7 Tanda-tanda Penyakit yang Perlu Anda Ketahui

140196893
Vstock LLC/Getty Images/Tetra Images RF
Anda tidak memerlukan bola kristal untuk meramal masa depan kesehatan Anda—cukup hanya menggunakan panca indera Anda sendiri. Disadari atau tidak, banyak kondisi kesehatan dan penyakit dimulai dengan perubahan-perubahan yang tidak Anda pandang sebagai masalah. Kabar baiknya: Jika Anda tahu apa yang harus dicari, maka Anda bisa tahu banyak masalah lebih awal—dan menanganinya dengan cepat. Di bawah ini adalah tujuh cara tubuh Anda memberi isyarat akan adanya gangguan kesehatan.

Periksa: Indera Penciuman Anda
Untuk mengetahui: Penyakit Alzheimer.

Menurunnya kemampuan penciuman bisa jadi merupakan salah satu tanda-tanda penyakit Alzheimer, menurut sebuah penelitian oleh U.S. National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Tikus yang dikembangkan untuk memproduksi protein yang tinggi yang disebut protein prekursor amyloid—yang terlibat dalam perkembangan penyakit Alzaheimer—mempunyai angka rata-rata kematian sel saraf yang lebih tinggi di dalam hidung mereka dibandingkan dengan tikus yang normal. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam sistem penciuman Anda yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer boleh jadi serupa dengan perubahan-perubahan yang terjadi di wilayah-wilayah otak yang lain, tapi muncul jauh lebih awal. Hilangnya kemampuan penciuman secara perlahan bisa jadi merupakan sesuatu yang normal setelah usia 70, tapi jika Anda memperhatikan penurunan ini terjadi jauh lebih awal—atau lebih secara tiba-tiba—bicarakanlah hal ini dengan dokter Anda. 

Periksa: Kuku Anda
Untuk mengetahui: Penyakit Lupus.

Kuku yang sehat biasanya mulus dan bersih. Jika Anda perhatikan ada warna kemerahan di bawah kuku Anda itu bisa merupakan tanda penyakit lupus, sebuah penyakit di mana sistem imun Anda menyerang tisu-tisu yang sehat. Lupus bisa juga menyebabkan timbulnya ruam di punggung tangan dan jari-jari Anda dan juga bengkakan dan gelembungan di dasar kuku Anda.

Periksa: Garis Rambut Anda
Untuk mengetahui: Penyakit Tiroid.

Ketika kelenjar tiroid Anda—kelenjar endokrin berbentuk kupu-kupu di leher Anda yang mengeluarkan hormon—tidak bekerja dengan baik, hal ini bisa mempengaruhi hormon-hormon di keseluruhan tubuh Anda, termasuk hormon-hormon yang berhubungan dengan pertumbuhan rambut. Apa yang normal dan apa yang tidak normal? Dengan terjadinya kerontokan rambut yang berhubungan dengan kelenjar tiroid, Anda boleh jadi akan mengalami perubahan-perubahan lain yang berhubungan dengan rambut, seperti rambut Anda menjadi kering atau kasar sebelum akhirnya rontok. Kelenjar tiroid yang kurang aktif bisa juga menyebabkan alis mata menipis. 

Periksa: Bayangan Anda
Untuk mengetahui: Serangan jantung.

Orang yang kelihatan lebih tua daripada usianya mempunyai resiko mengalami masalah jantung yang lebih tinggi, menurut para peneliti di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen. Dibandingkan dengan oarng-orang yang tanpa tanda-tanda penuaan—uban, kebotakan, kerutan, dan deposit kolesterol di kelopak mata—mereka yang mempunyai tiga atau empat tanda mempunyai resiko terkena penyakit jantung 40 persen lebih tinggi dan resiko terkena serangan ajntung 57 persen lebih tinggi di atas usia 35 tahun. Jika Anda perhatikan tanda-tanda ini, mintalah dokter memeriksa tanda-tanda penyakit resiko penyakit jantung lainnya yang boleh jadi tersembunyi.


Periksa: Napas Anda
Untuk mengetahui: Disfungsi ereksi.

Napas yang bau adalah pertanda adanya penyakit gusi, yang boleh jadi berhubungan dengan disfungsi ereksi. Para peneliti Turki menemukan bahwa di kalangan pria usia 30 hingga 40, mereka yang menderita penyakit gusi parah tiga kali lebih besar kemungkinannnya akan menderita masalah ereksi dibandingkan dengan mereka yang gusinya sehat. Tindakan Anda: Sikatlah gigi Anda dua kali sehari, bersihkan dengan benang gigi setiap hari, dan periksakan pada dokter gigi dua kali setahun. 

More: Discover What More Testosterone Can Do for You

Periksa: Mata Anda
Untuk mengetahui: Penurunan kemampuan kognitif.

Dalam sebuah penelitian, orang yang berusia 38 yang mempunyai pembuluh darah yang lebih lebar di bagian mata mereka mendapat hasil test IQ yang lebih buruk daripada mereka yang mempunyai pembuluh darah lebih kecil, menurut para peneliti di Duke University. Pembuluh darah di mata Anda mempunyai ukuran, struktur, dan fungsi yang sama dengan pembuluh darah di otak Anda, jadi mata Anda bisa jadi merupakan indikasi adanya penurunan dalam hal kesehatan otak bertahun-tahun sebelum terjadinya demensia. Tidaklah begitu mudah untuk mengetahui adanya perubahan ini oleh Anda sendiri, jadi kunjungilah dokter mata setahun sekali. 

Periksa: Pendengaran Anda
Untuk mengetahui: Diabetes.

Testing, testing, 1,2,3. Orang yang menderita diabetes dua kali lebih besar kemungkinannya akan mengalami penurunan kemampuan pendengaran dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita diabetes, menurut laporan para peneliti di Niigata University di Jepang. Yang mengejutkan, para penderita diabetes yang lebih muda—di bawah usia 60—lebih beresiko mengalami kerusakan pendengaran dibandingkan dengan para penderita yang tua. Level gula darah yang tinggi yang berhubungan dengan diabetes bisa merusak pembuluh darah di dalam telinga Anda. (By Men's Health / Paige Fowler @MensHealthMagFeb. 23, 2014)


http://healthland.time.com/2014/02/23/7-weird-signs-of-health-troubles/

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© Hasim's Space | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger