Peringatan: Tato Sementara Bisa Rusak Kulit


Jika Anda ingin memamerkan seni lukis tubuh dalam libur paskah nanti, tapi Anda tidak ingin lukisan tersebut berada di lengan Anda untuk selamanya, maka tato model lukisan realistis yang bersifat sementara nampaknya merupakan pilihan yang baik. Namun BPOM Amerika Serikat mengingatkan pada hari Senin kemarin agar Anda berhati-hati. Tampaknya, tato sementara tertentu bisa pula menimbulkan kerusakan permanen pada kulit Anda.

Also on Shine: More Women Are Inking Up Than Men

“Hanya karena tato tersebut bersifat sementara bukan berarti bahwa tato tersebut aman,” kata Dr. Linda Katz, direktur BPOM AS bidang Kosmetik dan Warna, dalam sebuah pernyataannya.

Peringatan dari BPOM AS tersebut terkait dengan tato-tato yang bersifat sementara yang dibuat dengan tinta “black henna” yang mengandung phenylenediamine (PPD), sebuah produk coal-tar (tar batubara, sebuah cairan hitam yang sangat kental yang terbuat dari batubara yang terkarbonasi) yang disetujui penggunaannya sebagai cat rambut namun dikenal bisa menimbulkan reaksi kulit pada sebagian orang. Henna asli yang berwarna coklat kemerahan dan tato tempel sementara (tato yang kelihatannya seperti sebuah stiker dan dilekatkan pada kulit dengan air) tidak menjadi bagian dari peringatan itu.

Tato sementara yang menggunakan tinta black henna, menimbulkan bekas luka yang tak bisa hilang. (Photos: www.doh.state.fl.us) …

Also on Shine: Regret that Tattoo? These Celebrities Sure Do

Tidak seperti tato permanen, di mana tinta disuntikkan di bawah kulit, tato “black henna” digambar dan distensil di atas permukaan kulit. Tato-tato ini banyak ditawarkan di vendor-vendor tato di pantai, trotoar, resor, dan dalam pameran karena tato-tato ini mudah dipasang dengan cepat dan bisa bertahan lama, tajam, seni lukis tubuh sementara yang terlihat relatisltis.

Namun PPD bisa juga mempunyai efek samping yang mengerikan. BPOM AS telah menerima laporan-laporan adanya peristiwa di mana kulit menjadi “merah, lecet, timbul lesi kulit berwarna merah dan berair, kehilangan pigmentasi, dan bahkan timbul luka yang permanen” pada orang dewasa dan anak-anak yang memasang gambar dengan tinta “black henna” pada kulit mereka. Berbagai reaksi bisa timbul seketika, beberapa hari setelah terjadinya eksposur, atau bahkan selama dua atau tiga minggu setelah tato sementara itu dipasang.

Seorang ibu, yang anak remajanya mempunyai tato “black henna” di lehernya, mengatakan pada BPOM AS bahwa kulit putrinya tersebut kelihatan “seperti korban kebakaran, melepuh dan lecet” dan kata dokter akan timbul bekas-bekas luka permanen. Seorang ibu yang lain mengatakan bahwa tato “black henna” putrinya yang berusia 17 mulai melepuh segera setelah dipasang.

“Mulanya saya agak kecewa dia memasang tato itu tanpa ijin saya,” kata si ibu, yang bekerja sebagai seorang perawat, pada BPOM AS. “Namun ketika tato tersebut menjadi merah dan gatal dan mulai melepuh dan berair, saya jadi hilang kesabaran.”

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah seorang pembuat tato menggunakan tinta PPD bukannya henna asli. Menurut Catherine Cartwright-Jones, yang mengelola website The Henna Page, “Jika tinta yang mereka gunakan berwarna hitam pekat dan langsung kering dengan cepat pada kulit Anda, kemungkinan itu adalah cat rambut hitam berbasis PPD.”

Paste (gambar tempel) dengan tinta henna asli harus tetap menempel pada kulit Anda selama beberapa jam atau bahkan seharian untuk menjadi benar-benar kering dan tahan lama (dan, bahkan, gambar tersebut akan berubah warna menjadi oranye sebelum berubah menjadi coklat kemerahan dan pada akhirnya kembali lagi menjadi oranye dalam beberapa hari). Jika si pembuat tato mengatakan Anda bisa melepas paste tersebut kurang dari satu jam dan berjanji bahwa warna tintanya akan menjadi hitam (dan akan tetap hitam) begitu paste-nya dilepas, maka kemungkinan tato tersebut mengandung PPD.

 “Anda tidak akan mendapatkan jawaban yang terus terang hanya dengan bertanya,” kata Cartwright-Jones mengingatkan dalam website-nya. “Anda harus memperhatikan paste itu sendiri.

Henna yang asli berasal dari tumbuhan bunga yang merupakan tanaman asli Asia dan Afrika, dan telah digunakan sebagai tinta untuk melukis tubuh selama berabad-abad. Adonan tinta ini berwarna coklat kehijauan atau berwarna khaki dan berbau seperti sayuran atau cemara, pohon teh atau minyak-minyak esensial lainnya. PPD, di pihak lain, boleh jadi tidak berbau atau, jika mereka menggunakan cat rambut secara langsung, boleh jadi berbau seperti pemutih atau amonia.

BPOM AS bahkan mengingatkan bahwa henna asli hanya disetujui digunakan di Amerika Serikat sebagai pewarna rambut, meski telah banyak digunakan sebagai tinta untuk melukis tubuh (seperti mehndi di India) selama berabad-abad.

“Menurut hukum, semua zat pewarna tambahan yang digunakan dalam kosmetik harus disetujui oleh BPOM AS untuk kegunaan khususnya (intended uses), kecuali zat pewarna tar batubara yang digunakan sebagai cat rambut,” kata lembaga tersebut dalam situs mereka. “Beberapa negara bagian AS mempunyai perda yang mengatur tentang tato sementara, sedangkan negara bagian lain tidak. Jadi, tergantung di mana Anda berada, ada kemungkinan tidak ada yang mengawasi untuk memastikan bahwa si seniman tato melakukan praktik yang sesuai dengan standar kesehatan atau sekedar mengetahui apa saja yang berbahaya bagi konsumennya.”

Orang yang mempunyai reaksi yang buruk terhadap tato sementara semestinya memberitahu BPOM AS dengan mengubungi nomer 800-FDA-1088 atau via website. (By Lylah M. Alphonse, Senior Editor, Yahoo! Shine | Beauty on Shine – Tue, Mar 26, 2013 2:41 PM EDT)

http://shine.yahoo.com/beauty/caution--some-temporary-tattoos-leave-permanent-scars--184102247.html

comment 1 comments:

pecinta tato on February 1, 2014 at 1:06 PM said...

Makna tato suku telah tumbuh menjadi seperti berbagai definisi.Namun, seni suku modern biasanya menyesuaikan gaya dari Aztec, Samoa, Polinesia, India, Anda butuhkan, video dan galeri tentang tato, dan bagaimana menemukan tattoo artist Anda.

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger