Kebiasaan Sehat ini Tampaknya Bisa Meningkatkan Kekuatan Otak Ketika Anda Baru Melakukannya


Ada banyak alasan untuk melakukan olahraga, mulai dari latihan kesiapan mental (mental health perks) hingga latihan kekuatan fisik (straight up physical fitness). Namun penelitian baru mengisyaratkan bahwa meningkatkan kegiatan fitness rutin yang Anda lakukan bisa memicu lebih banyak pelepasan protein penguat otak

Namun ada sedikit yang perlu dicatat sehubungan dengan hasil temuan ini, termasuk bahwa para peneliti hanya berfokus pada orang yang dianggap tidak aktif ketika penelitian itu dimulai. Namun para ahli mengatakan bahwa hasil tersebut menekankan akan pentingnya latihan olahraga untuk meningkatkan kesehatan otak Anda (dan juga kesehatan Anda secara keseluruhan).

Di bawah ini adalah saran dari penelitian tersebut, plus apa saja yang mungkin ada di balik hubungan ini.

Para peneliti: Flaminia Ronca, PhD, kepala penulis peneliti dan associate professor di Jurusan Intervensi Target di University College London; Amalia Peterson, MD, ahli neurologi behavioral dan aisten professor Neurologi di Pusat Kesehatan Vanderbilt University; Davide Cappon, PhD, direktur Neuropsikologi di Tufts Medical Center. 

Ap saja temuan penelitian ini?

Dalam penelitian ini, yang diterbitkan di dalam jurnal Brain Research, para peneliti meminta 30 orang partisipan yang tidak aktif melaksanakan pelathan selama 12 minggu dengan siklus tiga kali seminggu. Tim peneliti menelusuri banyak tanda-tanda kesehatan selama penelitian tersebut berlangsung, termasuk VO2max dan faktor neurotrofik yang berasal dari otak (BDNF). Mereka juga memberi para partisipan serangkaian test memori kognitif dan mengukur perubahan-perubahan dala aktivitas otak dalam prefrontal cortex. Prefrontal cortext tersebut mengontrol fungsi-fungsi eksekutif, termasuk pembuatan keputusan, regulasi emosi, perhatian, dan ilmpulsitas.

Para peneliti menemukan bahwa level BDNF pasca latihan olahraga meningkat setelah para partisipan menjadi lebih bugar dan ini dihubungkan dengan perubahan-perubahan dalam aktivitas otak yang berhubungan dengan perhatian (attention) dan aspek-aspek fungsi eksekutif lainnya.

Mereka juga menemukan bahwa latihan aerobik mulai dari yang ringan hingga yang berat selama 15 menit saja bisa memicu pelepasan BDNF. Dalam minggu terakhir percobaan tersebut, para partisipan menunjukkan adanya peningkatan BDNF yang lebih besar setelah melakukanlLatihan olahraga intensif dibandinkan dengan sebelum program itu dimulai. (Hal ini tampaknya berhubungan dengan membaiknya VO2max).

Peningkatan level BDNF yang lebih besar akibat latihan olahraga tersebut juga berhubungan dengan perubahan-perubahan dalam aktivitas di dalam prefrontal cortex selama tugas-tugas perhatian dan hambatan (attention dan inhibition). Secara kesluruhan, hasil temuan tersebut mengisyaratkan bahwa meningkatkan kegiatan rutin olahraga bisa meningkatkan BDNF dan juga bisa meningkatkan aspek-asoek fungsi eksekutif, seperti perhatian.

Apakah BDNF itu, dan apa hubungannya dengan kesehatan otak?

BDNF Adalah faktor pertumbuhan bagi neuron. Neuron adalah sel-sel dalam sistem syaraf. “Secara umum, BDNF yang lebih tinggi itu berhubungan dengan kesehatan otak yang lebih baik,” kata Amalia Peterson, MD,  ahli neurologi berhavioral dan asisten profesor neurologi di Vanderbilt University Medical Center. BDNF berperan penting dalam mengatur koneksi antarsel otak.”

Level BDNF yang lebih tinggi biasanya berhubungan dengan kemampuan belajar yang lebih baik, memori, dan tahan terhadap penuaan, “namun ini hanyalah sepotong teka-teki yang lebih besar—bukan cerita secara keseluruhan,” kata Davide Cappon, direktur Neuropsikologi di Tufts Medical Center.

Bagaimanakah latihan olahraga bisa memperbaiki BDNF?

Latihan olahraga akan memaksa tubuh Anda melepas lebih banyak BDNF, yang dikeluarkan di dalam otak dan lewat otot, kata Flaminia Ronca, PhD, kepala penulis peneliti dan associate professor di Jurusan Intervensi Target di University College London.

Latihan olahraga juga bisa memperbaiki aliran darah dan penggunaan energi, yang tampaknya bisa menstimulasi produksi BDNF, menurut Cappon. “Ketika orang menjadi lebih bugar, mereka kemungkinan akan mengembangkan respon BDNF yang lebih besar terhadap masing-masing kegiatan latihan olahraga. Ini berarti sistem tersebut menjadi lebih responsif seiring berjalannya waktu.

Jadi, jika Anda sudah aktif secara fisik, Anda masih bisa merasakan manfaat peningkatan BDNF dari olahraga. “Meski tubuh kita sudah memproduksi BDNF, namun kita memproduksi [lebih banyak lagi] setiap kali kita melakukan latihan olahraga,” kata Ronca. “Dan jika tubuh kita lebih bugar, maka tubuh kita akan memproduksi lebih banyak lagi dalam setiap kegiatan latihan olahraga yang kita lakukan.

Pada akhirnya, hal ini bisa membantu orang merasa lebih memiliki pikiran jernih ketika mereka melakukan latihan olahraga rutin teratur.

Hal ini juga ada hubungannya dengan bukti berdasarkan pengalaman pribadi (anecdotal evidence) yang ditemui Cappon. “Para pasein akan mengatakan sesuatu seperti ‘Saya merasa pikiran lebih tajam’ atau ‘pikirn saya lebih jernih.’ Hal itu sesuai dengan apa yang kita alami—latihan olahraga bisa memperbaiki perhatian (attention), kecepatan memproses (processing speed), dan energi mental, bahkan jika dilakukan dalam waktu sebentar. (Korin Miller)

https://health.yahoo.com/wellness/fitness/exercise/articles/healthy-habit-seems-trigger-more-110000072.html

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger