4 Aturan Kesehatan yang Boleh Anda Langgar


Photo: Mauricio Alejo
Ada banyak perintah untuk menjalankan kehidupan yang lebih sehat yang telah diajarkan kepada kita secara turun temurun—“Minumlah delapan gelas air sehari!” “Makanlah sembilan porsi buah-buahan dan sayur-sayuran!” “Hindari makan daging merah!” Tapi terbukti merawat diri sendiri tidaklah begitu hitam putih, kata psikolog dari Harvard Medical School Alice Domar, PhD, co-author dari buku Live a Little! Breaking the Rules Won't Break Your Health. Penelitian mengungkap bahwa siapapun yang membuat perintah lama itu tidak mengetahui gambaran yang sebenarnya secara keseluruhan, dan bahwa ada lebih banyak jalan untuk mendapatkan kesehatan yang optimal dari yang selama ini kita kira,” kata Domar. Yang menyenangkan adalah, bahwa aturan-aturan baru ini lebih user-friendly daripada aturan-aturan yang lama itu. Di bawah ini adalah empat tips untuk hidup sehat yang sebenarnya.

RELATED: Get Smarter By Eating Chocolate and Zoning Out 

Aturan Lama: Minumlah air delapan gelas sehari.
Aturan Baru: Makanlah minuman Anda.

Rekomendasi untuk menenggak delapan gelas air tersebut tampaknya berasarkan guidelines yang diterbitkan pada tahun 1945. Akan tetapi, kata Howard Murad, MD, pengarang buku The Water Secret, kebanyakan kebutuhan air harian kita itu terdapat di dalam makanan: Buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh yang dimasak seperti oatmeal (bubur gandum) dan quinoa (yang menyerap uap air di dalam panci) semuanya mengandung air yang kita butuhkan. Dan, seperti yang ditegaskan Murad, makanan-makanan tersebut mengandung bonus nutrien: “Semangka dan mentimun mengandung 90 persen air, dan juga mengandung antioksidan. Dengan meminum segelas air, maka yang Anda dapatkan hanya air.” Anda akan tahu tubuh Anda mengalami kecukupan air (hydrated) jika urin Anda tidak berwarna atau berwarna kuning pucat dan jika Anda jarang merasa haus.

RELATED: Top 10 Rules for Eating Right 

Aturan Lama: Makanlah sembilan porsi buah-buahan dan sayur-sayuran
Aturan Baru: Isi separuh piring makan Anda dengan sayur-sayuran.

Satu porsi broccoli terdiri dari sekitar lima helai (lima floret). Satu porsi bayam mentah, adalah satu cangkir bayam. Satu porsi mangga, kira-kira sebesar kepalan tangan. “Maka tidak heran jika orang-orang bingung tentang seberapa banyak, sebenarnya, ukuran satu porsi itu.” kata seorang ahli diet Washington D.C., Rebecca Scritchfield. Dia menasehati: berhentilah menghitung porsi dari apa yang Anda makan dan makanlah separuh dari makanan Anda berupa sayur-sayuran. “Anda tidak membutuhkan setumpuk sayuran di piring Anda. Enam tombak ( enam spears) asparagus untuk makan malam, satu salad bayam untuk makan siang, dan seiris pisang dan sedikit buah berry kiranya sudah cukup.” Dan yang penting adalah kualitas: Bahkan dua atau tiga porsi harian dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang berwarna tua (seperti blueberry, bok choy, atau paprika merah) bisa membantu mengurangi resiko terkena penyakit kanker dan penyakit jantung, kata Scritchfiled. “Sama seperti permainan darts (panahan). Tujuannya adalah untuk mengenai tepat tengah (bull’s eye). Tapi jika tidak benar-benar kena, hampir kenapun sudah cukup baik.”

RELATED: 5 Contemplations for Mindful Eating 

Aturan Lama: Hindari makan daging merah.
Aturan Baru: Makan daging sapi sedikit bisa jadi menyehatkan.

Daging merah telah lama dianggap sebagai serangan jantung di atas piring karena kandungan lemak jenuh-nya yang tinggi. Tapi sebuah penelitian pada tahun 2010 dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa resiko terkena penyakit-penyakit kardiovaskuler berasal dari pelbagai makanan olahan, seperti sosis, hot dogs, dan daging iris—bukan dari steak, hamburgers, dan makanan-makanan non-olahan lainnya. (Biang kerok yang sebenarnya boleh jadi adalah garam dan pengawet). Daging merah merupakan sumber zat besi yang baik dan zinc yang bisa meningkatkan imunitas, dua nutiren yang sebagian wanita mengalami kekurangan. Daging sapi (beef) (khususnya yang berasal dari sapi yang makan rumput) juga mengandung asam linoleic yang terkonjugasi—sejenis lemak yang bisa mengurangi resiko terkena penyakit kanker dan membantu mengurangi lemak tubuh—dalam  konsenstrasi yang tinggi

“Namun tidak semua daging merah sama,” kata Leslie J. Bonci, direktur nutrisi olahraga di Pusat Obat-batan Olahraga Universitas Pittsburg. Dia menganjurkan memilih daging merah yang sangat sedikit mengandung lemak dan menghindari segala sesuatu yang diberi label “prima” (prime), karena mengandung lebih banyak bercak-bercak lemak. Dan cobalah untuk tidak memakan daging lebih dari 4-5 ons (sekitar seukuran sebuah iPhone) per minggu.

RELATED: Exotic Grains That Can Improve Your Health 

Aturan Lama: Jaga BMI Anda antara 18,5 hingga 24,9.
Aturan Baru: Makanlah secara sehat, berolahraga, dan biarkan tubuh Anda mapan secara alami.

Para dokter menggunakan BMI (Body mass index), indeks massa tubuh, --rasio berat badan terhadap tinggi badan—sebagai alat untuk mendiagnosa obesitas. Namun para kritikus mengatakan BMI tidak memperhatikan massa otot, dan sebuah penelitian tentang obesitas pada tahun 2011 mencatat bahwa BMI juga tidak mempertimbangkan lingkar (circumference) pinggang dalam pencatatannya. “Ukuran dan bentuk tubuh orang berbeda-beda,” kata Joanne Ikeda, seorang ahli nutrisi emeritus pada Universitas California, Berkeley. “Ide bahwa seseorang harus mempunyai BMI di bawah 25 adalah konyol.” Seseorang bisa saja mempunyai BMI yang tinggi namun tetap sehat, kata Ikeda. Penelitian juga mendukung teori tersebut: Sebuah penelitian dalam Journal of the American Medical Association menemukan bahwa wanita yang bentuk tubuhnya fit—meski menurut BMI berat tubuh mereka berlebih—lebih kecil kemungkinannya akan menderita serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang bentuk tubuhnya tak karuan (out of shape). Ikeda menasehati para pasiennya agar tidak terobsesi dengan BMI, makanlah makanan yang bergizi, dan lakukan olehraga selama 150 menit seminggu. “Gaya hidup sehat akan menghasilkan berat tubuh yang sehat.” By Oprah.com | Vitality – Fri, Feb 17, 2012 6:21 PM EST (By Leslie Goldman) 

photo: Mauricio Alejandro

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger