Alat Pengering HP Kemasukan Air yang Lebih Baik dari Beras

Setiap tahunnya jutaan HP rusak oleh air. Bagian dalamnya basah dan sirkuitnya rusak. Mengganti sebuah smartphone yang basah bisa memakan biaya hingga $400, jadi adakah cara menyelamatkan HP, khususnya sebuah iPhone yang telah berenang dalam air?

Sebelumnya saya telah menguji keberhasilan mengeringkan sebuah HP di dalam beras, hal ini berhasil untuk Blackberry dan sebagian HP Android, tapi tidak berhasil menyelamatkan sebuah iPhone. Sehingga ketika saya melihat sebuah produk baru yang menjanjikan 100% keberhasilan untuk memulihkan HP yang basah (termasuk iPhone) saya harus mencobanya.

Pertama-tama saya mencelupkan sebuah iPhone 4 yang masih hidup di dalam air segar selama 20 detik, membenamkannya dengan sepenuhnya dan merasa ngeri ketika saya melihat gelembung-gelembung udara bermunculan dari bagian dalam HP tersebut, karena saya tahu itu menunjukkan bahwa air sedang masuk.

Kemudian saya mengeluarkan alat pengering HP Dry-All Smartphone Recovery dan mengikuti petunjukknya. Pertama-tama matikan HP, keringkan dengan kain, masukkan ke dalam kotak Dry-All selama 24 jam. Kesalahan terbesar yang dibuat orang setelah secara tidak sengaja menemukan HP mereka basah adalah menghidupkan HP tersebut dan memeriksanya apakah masih bisa hidup. Hal ini bisa membuat HP menjadi panas dan semakin merusak sirkuit HP tersebut. Jika HP dalam keadaan sleep mode (layar mati tapi power-nya tetap hidup, sebagaimana HP umumnya ketika berada di dalam kantong kita) jangan lakukan apa-apa kecuali memencet tombol off dan matikan sepenuhnya begitu HP diangkat dari air.

Dry-All ini bisa dibeli baik dalam kemasan sekali pakai seharga $11 atau dalam kemasan lima kali pakai seharga $50. Produk ini terdiri dari manik-manik pengering yang terdaftar (proprietary) yang mulanya dirancang untuk menjaga peralatan militer yang sensitif agar tetap kering ketika dibawa dengan kapal laut pada Perang Dunia II. Perusahaan pembuat alat ini mengklaim bahwa Dry-All berhasil 100% dalam mengeringkan HP yang telah tercelup dalam air kurang dari 30 detik (jika Anda mengikuti petunjuknya).

Perbedaan pokok antara butiran Dry-All dengan desiccants (pengering) lain, seperti beras, adalah pada kecepatan di mana mereka bisa menghilangkan kelembaban dari HP dan dengan demikian mencegah timbulnya karat. Karena iPhone tidak mempunya baterai bongkar pasang, maka bagian-bagian dalamnya kurang bisa diakses dan saya kira lebih sulit dikeringkan dibandingkan dengan jenis HP lain yang telah berhasil kami keringkan dengan menggunakan beras.

Jadi setelah 24 jam berada di dalam kotak Dry-All, saya membuka kotak tersebut dengan sedikit ragu-ragu dan sangat terkejut dan senang ketika menyaksikan bahwa HP tersebut masih bisa dihidupkan. Saya tidak menemukan masalah seperti tombol-tombol yang tidak berfungsi atau adanya tanda-tanda kerusakan kecil. Saya memutuskan untuk mencoba lagi dan tentu saja setelah direndam kembali dalam air selama 20 detik dan dimasukkan dalam kotak Dry-All selama 24 jam, iPhone tersebut bisa hidup lagi.

Sekarang ada beberapa produk lain yang menjanjikan bisa memulihkan smartphone yang kemasukan air seperti kantung Kensington Evap ($20) dan ketika saya mengujinya, juga berhasil dalam mengeringkan iPhone setelah terendam dalam air selama 20 detik. 

Satu catatan:  meski kedua produk tersebut bisa mengeringkan kembali HP dan membuat HP bisa berfungsi seperti semula—namun indikator kontak cairan pada iPhone (yang terletak di dalam jack headphone) terlepas ketika terjadi eksposur awal terhadap air dan kantung-kantung tersebut tidak bisa mengubah status indikator tersebut. Begitu indikator kontak ini terlepas, maka garansi satu tahun atau jaminan Apple Care yang lain pada HP tersebut dibatalkan. 

Namun jika Anda cenderung mengalami insiden HP basah, maka menyimpan salah satu perangkat pengering ini tampaknya merupakan sebuah investasi yang baik dan bisa mengindarkan Anda dari membelanjakan uang sebanyak beberapa ratus dolar untuk membeli HP baru.


Ethics Statement: All opinions expressed here are my own. I am not paid by any manufacturers or retailers.

http://news.yahoo.com/blogs/upgrade-your-life/best-new-tools-to-rescue-wet-cell-phones-162155628.html?vp=1

comment 1 comments:

willy effendi on October 31, 2013 at 9:09 AM said...

mau tanya mas, pertama iphone saya kemasukan air lalu saya matikan

tapi karna flash light nya tetap hidup, saya hidupkan lagi itu iphone lalu cpt2 saya matikan flashnya, pas matikan flash langsung iphone saya spontan mati
Lalu saya coba menghidupkan lagi tapi tidak bisa

saya coba cas itu iphone cuma sampai lambang apple doank abis itu mati, dan begitu seterusnya

mohon petunjuk apa yg harus saya lakukan??

thx before

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger