Makan Ikan Seminggu Sekali Bisa Kurangi Resiko Kerabunan

A man receives an eye exam as an ophthalmologist changes a lens during a health campaign in the suburb of Escobedo
Reuters – Seorang pria diperiksa matanya ketika seorang ophthalmologist mengganti sebuah lensa dalam sebuah kampanye kesehatan di pinggiran Escobedo, di Monterrey 12 Juni, 2008. REUTERS/Tomas Bravo
Orang dewasa yang lebih tua yang makan lemak ikan sedikitnya sekali seminggu bisa mengalami penurunan resiko kehilangan penglihatan yang serius akibat adanya degenerasi macular yang berhubungan dengan usia, demikian menurut sebuah hasil penelitian di A.S.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Johns Hopkins University di Baltimore ini tidak membuktikan bahwa makan ikan bisa mengurangi resiko berkembangnya degenerasi macular yang berhubungan dengan usia yang sudah berada dalam tingkat lanjut, atau AMD (Advanced Macular Degeneration).

Akan tetapi peneliti Bonnilien K. Swenor mengatakan bahwa penemuan ini adalah tambahan bukti dari penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa orang yang sering makan ikan cenderung mengalami rata-rata AMD yang lebih rendah daripada orang yang jarang makan ikan. Penelitian mereka ini, yang dilaporkan dalam jurnal Ophthalmology (http://link.reuters.com/xut38m), juga mendukung teori bahwa asam lemak (fatty acid) omega-3—banyak ditemukan pada ikan berminyak seperti salmon, mackerel dan ikan tuna albacore—bisa mempengaruhi perkembangan dan kemajuan AMD.

“Meski penelitian terkini menunjukkan bahwa makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 bisa mengurangi resiko AMD lanjutan pada beberapa pasien, namun masih perlu dilakukan lebih banyak penelitian lagi,” kata Swenor pada Reuter. Untuk penelitian ini, Swenor dan koleganya menganalisis data dari 2.520 orang dewasa yang berusia 65 sampai 84 tahun yang diperiksa matanya dan disuruh mengisi kuesioner diet terperinci.

mackerel/Wikipedia
mackerel/Wikipedia
Limabelas persen ditemukan mengalami AMD tahap awal atau menengah, sedangkan kurang dari 3 persen telah berada pada tahap AMD lanjutan. Para partisipan yang makan satu atau dua porsi ikan tersebut setiap minggu mengalami resiko berkembangnya AMD 60 persen lebih kecil dibandingkan mereka yang secara rata-rata makan ikan kurang dari satu porsi seminggu.

Secara keseluruhan para peneliti menemukan tidak ada hubungan yang jelas antara ikan yang dilaporkan dimakan oleh para partisipan dan resiko AMD, akan tetapi ada hubungan antara asupan ikan yang kandungan omega-3-nya lebih tinggi dan kecenderungan berkembangnya AMD.

AMD disebabkan oleh pertumbuhan pembuluh darah yang abnormal di belakang retina atau adanya kerusakan sel sensitif-cahaya di dalam retina itu sendiri—yang masing-masing bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang serius.

tuna albacore/Wikipedia
tuna albacore/Wikipedia
Tidak ada obat bagi AMD, akan tetapi perawatan tertentu bisa mencegah atau menunda timbulnya kehilangan penglihatan yang serius. Sebuah uji klinis pemerintah AS menemukan bahwa sebuah campuran dosis tinggi yang spesifik dari antioksidan—vitamin C dan E, beta-karoten dan zinc—dapat memperlambat perkembangan AMD yang berada pada tahapintermediate, dan dokter sekarang umumnya memberi resep ini untuk pasien AMD tingkat intermediate.

Apakah ikan atau suplemen omega-3 dapat menghambat perkembangan AMD belumlah jelas, tetapi tindak lanjut dari percobaan antioksidan AS sekarang sedang menunggu pembuktian apakah menambahkan minyak ikan dan antioksidan lutein dan zeaxanthin ke dalam resimen suplemen aslinya dapat membawa manfaat tambahan. (yahoo.com)

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger