12 Cara Pengobatan yang Keliru

KETIKA datang masalah kesehatan, kisa seringkali bersedia mencoba ramuan obat apa saja, bahkan yang paling aneh sekalipun. Seringkali jenis terapi kilat seperti ini tidak berdasar sama sekali, dan apa yang disebut kesembuhan itu hanyalah sebuah efek placebo. 
Di bawah ini adalah 12 ‘permainan’ (fad) tentang kesehatan yang akan memudar (‘fad-ed’) away seiring waktu. Sebagian dari ‘permainan’ ini tidak berkhasiat sebagaimana yang digembar-gemborkannya. Sedangkan sebagian lainnya malah berakibat buruk bagi kesehatan Anda!
1. Sengatan Lebah
Bee_Venom_TherapyPara praktisi pengobatan dengan sengatan lebah mengoleskan racun lebah ke tempat-tempat tertentu pada permukaan tubuh. Sengatan alami lebah dipercaya bisa menyembuhkan serangkaian penyakit termasuk arthritis, sclerosis ganda (multiple sclerosis), tendonitis, fibromvalgia, dan bahkan kanker payudara.
Ada beberapa testimoni dari orang-orang yang mengaku telah merasakan khasiat sengatan lebah. Seorang wanita mengklaim penyakit rheumatoid arthritis yang dideritanya sembuh setelah mendapat 80 kali sengatan setiap dua hari sekali. Cara pengobatan ini sangat popular di China di mana ada sekitar 3.000 klinik sengatan lebah bagi lebih dari 230 juta penduduk pada tahun 2005.
·        FACT: Jika Anda pernah disengat oleh seekor lebah, Anda tentu merasakan betapa sakitnya sengatan tersebut. Ketika manfaat terapi sengatan lebah ini masih dipertanyakan, namun bahaya di baliknya sudahlah pasti. Banyak orang mengalami reaksi alergi terhadap sengatan lebah. Seseorang yang menderita alergi serius terhadap racun lebah akan timbul bintik-bintik merah dengan bengkakan pada kulitnya, dan pembengkakan pada bibir, mata, kerongkongan dan lidah. Mungkin juga terjadi muntah-muntah, berbicara meracau, kebingungan mental dan bahkan kesulitan bernapas. “Itu adalah jenis pengobatan alternatif dan tidak ada dasarnya pada ilmu medis barat … Saya meragukan khasiatnya,” kata profesor Christopher Lam, seorang patholog kimia pada Chinese university di Hong Kong.    


2. Diet golongan darah (blood-group diets)

Selebriti seperti Liz Hurley telah menjadikan diet Golongan Darah menjadi topik pembicaraan hangat tentang kesehatan. Dalam diet ini orang-orang yang bergolongan darah B tidak boleh makan jagung, gandum, miju-miju (lentil), tomat, ayam, kacang dan biji wijen (sesame), dan mereka harus makan kambing, daging domba (mutton), daging rusa (venison), telur, sayuran hijau, dan susu lemak rendah.
Dasar pikirannya adalah, golongan darah Anda ditentukan oleh asal keturunan Anda—missal, sebagai contoh—darah golongan A berasal dari keturunan petani, jadi mereka harus berpantang makan daging dan susu dan tetap menjadi vegetarian. Jika Anda bergolongan darah B, maka nenek moyang Anda adalah orang-orang nomaden, sehingga makanan Anda adalah daging merah dan ikan. Golongan darah O, berarti Anda adalah keturunan pemburu-pengumpul, jadi makanlah banyak protein hewan dengan sedikit karbohidrat dan jangan lupa melakukan gerak badan dengan bersemangat. Dan jika Anda mempunyai golongan darah AB, maka Anda adalah yang paling menderita karena paling banyak pantangan.
Tapi apakah mengonsumsi makanan berdasarkan golongan darah seperti itu bermanfaat?
·        FAKTA: Para ahli mengatakan tidak ada ilmu yang mendukung pernyataan ini. Menghindari kelompok-kelompok makanan tertentu hanya akan menyebabkan diet yang tidak seimbang dan kurangnya asupan gizi. Segala sesuatu yang membatasi jenis-jenis makanan harus dihindari.
 
3. Diet Cacing Pita (Tapeworm Diet)

Tapeworm_dietPil diet cacing pita mulai dipasarkan pada awal abad ke-20. Praktiknya termasuk memakan telur cacing pita untuk menumbuhkan cacing dalam tubuh dan pada akhirnya meminum obat untuk membunuh cacing pita yang ada di dalam tubuh kita tersebut jika target penurunan berat badan yang kita kehendaki sudah tercapai.
Cacing pita mengeluarkan protein di dalam lajur usus kita yang membuat pencernaan  makanan menjadi kurang efisien. Sistem pencernaan yang kurang efisien berarti Anda bisa mengkonsumsi lebih banyak kalori karena ‘tamu-tamu’ di dalam perut Anda tersebut juga memakan kalori-kalori tersebut.
·        FAKTA: Praktik tersebut bukan saja tidak bermanfaat namun juga tidak sehat. Bayangkan Anda memelihara parasit di dalam tubuh Anda untuk menelan semua gizi dari makanan Anda! Apalagi kebiasaan makan Anda tidak berubah, jadi ada kemungkinan berat badan Anda akan kembali naik jika cacing-cacing pita dalam tubuh Anda tersebut sudah dimatikan. Menelan cacing pita secara sengaja ke dalam perut Anda demi untuk menurunkan berat badan adalah pekerjaan yang sia-sia, kalau tidak mau dikatakan berbahaya. FDA telah melarang peredaran produk berbahaya ini.

4. Minuman Plasenta (Placenta Drinks)
placenta_drinksSejumlah produk kesehatan dan kecantikan buatan Jepang diklaim mengandung plasenta babi atau ‘uri’ sebagai bahan aktifnya.
Produk-produk mengandung plasenta ini ada dalam bentuk minuman, kapsul, krim kulit organik, masker wajah siap pakai, dan minuman dan jelli!
The products claimed to 'give tired lacklustre skin a nonsurgical face lift. Its proponents swear by its regenerative, anti-aging properties. They also claim it is a great weight loss booster, a natural cure to post-delivery depression and helpful with menopause symptoms .

Produk-produk tersebut diklaim bisa membuat kulit yang kusam menjadi cerah dan muda kembali seperti mengalami operasi ‘face lift’. Para pendukungnya sangat yakin akan khasiat regeneratif, anti-aging yang dikandungnya. Mereka juga mengklaim produk-produk tersebut mengandung khasiat menurunkan berat badan dengan cepat, sebagai obat alami untuk penderita post-delivery depression (depresi setelah melahirkan) dan bisa mengobati penyakit-penyakit yang berhubungan dengan menopause.
Jadi, apakah Anda siap memakai masker yang mengandung plasenta babi untuk mendapatkan wajah berwarna pink, dan pipi yang menggiurkan? Atau cocktail plasenta untuk tubuh sempurna!
  • FAKTA: Benarkah plasenta merupakan produk anti penuaan? Tidak menurut FDA.

5. Ear Candling atau Ear Coning

ear_candleSepotong kain muslin (kain kasa) berbentuk kerucut berlapis lilin (wax) dimasukkan ke dalam telinga dan ujungnya dinyalakan untuk menciptakan sebuah vacuum. 
Para penganjurnya mengklaim hal itu bisa mengobati masalah pendengaran, sakit kepala, migraine, sinusitis, rhinitis, dan hay fever (batuk rejan). Tampaknya lilin tersebut bekerja pada ‘level energetik’ dan bisa pula mendetoksifikasi tubuh Anda dan mengobati segala macam penyakit yang tidak berhubungan dengan telinga.

·        FAKTA: Pernah ada laporan terjadinya kebakaran eksternal, tersumbatnya kanal telinga oleh lilin dan gendang telinga berlubang. Tidak ada kotoran telinga (ear wax) yang dibersihkan dengan prosedur ini. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Laryngoscope tidak menemukan bukti bahwa meilin-i telinga (ear candling) bisa memproduksi sebuah vacuum atau bisa menghilangkan kotoran telinga (earwax).

·        Michael Godin, seorang dokter THT di Rumah Sakit Mata dan Telinga, New York dengan tegas menentang ear candling. “Itu hanya sebuah gimmick,” katanya. “Itu adalah prosedur terapetik yang dilakukan tanpa dasar ilmiah dan klinis, tidak ada cara yang mendasar untuk membuktikan perlakuan seperti ini berkhasiat seperti yang diklaim,” tambahnya.


6. Air Oksigen (Oxygenated water)
 “Air oksigen” diklaim bisa mendetoksifikasi (membersihkan) darah, memperkuat stamina, dan memperkuat fungsi otot dan jantung. Tampaknya, para penggemar olahraga tergila-gila dengan air jenis ini.
  • FAKTA: Sebuah studi yang dilaporkan dalam JAMA (2003; 290: 2408-2409) menunjukkan bahwa satu kali bernapas menghirup udara segar mengandung lebih banyak oksigen daripada sebotol air oksigen. Menarik napas dalam-dalam terbukti lebih bermanfaat dalam mendapatkan oksigen.


7. Mesotherapy
mesotherapy gun


Selama tahun 1950-an, kaum wanita banyak melakukan suntikan untuk mendapatkan beberapa zat seperti produk-produk  farmasi dan produk-produk homeopatik, vitamin, ektrak tumbuh-tumbuhan, dll. tepat di bawah kulit mereka untuk mengobati selulit dan sebagai penghilang rasa sakit.  
Meskipun mesoterapi masih terus dipraktikkan saat ini, namun tidak ada penelitian konklusif yang bisa menyimpulkan bahwa senyawa-senyawa kimia ini bisa memerangi lemak.
·        FAKTA: tidak ada yang tahu pasti apa yang mereka masukkan ke dalam jarum suntik. Phoshatidylcholine, sejenis obat yang sering dipakai untuk tujuan seperti ini, bisa menyebabkan reaksi serius dan telah dilarang di sejumlah negara-negara Amerika Selatan. Studi menunjukkan mesoterapi bisa menimbulkan luka jejas pada kulit (skin lesions) dan iritasi dan bisa menyebabkan infeksi kulit yang berkepanjangan.


8. Breatherianisme
Para pengikut Breaterianisme mengklaim makanan dan air tidak diperlukan dan manusia bisa bertahan hidup hanya dengan mengandalkan prana (daya hidup vital) dan cahaya matahari. Breatharian Institute of America ikut mempromosikan praktik det kuno yang dulunya dilakukan oleh para pertapa di timur ini. 
·        FAKTA: Baik akal sehat maupun ilmu pengetahuan dasar menentang hal ini.

9. Detox Foot Baths (Cuci Kaki Detoks)
foot_spa_2


Hanya dengan mencelupkan kaki Anda ke dalam bak air asin dan menyalakan sebuah alat seukuran sebuah mouse Anda bisa membersihkan seluruh bagian tubuh Anda!
·        FAKTA: Apa yang sebenarnya terjadi adalah elektroda-elektroda besi (iron electrodes) yang terdapat di dalam bak akan luluh karena terjadi elektrolisasi pada air. Karat yang berakumulasi mengubah warna air menjadi kuning dan kemudian menjadi coklat. Buih-buih yang muncul ke permukaan air berasal dari endapan besi yang larut—bukannya racun yang keluar dari tubuh Anda.

·        Anda akan melihat endapan ‘racun’ serupa itu meskipun Anda tidak mencelupkan kaki Anda ke dalamnya! Sekarang ada pula alat pembersih racun yang namanya  Detox Foot Pads.

10. Colonics
Pada awal tahun 90-an, John Harvey Kellogg, pendiri peursahaan sereal Kellogg, mempopulerkan irigasi colonic (colonic irrigation) untuk membuang racun dari tubuh.
·        FAKTA: Ingat, colonics bisa jadi tidak nyaman bagi tubuh. Ada pula laporan terjadinya infeksi serius, gagal jantung,, ketidakseimbangan elektrolit (electrolyte imbalance) dan bahkan perforasi usus, yang dtimbulkan oleh colonics. Penggunaan colonics yang terus-menerus bisa mengakibatkan ketergantungan. Anda boleh jadi tidak akan sanggup pergi ke kamar mandi sendiri tanpa bantuan atau mengalami sindrome withdrawal (sindrom yang timbul akibat penghentian pemakaian).

·        Pembersihan secara colonics (colonics cleansing) seharusnya dilakukan hanya jika ada indikasi medis, misalnya sebelum melakukan endoskopi radiologis.


11. Iridology
iridology_chartIridologi adalah sebuah cara pengobatan alternatif yang dipercaya oleh para pengikutnya bahwa pola, warna, dan karakteristik lain dari iris (selaput pelangi pada mata) bisa menunjukkan kesehatan sistemik si pasien. Para Iridolog menggunakan bagan-bagan untuk membedakan sistem yang sehat dengan organ-organ lain di dalam tubuh yang overaktif, terkena inflamasi, atau terganggu. 
·        FAKTA: Studi-studi ilmiah selama beberapa dekade terakhir yang dilaporkan dalam JAMA 1979; 242(13), Arch Opththalmol 2000;118:120-121, Journal of Alternative and Complimentary Medicine 2005, 11(3): 515-519 telah membuktikan bahwa para iridolog terkemuka sekalipun ternyata keliru. Diagnosis yang salah bisa menimbulkan perlakuan yang salah.

12. Spanish Fly
spanish fly 2Spanish Fly adalah sejenis serangga yang berasal dari Eropa Selatan. Tubuh serangga ini yang dikeringkan pernah dipercaya merupakan salah satu obat kuat (aphrodisiacs) yang paling ampuh. Ketika tepung Spanish Fly dicerna oleh tubuh kita, tubuh kita mengeluarkan sejenis zat yang bernama ‘cantharidin’ melalui urin. Hal ini menimbulkan iritasi yang intens dan panas di dalam saluran urogenital, yang kemudian menyebabkan genital serasa panas dan mengalami pembengkakan. Pembengkakan dan panas inilah yang semula diduga sebagai reaksi seksual dan membuat orang percaya bahwa Spanish Fly mempunyai kualitas sebagai obat kuat.
  • FAKTA: Spanish Fly terbukti merupakan salah satu obat kuat yang paling berbahaya. Menurut FDA, “Spanish Fly adalah racun yang membakar mulut dan kerongkongan dan bisa menimbulkan infeksi geniturinari (seputar genital dan organ urin), luka urethra (saluran kencing), dan bahkan kematian.”

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger