya meneliti pola olahraga satu hingga empat hari, dan lima hingga tujuh hari seminggu), jadi ini tidak berarti bahwa Anda bisa berolahraga satu kali saja dalam seminggu dan mendapat manfaat kesehatan yang sama dengan olahraga setiap hari.

Dan, meski olahraga yang sedikit tapi dilakukan dengan waktu yang lebih lama bisa jadi menurunkan faktor-faktor resiko penyakit kardiovaskuler, tapi tidak mungkin bisa membantu Anda mencapai tujuan yang Anda inginkan dari melakukan olahraga, seperti berolahraga untuk mengikuti perlombaan atau untuk menurunkan berat badan—dan bahkan bisa menimbulkan nyeri persendian dan nyeri otot, menurut Laporan Komite Bimbingan Olahraga Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia AS.

Kesimpulannya adalah: jika Anda tidak bisa melakukan olahraga lebih sering, boleh-boleh saja melakukan olahraga selama dua atau tiga kali seminggu tapi waktunya lebih lama—tetapi melakukan olahraga lebih sering dengan waktu yang lebih sedikit adalah yang ideal.

photo: iStockphoto/Thinkstock


http://www.womenshealthmag.com/fitness/does-it-matter-how-often-you-work-out?cm_mmc=Facebook-_-womenshealth-_-content-fitness-_-WorkoutOften
Read more

0 Manfaat Bersepeda


Belakangan ini saya perhatikan banyak anak muda yang kembali bersepeda, baik untuk olahraga maupun sebagai kendaraan ke tempat kerja. Kendaraan tak bermotor yang dulu sempat langka ini kini marak kembali. Di samping anak-anak usia sekolah dasar yang masih sering menggunakan kendaraan ini untuk bermain sehari-hari, setiap pagi hari saya menyaksikan banyak anak-anak SMA yang mengendarai sepeda ke sekolah. Melihat orang bersepeda di jalan raya sungguh merupakan sebuah pemandangan yang sedap.

Sepeda tak bermotor kini merupakan oasis yang menyejukkan di tengah-tengah bisingnya kendaraan bermotor yang kini tampak semakin lama semakin membludak di jalan raya. Murah dan mudahnya orang mendapat sepeda motor saat ini adalah sebuah faktor penyebab banyaknya kendaraan ini berlalu lalang di jalan raya.

Pengunaan sepeda motor sebagai kendaraan sebenarnya kurang menguntungkan. Di satu sisi, kendaraan ini merupakan salah satu penyumbang polusi terbesar, di samping mobil. Di sisi lain, sepeda motor juga kurang baik bagi kesehatan dibandingkan dengan mobil. Dan celakanya, sepeda motor merupakan penyumbang terbesar kematian akibat kecelakan lalu lintas. Namun demikian jumlah sepeda motor kian hari kian meningkat di negeri kita tercinta ini.

Di sisi lain, sepeda, meski kurang bermanfaat dari sisi efisiensi waktu, merupakan kendaraan yang paling sehat. Sepeda tidak menimbulkan emisi gas buang yang bisa menyebabkan polusi. Menggoes sepeda juga merupakan sebuah olaharaga yang menyehatkan. Dan harganya yang lebih murah dibandingkan kendaraan lain tentu saja lebih menuntungkan dari segi ekonomi.

Jadi apalagi kurangnya sepeda, dan mengapa Anda masih membangga-banggakan sepeda motor yang sering kali menimbulkan masalah itu. Jual sepeda mtor Anda dan beralihlah ke sepeda mulai sekarang.
Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari bersepeda:

Bersepeda adalah salah satu olahraga yang paling mudah dilakukan
Anda bisa mengendarai sepeda hampir setiap hari, kapan saja di sepanjang tahun, dan tanpa harus mengeluarkan biaya. Banyak orang enggan melakukan olahraga tertentu karena olahraga itu menghendaki keterampilan tingkat tinggi, atau mungkin karena mereka tidak bisa bergabung dalam sebuah tim karena masalah waktu. Kebanyakan dari kita bisa mengendarai sepeda dan sekali Anda bisa bersepeda Anda tidak akan pernah lupa lagi. Yang Anda butuhkan hanyalah sebuah sepeda, setengah jam di sini atau di sana kalau Anda suka, dan sedikit kepercayaan diri.

Bersepeda membangun kekuatan dan kekencangan otot
Bertentangan dengan anggapan umum, bersepeda bukanlah olahraga yang hanya melibatkan kaki semata. Bersepeda juga membangun kekuatan dengan cara yang holistik karena setiap bagian tubuh dilibatkan dalam bersepeda.

Bersepeda meningkatkan kekuatan otot
Bersepeda bisa memperbaiki fungsi umum otot secara perlahan, dengan hanya sedikit resiko mengalami  kelebihan olahraga (over exercise) atau keseleo. Bersepeda secara teratur bisa memperkuat oto-otot kaki dan sangat baik untuk mobilitas pinggang dan sendi lutut. Otot kaki, paha, bokong dan pinggang Anda akan secara perlahan mengencang.

Bersepeda membangun stamina
Bersepeda adalah cara yang baik untuk membangun stamina. Cara ini sangat efektif, karena orang menikmati bersepeda dan mereka tidak menyadari bahwa mereka telah menempuh jarak yang lebih jauh dari yang terakhir kalinya tempuh dengan bersepeda.

Bersepeda memperbaiki kesehatan kardiovaskuler
Bersepeda membuat jantung berdetak atabil dan membantu memperbiki kesehatan kardiovaskuler. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bersepeda ke tempat kerja bisa meningkatkan kesehatan kardiovaskuler sebesar 3-7 persen. Bersepeda menggunakan kelompok otot yang terbesar yaitu otot kaki, meningkatkan rata-rata detak jantung yang bermanfaat untuk stamina dan kebugaran.

Bersepeda membakar kalori
Bersepeda merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan yang tidak diinginkan. Bersepeda statis bisa membakar hingga 300 kalori per jam. Jika Anda bersepeda selama 30 menit sehari maka Anda akan membakar 11 pond lemak dalam setahun. Karena bersepeda membantu membangun otot-otot, maka bersepeda juga bisa meningkatkan rata-rata metabolisme Anda lama setelah Anda selesai melakukannya.

Bersepeda memperbaiki kesehatan jantung
Menurut Asosiasi Kesehatan Inggris, bersepeda selama 20 menit saja seminggu bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner sebanyak 50%. Sebuah penelitian besar yang melibatkan 10.000 pegawai negeri di negara itu mengisyatakan bahwa mereka yang bersepeda 20 mil selama seminggu hanya separuh kemungkinan akan menderita penyakit jantung dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang tidak bersepeda.

Bersepeda memperbaiki koordinasi tubuh
Bersepeda adalah sebuh aktivitas yang melibatkan seluruh tubuh. Oleh karena itu, koordinasi lengan-ke-kaki, kaki-ke-tangan dan tubuh-ke-mata bisa diperbiki dengan bersepeda.

Bersepeda mengurangi stress
Olahraga apa saja kalau dilakukan secara teratur bisa mengurangi stress dan depresi dan memperbaiki kesehatan dan kepercayaan diri. Bersepeda di luar ruang adalah cara yang baik untuk menyatu dengan alam dan untuk menghirup udara segar. Bersepeda bisa membuat kita melarikan diri dari stress kehidupan sehari-hari dan bisa mengembalikan jiwa muda.


(sumber: http://www.adultbicycling.com/component/content/article/9-bicycling-basics/37-health-benefits-of-cycling-ii.html)

Read more

0 Foto-foto Lucu Atlet Loncat Indah Olimpiade London 2012


Funny Diver Faces
Matt King/Adam Pretty/Al Bello, Getty Images

Salah satu yang paling menarik dari Olimpiade 2012 tentu saja adalah loncat indah. Ada kompetisi yang ketat tahun ini, khususnya dalam babak penyisihan, dan semua atlit telah berusaha mati-matian untuk mencoba tampil semenarik mungkin ketika sedang berputar-putar di udara. Bagaimana kita tahu? Ada sesuatu yang bisa terbaca dari wajah para atlit lompat indah, “Ini adalah sesuatu yang sulit dilakukan.”

Para atlit pesaing ini boleh jadi kelihatan seperti angsa yang elegan dari kejauhan, namun ketika kamera mendekat ke gerakan lambat yang diputar ulang, tidak ada satupun dari mereka yang mampu menyembunyikan rasa tidak nyaman di wajah mereka.
Jika loncat indah bukanlah olahraga yang ingin Anda tonton dalam Olimpiade 2012, namun Anda bisa melihat wajah-wajah atlit lompat indah terbaik jika Anda browsing galeri di bawah ini. (By: Nick Romano)
Funny Diver Face
Matt King/Adam Pretty/Al Bello, Getty Images
Funny Diver Face
Quinn Rooney, Getty Images
Funny Diver Face
Al Bello, Getty Images
Funny Diver Face
Clive Rose, Getty Images
Funny Diver Face
Adam Pretty, Getty Images


Funny Diver Face
Matt King, Getty Images
Funny Diver Face
Clive Rose, Getty Images
Funny Diver Face
Harry How, Getty Images
Funny Diver Face
Richard Heathcote, Getty Images
Funny Diver Faces
Chris McGrath, Getty Images
Funny Diver Face
Al Bello, Getty Images
Funny Diver Face
Bryn Lennon, Getty Images
Funny Diver Face
Adam Pretty, Getty Images
Funny Diver Face
Adam Pretty, Getty Images
Funny Diver Faces
Ian Waldie, Getty Images

Funny Diver Face
Richard Heathcote, Getty Images
Read more

0 You’re Never Too Old



Kenalkan Fauja Singh. Dia adalah seorang pelari maraton keturunan India dan sekarang merupakan pemegang rekor dunia untuk kelompok usianya setelah keikutsertaannya dalam lomba lari maraton Toronto Waterfront (Toronto Waterfront Marathon) pada tahun 2003 dengan catatan waktu tempuh 5 jam 40 menit, pada usia 92 tahun. Singh sekarang berumur 100 tahun, dan tampaknya dia belum mau berhenti berlari. “Saya tidak akan berhenti lari hingga saya mati. Target saya berikutnya, Insyaallah, adalah menjadi pelari maraton tertua di dunia sepanjang masa,” kata Singh,” pada tahun 2009 lalu. Sebagai orang yang telah mencapai usia satu abad, saya cukup yakin dia telah mencapai target itu.

Read more

0 Rahasia di Balik Obat Semprot




Setiap kali pemain sepakbola terluka—apakah luka beneran atau hanya pura-pura—tim dokter datang berlarian memasuki lapangan dengan membawa sekantong trik untuk membantu usahanya memulihkan si pemain yang mengerang kesakitan tersebut. Lalu, hampir senantiasa, untuk bagian tubuh yang mana pun yang dirasakan si pemain sakit, si dokter mengeluarkan sebuah kaleng obat semprot dan menyemprot si pemain dengan semprotan serupa kabut putih dalam dosis tertentu.

Semprotan biasanya diberikan pada mata kaki, Achilles, tulang kering, lutut yang baru saja terkilir. Obat semprot ini juga digunakan pada mulut yang terluka, seperti yang diberikan pada defender Spanyol Gerard Pique. Setelah menendang bola dengan mulutnya, dalam pertandingan melawan Honduras, hari Senin lalu, Pique yang cedera babak belur, diberi semprotan ke dalam mulutnya, seperti semprotan penyegar nafas sebelum berangkat ke tempat kerja (lihat gambar), sebelum diberi sumpalan kapas.

Kadang-kadang, obat semprot itu manjur seperti bayamnya Popeye, kadang-kadang hanya berfungi sebagai pengobatan sementara sebelum si pemain diangkut dengan stretcher, tetapi sejauh ini, obat semprot ini adalah andalan utama dalam pengobatan kilat di lapangan.

Jadi, apakah obat semprot aerosol itu?

Well, seperti yang dijelaskan Slate’s piece on the matter pada tahun 2006, sebenarnya ada beberapa “obat semprot ajaib” yang digunakan, tergantung masalah dan situasinya.

Mereka boleh jadi menggunakan air dingin, misalnya, untuk mendinginkan seorang atlit yang overheated. Atau boleh jadi mereka menyemprotkan sebuah abrasi dengan sebuah larutan benzoin sehingga mereka bisa menempelkan perban pada kulit yang berkeringat. Kuat dugaan sebagian obat semprot kaleng itu mengandung “pendingin kulit,” zat kimia seperti ethyl chloride yang berfungsi mendinginkan dan meredam permukaan kulit ketika terjadi kontak.

Pendingin kulit mempunyai fungsi sebagai alat bius singkat yang bisa, secara sementara, meredam rasa sakit yang timbul akibat stud marks pada mata kaki, atau, paling tidak, membuat si pemain berpikir bahwa obat itu berguna. Dan, ketika obat itu tidak mampu untuk mengatasi cedera serius seperti, katakanlah, cedera ligamen pada lutut atau cedera akibat tembakan bola keras ke dada, kiranya pertolongan yang sementara itu cukup berguna untuk membawa sang pemain kembali ke lapangan.

Tentu saja, ketika terjadi cedera parah seperti itu, obat semprot tersebut tidak lagi tampak ajaib, melainkan hanya sekedar obat semprot biasa.

(Brooks Peck/ Yahoo! Sports)

Read more

0 Mengapa Pemain Bertukar Kostum

Selama berlangsungnya UEFA EURO 2008 Pertandingan Grup A  antara Portugal dan Turki di Stade de Geneve pada tgl 7 Juni , 2008 di Geneva, Switzerland.

                                                     

Dalam kehidupan sehari-hari, kita enggan bertukar pakaian dengan orang lain, dan memakainya. Apalagi bila pakaian itu penuh keringat. Namun lain halnya di sepakbola. Para pemain sepakbola tidak segan-segan bertukar pakaian, dan memakai pakaian lawannya, meskipun pakaian itu kotor dan bau. Mungkinkah kebiasaan para pemain sepakbola ini akan terjadi juga dalam jenis kehidupan yang lain. Siapa tahu.

Tradisi pemain sepakbola bertukar kostum yang penuh keringat dengan pemain lawan tandingnya, setelah permainan usai (kadang-kadang pada separuh permainan), adalah sesuatu yang tidak aneh dan asing lagi. Menurut FIFA, pertukaran kostum ini yang pertama kali tercatat adalah pada tahun 1931, ketika tim Perancis meminta kostum lawannya, tim Inggris, sebagai kenang-kenangan untuk merayakan kemenangan 5-2 mereka atas tim Inggris yang bersejarah, di Colombes. Namun, pertukaran kostum yang paling dikenang—dan yang dipandang sebagai awal kegilaan ini di jaman modern—adalah ketika si legenda sepakbola Pele bertukar kostum dengan Bobby Moore, setelah pertandingan Piala Dunia antara Brazil dan Inggris pada tahun 1970.

Mengapa mereka melakukan ini?

Bukan, ini bukan dimaksudkan untuk menghina lawan dengan menjadikannya tempat pembuangan pakaian kotor Anda, ini sebenarnya adalah untuk menunjukkansportsmanship mereka, para pemain. Setelah berjuang di lapangan selama 90 menit, bertukar kostum adalah salah satu cara untuk menunjukkan respek dan pertemanan antara para petarung itu. Tentu saja ada pemain sepakbola yang menolak bertukar kostum karena, ya, hanya karena mereka tidak menghendaki pakaian orang lain yang basah oleh keringat. Sementara, ada pula, pemain lain, yang tidak peduli dan bahkan memakai pakaian yang bau itu sebagai cara untuk menunjukkan rasa hormat yang tinggi. Atau karena ada keinginan yang tinggi untuk mencoba pakaian lain, betapa pun kotornya.


Tim-tim sepakbola menggunakan perlengkapan-perlengkapan baru untuk setiap pertandingan, jadi memberikan sepotong kostum bukanlah masalah besar bagi para pemain. Ketika Pele bermain untuk New york Cosmos, crew-nya menyediakan sebanyak 25-30 potong kostum untuk memenuhi segala kemungkinan permintaannya—sebuah contoh ektrem betapa seorang pemain terbaik dari tim lawan biasanya menjadi yang paling diinginkan. Tetapi, di samping seorang legenda sepakbola seperti Pele atau Cristiano Ronaldo, pertukaran kostum biasanya dilakukan secara sembarang saja, yang dilakukan dengan siapa saja yang kebetulan ada di dekatnya, atau dengan seorang pemain yang dianggap telah melakukan permainan yang mengesankan.

Sebagian pemain mengumpulkan kostum-kostum sebagai kenang-kenangan selama karir mereka di sepakbola dan sebagian lainnya mungkin menggunakannya untuk diberikan kembali sebagai hadiah, untuk mendapatkan uang, dan untuk kegunaan dekoratif.

Akan tetapi, walaupun setelah 79 tahun, praktik ini harusnya mulai dilakukan juga dalam kehidupan yang lain, meskipun ada iklan di Jozy Altidore’s SportsCenter ad yang bisa mempengaruhi pikiran Anda. Mungkin, suatu hari, kebiasaan ini akan terjadi pula di kantor-kantor, gedung bioskop, dan di pesta-pesta ulang tahun, di mana saja.

(Yahoo! Sports/ Brooks Peck)
Photo: Getty Images
Read more
 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger