6 Penyebab Sakit pinggang yang Tidak Pernah Anda Duga

Getty ImagesJika Anda pernah mengalami serangan sakit pinggang, Anda tidak sendiri: Menurut National institute of Health, 8 dari 10 orang akan mengalami sakit pinggang suatu waktu dalam hidup mereka. Kebanyakan, sakit pinggang disebabkan oleh sesuatu yang remeh, kata Venu Akuthota, MD, direktur Spine Center di University of Colorado Hospital di Aurorra, Clororado.

Di samping penyebab yang jelas (mengangkat tas yang berat dalam waktu lama, misalnya) para ahli mengatakan bahwa kebiasaan sehari-hari seperti merunduk sambil memainkan smartphone bisa membuat tulang punggung Anda tegang dan membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap cedera yang lebih serius. Untuk menghentikan sakit pinggang sekarang—dan untuk menghindari penderitaan di masa datang—cobalah memperbaiki kesalahan-kesalahan yang tidak kita duga seperti di bawah ini.

Kesalahan No. 1: Kursi kantor yang bagus

Kursi ergonomik yang mahal sekalipun boleh jadi buruk untuk punggung Anda jika Anda duduk di sana sepanjang hari tanpa berhenti. Duduk tidak saja akan melemahkan aliran darah menuju disk yang membantali tulang punggung Anda (menyebabkan disk tulang punggung menjadi aus dan menekan punggung Anda), tapi juga meningkatkan tekanan pada tulang punggung sekitar 30% lebih banyak daripada ketika kita berdiri atau berjalan, kata chiropractor New york City, Todd Sinett, penulis buku The Truth About Back Pain. Pastikan Anda melakukan peregangan ketika bekerja di belakang meja dan bangunlah dari tempat duduk Anda setiap sejam sekali dan berjalan keliling. Jangan beranggapan bahwa penyangga pinggang yang built in membuat tempat duduk Anda menjadi lebih aman—faktanya, bagi kebanyakan orang, penyangga pinggang tidak banyak membantu, khususnya jika tidak diposisikan dengan tepat (di dasar tulang belakang Anda), kata Keidi Prather, seorang spesialis pengobatan fisik dan rehabilitasi dan associate professor bedah orthopedik dan neurologi di Washington University of Medicine di St. Louis. 

Health.com: 12 ways to stop work-related back pain

Tidak peduli kursi tipe apa saja yang Anda duduki, pastikan kepala Anda tegak lurus (tidak merunduk) ketika Anda sedang membaca atau mengetik. Hindari menyender dan setel tempat duduk Anda sehingga bisa menggelincir ke belakang sedikit untuk membantu mengurangi sebagian beban pada punggung Anda, kata Sinett. Dan jaga kaki Anda tetap tertanam di lantai.

Kesalahan No. 2: sepatu yang salah

Ketika Anda memakai sepatu hak tinggi, kaki Anda menumpu pada tanah dalam gerakan jari kaki ke depan (toe-forward motion) daripada gerakan tumit-jari kaki (heel-toe gait) biasanya, sehingga menyebabkan lutut, pinggang, dan punggung Anda tertekan, kata Sinett menjelaskan. “Memakai sepatu bertumit juga mengubah sudut tubuh Anda sehingga berat tubuh Anda tidak terdistribusi secara merata ke tulang belakang,” katanya. Instabilitas ini bisa menyebabkan Anda merasa sakit yang menjalar  dari lutut Anda menuju punggung Anda.

Health.com: Finding the perfect shoe

Sepatu tanpa-tanpa (shoe no-no) lainnya: sepatu tanpa tumit (backless) (termasuk sepatu yang datar dan flip-flop), memungkinkan tumit Anda menggelincir semenanya. Lagi, kurangnya stabilitas mengakibatkan distribusi tubuh Anda tidak merata, yang menyebabkan tulang punggung Anda menanggung lebih banyak tekanan. Sepatu yang Anda pakai seharusnya menyangga kaki Anda dengan mantap untuk membuat Anda stabil dan melindungi punggung Anda, kata Sinett, yang juga menyarankan memakai sepatu yang tingginya kurang dari tiga inci.

Kesalahan No. 3: Smartphone atau tablet kesayangan Anda

Teknologi mobile tidak ramah terhadap punggung dan leher kita, kata Prather. “Kita bergumul dengan laptop, iPads, dan smartphone setiap saat,” katanya. “Posisi kepala menunduk ini menyebabkan otot-otot leher menjadi tegang, dan rasa pegal bisa menjalar hingga ke punggung Anda hingga mencapai pinggang.” Sering-seringlah istirahat, dan cobalah melihat lurus ke depan—daripada menunduk—ketika Anda sedang menggunakan laptop, tablet, atau HP. Anda bisa membeli alat penyangga untuk membuat laptop Anda berada pada posisi yang ramah untuk punggung Anda.

Kesalahan No. 4: Kelebihan berat badan

Dengan tubuh bagian tengah yang lebih lebar beberapa inci—apakah karena perut Anda yang gendut atau karena kehamilan—bisa membuat pelvis Anda menggelincir ke depan dan keluar dari garisnya, ketika tubuh Anda berusaha mempertahankan keseimbangannya. Hal ini bisa menyebabkan ketegangan berlebihan pada pinggang Anda, kata Dr. Akuthoha. Dia merekomendasikan melakukan peregangan mudah ini beberapa kali sehari: kencangkan otot perut Anda (seperti ketika Anda sedang mendekap perut Anda ketika merasakan sakit) untuk mengaktifkan otot-otot inti (core muscles) dan menghilangkan beban disk tulang belakang (lumber discs): tahan selama 10 detik dan lepaskan. (Anda sedang hamil? Bicarakan dengan dokter Anda sebelum melakukan latihan apapun.)

Health.com: How to get flat abs fast

Dan jika problem Anda adalah berat tubuh, pertimbangkan mengkonsumsi whole grain (gandum utuh) sebagai bagian dari usaha Anda menurunkan berat tubuh: sebuah studi terbaru dari Tufts University menemukan bahwa mereka yang makan tiga porsi whole grain atau lebih sehari mempunyai lemak perut 10% lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak makan whole grain sama sekali secara esensial. 

Kesalahan No. 5: Memakai bra yang tidak sesuai

Wanita yang berdada besar jelas secara signifikan membawa berat tubuh yang lebih besar di bagian depan tubuh mereka daripada yang berpayudara lebih kecil. Hal ini bisa menyebabkan bungkuk dan otot punggung dan leher menjadi pegal, kata Sinett. Sebuah bra yang memberi penyanggaan yang cukup bisa memperkecil tonjolan ke depan dan mengurangi rasa pegal, sedangkan bra yang tidak menyangga secara memadai boleh jadi malah akan memperburuk  masalah, karena bisa membuat Anda lebih banyak merunduk dan lebih tegang sebagai reaksi tubuh Anda untuk mengatasi rasa tidak nyaman yang timbul ditimbulkan oleh tali bra tersebut. 

Health.com: Yoga moves to relieve pain

Penelitian menunjukkan bahwa banyak wanita memakai bra ukuran yang tidak tepat, tapi ukuran yang tepat bisa berarti perbedaan antara yang lentur (sagging) dan yang menyangga (supported); sesuaikan ukuran bra Anda dengan ahli masalah bra. Prather mengatakan Anda mungkin perlu mencoba bra model T-back (atau bra racer back). “Bra jenis ini memberi tubuh petunjuk untuk menarik bahu ke belakang,” katanya..

Kesalahan No. 6: Jadwal kerja yang gila

Sama seperti bagian tubuh Anda yang lain, otot-otot punggung Anda bisa menjadi tegang ketika Anda sedang letih. Otot-otot didesain untuk berkontraksi dan rileks, kata Sinett menjelaskan, tetapi ketika Anda tertekan (stressed), otot-otot tersebut berkontraksi lebih banyak sehingga bisa menimbulkan kejang-kejang (spasm).

Stress juga bisa meningkatkan produksi hormon kortisol, yang bisa meningkatkan inflamasi dan bisa menimbulkan rasa sakit, katanya.

Health.com: Head-to-toe solutions for stress

Di atas semua itu, “Stres yang kronis bisa mengubah persepsi seseorang tentang rasa sakit,” kata Alan Hilibrand, MD, juru bicara American Academy of Orthopaedic Surgeons dan profesor ortopedi dan bedah neurologik pada Jefferson Medical College di Philadelphia. “jadi mereka yang stress akan lebih sering sering menderita akibat sakit pinggang daripada mereka yang tidak mengalami stress.” Latihan aerobik berdampak rendah (seperti berjalan kaki atau berlatih menggunakan trainer eliptik) bisa membantu mengurangi sakit pinggang dan mengurangi stress—sehingga Anda bisa mengatasi rasa sakit tersebut selamanya. (By Nicole DeCoursy)

picture; Getty Images

comment 1 comments:

uii profile on October 4, 2012 at 1:37 PM said...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii :)

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger