6 Makanan yang Anda Kira Aman tapi Bisa Meningkatkan Berat Badan

Source: http://www.flickr.com/photos/kapkap/
Sekarang Anda sudah sadar dari mabuk pesta dan siap-siap dengan resolusi tahun baru, kini saatnya untuk mulai seirus. Mengecilkan pinggang yang mulai menggelambir akibat memanjakan diri dengan banyak-banyak memakan kue (cookies) dan telur kocok yang dicampur (spiked eggnog) selama musim liburan tidaklah mudah dan membutuhkan kemauan keras. Meski banyak orang akan mendaftar menjadi anggota gym pada tahun 2014 ini, tapi tidak semua orang akan berhasil menurunkan berat badannya. Ada debat berkepanjangan tentang apa sebenarnya yang paling berpengaruh dalam menurunkan berat badan; diet atau olahraga?

Para ahli nutrisi, perlatih olahraga dan dokter mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Tapi satu hal yang pasti: makan makanan sehat adalah kunci untuk sehat dan berpenampilan menarik, tapi penampilan saja bisa mengecoh sekarang ini. Banyak pelaku diet percaya mereka sadar tentang asupan kalori yang akan mereka dapat ketika mereka melahap makanan tertentu, tapi makanan tersebut malah meningkatkan berat badan mereka. Di bawah ini adalah enam makanan yang bisa mengecoh yang bisa menyebabkan berat badan meningkat.

6. Sayuran yang Mengandung Tepung (Starchy Vegetables)

Meski dianggap merupakan makanan dengan karbon dioksida tinggi karena kandungan vitamin dan seratnya, sayuran yang mengandung tepung seperti kentang dan jagung (corn) perlu dimakan dalam jumlah sedang jika Anda ingin menjaga berat tubuh Anda. Tepung (starch) penting bagi bagian-bagian tubuh Anda, asal Anda tidak memakannya secara berlebihan. Starch bisa meningkatkan gula darah dan sayuran ini mengandung kalori jauh lebih banyak dibandingkan sayuran yang tidak mengandung tepung (non-starchy). Jadi sayuran berdaun seperti spinach (bayam) dan selada (lettuce) dan juga porsi wortel dan jamur adalah lebih bagus untuk menjaga berat badan sembari mendapatkan kandungan  potasium dan kalsium.
 Source: http://www.flickr.com/photos/sleepcamel/

5. Bagel (Bagels)

Anda mungkin perlu berpikir dua kali sebelum makan bagel (sejenis roti berbentuk cincin) dalam sarapan pagi sebelum berangkat kerja. Rata-rata, bagel mengandung hingga 60 gram karbohidrat dan 350 kalori, setara dengan 4 potong roti. Jika Anda tambahkan sedikit mentega (butter) di atas bagel, krim keju (cream cheese), atau sedikit daging asap (bacon), berarti Anda telah menambahkan lemak. Isu lain tentang bagel adalah makanan ini tidak benar-benar menawarkan nilai gizi yang menyehatkan. Bagel kurang mengandung vitamin, serat, dan mineral. Ada pilihan bagel yang mengandung kalori lebih rendah seperti gandum utuh (whole wheat) dan bagel yang terbuat dari biji-bijian utuh (whole grain bagels)—tapi jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda perlu menghindari semua ini. Bagel bisa dengan mudah menyebabkan tubuh Anda kelebihan karbohidrat, sehingga tubuh Anda menyimpan karbohidrat tersebut sebagai lemak.
 Source: http://www.flickr.com/photos/paul-w-locke/

4. Jus Buah (Fruit Juice)

Metabolisme yang lambat membuat penurunan berat badan hampir-hampir tidak mungkin terjadi, dan gula adalah sesuatu yang malah bisa menyebabkan berat badan meningkat. Salah satu cara membantu Anda menghindari ini adalah dengan mengurangi minuman manis. Meski minuman seperti soda dan latte spesial sudah berhati-hati akan hal ini, tapi jika Anda meminumnya bersama dengan jus buah-buahan masih bisa menyebabkan tubuh Anda mengalami kelebihan glukosa. Dan jika ini terjadi, maka liver Anda akan menyimpan glukosa tersebut sebagai lemak. Hasilnya, minum jus dalam jumlah terbatas hanya bisa membantu dalam orang mengontrol berat badan mereka. Sebagian dokter sebenarnya mengatakan bahwa jus adalah sama buruknya dengan soda karena kandungan gulanya. Ini adalah isu menarik untuk didiskusikan karena minuman ini tidak hanya dikenal bisa menyebabkan berat badan meningkat, tapi juga berhubungan dengan masalah-masalah kesehatan yang lain.
 Source: http://www.flickr.com/photos/whitneyinchicago/

3. Bumbu Salad (Salad Dressings)

Tentu, salad mengandung sayuran bergizi yang bisa membantu Anda tetap sehat dan menjaga diet Anda tetap pada jalur yang benar, tapi ketika Anda membubuhi salad yang Anda makan dengan bumbu yang mengandung kalori tinggi, maka kerja keras Anda berolahraga bisa menjadi sia-sia. Salad bisa dengan cepat merusak hari-hari Anda karena salad mengandung hingga 200 kalori dan 20 gram lemak per porsinya. Penting membaca label dalam kemasan dan lihat apa saja yang terkandung dalam salad yang akan Anda makan. Dalam beberapa kasus, bahkan bumbu yang “ringan” sekalipun bisa kontraproduktif karena mengandung sodium dan gula yang lebih tinggi sebagai cara untuk mengimbangi kalorinya yang rendah. Perlu juga diperhatikan ukuran porsi bumbu yang Anda makan, yang biasanya sekitar dua sedok makan—ini adalah petunjuk yang sering kali diabaikan oleh banyak orang ketika membubuhkan bumbu pada salad yang mereka makan.
 Source: http://www.flickr.com/photos/pressroom/

2. Yogurt Beku (Frozen Yogurt)

Ini adalah makanan musim panas yang sedap bagi kebanyakan orang, dan ketika sedang makan frozen yogurt satu porsi yang enak pada suatu hari yang panas, Anda merasa seperti tidak bersalah. Tapi makanan ini bisa mengandung gula dan kalori yang benar-benar tinggi. Tambahkan pelengkap seperti kacang-kacangan dan sirup dan dengan demikian Anda telah membuat sebuah hidangan penutup (dessert). Sebagian frozen yogurts mengandung kalori dalam jumlah yang hampir sama dengan es krim, dan ketika Anda memakan versi yang bebas lemak, ingat yang ini mengandung lebih banyak gula sebagai penyeimbang kalori.
 Source: http://www.flickr.com/photos/shaunbascara/

1. Sereal (Cereals)

Ini tampaknya masuk akal, tapi berat badan Anda bisa meningkat kalau Anda makan sereal pada waktu sarapan pagi. Melahap Frosted Flakes atau Cap’ n Crunch semangkuk besar bisa merupakan awal yang buruk bagi berat tubuh Anda, terutama jika Anda tidak memperhatikan porsinya. Makanan ini kaya akan kalori dan banyak mengandung gula. Bahkan sereal yang “sehat” yang dicampur dengan buah-buahan beku sekalipun kadang-kadang masih mempunyai kandungan kalori dan gula yang tinggi. Dan jika dicampur dengan susu, beberapa potong kacang (nuts) atau pekan (pecans), maka kandungan kalori dan gulanya akan lebih tinggi lagi. Bahkan sereal yang dianggap “sehat” oleh banyak orang seperti granola bisa pula mengandung kalori dalam jumlah besar. Jadi berhati-hatilah. (By David Noto)

http://wallstcheatsheet.com/stocks/6-deceitful-foods-that-can-cause-weight-gain.html/1/

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger